JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Pemeriksaan pap smear merupakan upaya untuk mendeteksi atau mengidentifikasi secara dini keberadaan kelainan pada cervik. Di Indonesia masih banyak kasus kanker serviks yang ditemukan pada stadium lanjut. Padahal apabila ditemukan dalam stadium awal, akan lebih mudah untuk mengobati dan angka harapan hidupnya pun semakin tinggi. Tujuan penelitian ini menganalisa hubungan pengetahuan tentang pemeriksaan pap smear pada Pasangan usia subur dan menganalisa hubungan sikap tentang pemeriksaan Pap Smear pada Pasangan usia subur di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

Pengetahuan PUS tentang Pemeriksaan pap smear di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri pada kategori kurang sebanyak 27 orang (42,9%). 2.Sikap PUS tentang Pemeriksaan pap smear di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri pada kategori yang cukup sebanyak 48 responden (76,2%). 3.Dari hasil uji Pengetahuan PUS tentang Pemeriksaan Pap Smear diketahui dengan Corelation Spearman Rank dengan nilai α = 0,05 didapatkan nilai p = 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa ada hubungan pengetahuan tentang pemeriksaan pap smear di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.Dari hasil uji Sikap PUS tentang Pemeriksaan pap smear diketahui dengan Corelation Spearman Rank dengan nilai α = 0,05 didapatkan nilai p = 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa ada hubungan pengetahuan tentang pemeriksaan pap smear di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi yang lebih intensif kepada pasangan usia subur (PUS) di Desa Joho mengenai pentingnya pemeriksaan pap smear dalam mendeteksi kanker serviks secara dini. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi sikap dan pengetahuan PUS tentang pap smear, seperti akses terhadap informasi kesehatan dan fasilitas pemeriksaan. Terakhir, penting untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan angka pemeriksaan pap smear di kalangan PUS.

Read online
File size337.09 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test