BSIBSI

Abditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatAbditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh pentingnya Autonomous Learning dalam pengajaran untuk menciptakan atmosphere belajar yang kondusif dimanapun siswa/I belajar, yang mengharuskan peneliti mengusulkan solusi dari permasalahan kekhawatiran para guru akan pengaruh media digital yang dipergunakan selama pembelajaran. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar (Autonomous Learning) agar pembelajaran yang dilakukan secara digitalisasi di dalam maupun di luar kelas dapat terwujud. Penelitian ini dilaksanakan oleh siswa kelas XI TKJ (Teknik Komputer Jaringan) sebanyak 15 orang siswa. Penelitian ini menggunakan metode yang dipilih dalam melakukan pendampingan siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) YAPIM (Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Taruna) Siak Hulu yaitu mentoring dan consulting. Tim pengabdian membagi kegiatan kedalam 2 sesi, yang pertama tim PkM melakukan sesi wawancara terhadap beberapa siswa untuk menceritakan kegiatan belajar sehari-harinya, kemudian sesi kedua Tim PkM memberikan survey kepada siswa dalam bentuk Google Form yang berisi tentang pertanyaan-pertanyaan terkait sikap dari kemandirian belajar siswa. Kegiatan penyampaian Pengukuran kemandirian belajar pada penelitian ini berdasarkan pada faktor internal (dari dalam diri) siswa yaitu percaya diri, disiplin, motivasi, inisiatif dan tanggung jawab. Pengisisan survey terdiri dari 25 pertanyaan dengan rentang pilihan dari rentang 1 s/d 10. Dari hasil penelitian melalui sesi wawancara dan survey, Tim PkM memperoleh hasil dari siswa Kelas XI SMK Yapim Siak Hulu bahwa kemandirian belajar siswa cukup tinggi. Dari hasil survey, sebagian besar siswa memiliki prosentase yang cukup tinggi yaitu berada pada level menengah keatas dengan rentang 5 s/d 10.

Kemandirian belajar dipengaruhi oleh faktor internal siswa itu sendiri yang terdiri dari lima aspek yaitu disiplin, percaya diri, motivasi, inisiatif, dan tanggung jawab.Keseluruhan aspek dalam penelitian ini dapat dilihat selama berlangsungnya kegiatan belajar mengajar.Terdapat respon positif dari pernyataan siswa melalui survey yang diberikan oleh Tim PkM, dari masing-masing indikator diperoleh hasil dengan persantese yang cukup tinggi yaitu berada pada level menengah keatas dengan rentang 5 s/d 10.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai pengaruh faktor eksternal, seperti lingkungan keluarga dan dukungan sosial, terhadap kemandirian belajar siswa SMK. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian belajar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih adaptif dan personalisasi, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan kebutuhan individu siswa. Model ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa secara signifikan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam memfasilitasi kemandirian belajar, misalnya melalui pengembangan platform pembelajaran digital yang interaktif dan memberikan umpan balik yang relevan. Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.

Read online
File size238.21 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test