UNPAMUNPAM

Jurnal Ilmiah Teknik KimiaJurnal Ilmiah Teknik Kimia

Hidrogen yang diproduksi dari biomassa merupakan energy carrier yang menjanjikan. Hingga saat ini, produksi hidrogen dari biomassa baru menyumbang 8% dari keseluruhan produksi hidrogen. Oleh karena itu, kontribusi produksi biohidrogen terhadap kebutuhan hidrogen total masih harus terus ditingkatkan, khususnya di Indonesia yang merupakan negara tropis yang kaya akan biomassa. Penelitian ini akan mengembangkan upaya utilisasi POME, Palm Oil Mill Effluent, sebagai substrat untuk memproduksi biohidrogen. Utilisasi POME ini selain akan memberikan nilai tambah, juga akan mengatasi permasalahan lingkungan. Produksi biohidrogen telah berhasil dilaksanakan pada skala volume kerja 1.000 dm3 dengan menggunakan bioreaktor eksisting yang telah dimodifikasi, yang selanjutnya disebut Bio-Continuous Stirred Tank Reactor (Bio-CSTR). Bio-CSTR bekerja menggunakan impeller pada 4 level yang berbeda dan substrat akan mengalir secara laminar dan non-stagnan. Sebagaimana pada uji pertama yaitu produksi biogas dari POME dengan kandungan utama CH4, pada pengujian ini nilai pH dan COD diukur untuk mengkaji kualitas pemanfaatan POME. Analisa produk juga dilakukan, khususnya untuk memantau keberadaan CH4 dan memastikan produk bio H2. Bio-CSTR dioperasikan dengan metode sistem fed-batch. POME dan nutrisi tambahan diumpankan setiap hari. Keseluruhan pekerjaan dilaksanakan dalam sekurang-kurangnya 2 minggu. Hasilnya, biohidrogen masih stabil selama durasi 18 hari operasi dan tidak ditemukan CH4. Nilai pH pada overflow POME lebih kecil, menurun dari 4,9 ke 4,8. Kondisi ini masih dianggap dapat ditolerir. Konsentrasi hidrogen dalam produk gas mencapai 26% dan stabil pada 12% hingga berakhirnya eksperimen.

The main problem in using the CSTR type reactor for biohydrogen production is the washout of microbes from the reactor due to the high Hydraulic Retention Time (HRT).The arrangement of the mixing system that is being used in this Bio-CSTR which allows a laminar flow pattern inside the reactor may solve this bottleneck of washout phenomena in CSTR.The microbes will have sufficient time to digest the feed inside the reactor to produce biohydrogen.The HRT in the performance evaluation was 7 days and the overflow condition was achieved on day 7.The gas production was significantly increased on day 9 as much as 34.18 L/day and continuously increase until reached 92 L/day on day 14.The hydrogen concentration in the gas product was stable in the range of 11.1%, and the remaining gas as CO2.The methane gas was satisfyingly undetected until the end of the experiment.Biohydrogen productivity, however, needs optimation in operating parameters (shorter HRT, pH value inside the reactor, temperature, etc.The Bio-CSTR with mixing arrangement system as described show a promising result for biohydrogen production.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi biohidrogen dari POME menggunakan Bio-CSTR. Pertama, perlu dilakukan optimasi pH pada bioreaktor untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme penghasil hidrogen dan meminimalkan produksi metana. Eksplorasi jenis-jenis mikroorganisme yang lebih adaptif terhadap kondisi pH rendah dan mampu menghasilkan hidrogen secara efisien dapat menjadi fokus penelitian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pakan (feeding system) yang lebih optimal untuk memastikan ketersediaan nutrisi yang konsisten bagi mikroorganisme. Investigasi terhadap rasio C/N yang ideal dan penambahan mikro-nutrien spesifik dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan produktivitas mikroorganisme. Ketiga, perlu dilakukan studi untuk mengoptimalkan desain impeller dan pengaturan kecepatan putaran untuk meningkatkan efisiensi pencampuran dan transfer massa dalam bioreaktor. Simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) dapat digunakan untuk memprediksi pola aliran dan distribusi konsentrasi dalam bioreaktor, sehingga desain impeller dapat disesuaikan untuk mencapai kondisi yang optimal.

  1. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia. scale biogas starter production enrichment activated sludge bio hydrogen... openjournal.unpam.ac.id/index.php/JITK/article/view/11101Jurnal Ilmiah Teknik Kimia scale biogas starter production enrichment activated sludge bio hydrogen openjournal unpam ac index php JITK article view 11101
  2. Hydrogen:  An Overview | Chemical Reviews. hydrogen overview chemical reviews recently viewed... pubs.acs.org/doi/10.1021/cr050200zHydrogen AO An Overview Chemical Reviews hydrogen overview chemical reviews recently viewed pubs acs doi 10 1021 cr050200z
Read online
File size504.43 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test