JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthAnak perlu mendapat perhatian khusus dari orang tua agar dapat tumbuh dan berkembang sehingga sehat secara fisik, mental dan sosial. Permasalahannya belum tentu semua ibu mengetahui stimulasi dini untuk perkembangan motorik halus bagi anaknya. Hasil studi pendahuluan di Kelurahan Balowerti Kota Kediri membuktikan βdari 10 anak usia 1β3 tahun yang dinilai ada 4 anak (40%) termasuk normal dan 6 anak (60%) tidak normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku stimulasi dini dengan perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun di Kelurahan Balowerti Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2010. Sampel sebanyak 92 ibu. Instrumen berupa kuesioner untuk menilai pengetahuan, kuesioner skala likert untuk menilai sikap serta checklist untuk menilai perilaku stimulasi dini motorik halus dan dilakukan tes validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Data dianalisis dengan Regresi Linier Ganda data menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun (p=0,001). Tingkat hubungan rendah (r = 0,041) dan arah hubungan positif (r = 0,041), ada hubungan sikap dengan perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun (p=0,002) dengan tingkat hubungan cukup kuat dan positif (r = 0,697) dan ada hubungan perilaku stimulasi dini dengan perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun (p=0,027) dengan tingkat hubungan rendah dan positif (r = 0,027). Penelitian ini menyimpulkan pengetahuan, sikap, dan perilaku diperlukan dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun.
Penelitian ini membuktikan pentingnya peningkatan pengetahuan tentang stimulasi dini motorik halus bagi anak usia 1-3 tahun, sehingga ibu memiliki sikap yang mendukung pemberian stimulasi dini motorik halus dan akhirnya diwujudkan dalam bentuk perilaku stimulasi dini motorik halus untuk menunjang perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun.Peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku stimulasi dini dapat dilakukan melalui penyuluhan.Dengan demikian, perkembangan motorik halus anak usia 1-3 tahun dapat ditingkatkan.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah bagaimana efektivitas berbagai metode penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku stimulasi dini pada ibu. Penelitian lebih lanjut dapat menyelidiki peran dukungan sosial dari keluarga dan masyarakat terhadap keberhasilan implementasi stimulasi dini, serta mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam lingkungan keluarga yang berkontribusi pada perkembangan motorik halus anak. Selain itu, studi komparatif antara ibu dengan tingkat pendidikan yang berbeda dapat memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan memengaruhi pemahaman dan penerapan stimulasi dini, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak usia dini di Indonesia, khususnya dalam aspek perkembangan motorik halus, dengan mempertimbangkan kompleksitas faktor-faktor yang memengaruhi proses tersebut.
| File size | 320.59 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai asupan zat gizi mikro lainnya, dan faktor sosial ekonomi yang dapat menjadiPenelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut mengenai asupan zat gizi mikro lainnya, dan faktor sosial ekonomi yang dapat menjadi
OJSOJS Observasi selama lima hari menunjukkan peningkatan signifikan, dari sebagian besar anak berada pada kategori belum berkembang menjadi seluruh anak mencapaiObservasi selama lima hari menunjukkan peningkatan signifikan, dari sebagian besar anak berada pada kategori belum berkembang menjadi seluruh anak mencapai
MALAHAYATIMALAHAYATI Selain durasi penggunaan, terdapat faktor lain yang turut mempengaruhi, antara lain pola asuh permisif, kurangnya pengawasan orang tua, minimnya interaksiSelain durasi penggunaan, terdapat faktor lain yang turut mempengaruhi, antara lain pola asuh permisif, kurangnya pengawasan orang tua, minimnya interaksi
STAI MIFDASTAI MIFDA Hambatan yang ditemukan orang tua dalam mendidik moral anak adalah pengaruh lingkungan, gadget, dan karakter anak. Pola asuh yang lebih banyak digunakanHambatan yang ditemukan orang tua dalam mendidik moral anak adalah pengaruh lingkungan, gadget, dan karakter anak. Pola asuh yang lebih banyak digunakan
UMGUMG Tahapan pada metode Waterfall adalah requirement, design, implementation, testing, maintenance. Kelebihan penggunaan metode tersebut adalah pengerjaanTahapan pada metode Waterfall adalah requirement, design, implementation, testing, maintenance. Kelebihan penggunaan metode tersebut adalah pengerjaan
JQWHJQWH Hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi Square didapatkan nilai P value < α 0,05 (0. 000 < 0,05) yang artinya ada pengaruh asupan prelaktealHasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi Square didapatkan nilai P value < α 0,05 (0. 000 < 0,05) yang artinya ada pengaruh asupan prelakteal
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Busy Book merupakan media pembelajaran anak usia dini yang terbuat dari bahan flanel, yang dibentuk sesuai pola yang diinginkan dengan warna-warna yangBusy Book merupakan media pembelajaran anak usia dini yang terbuat dari bahan flanel, yang dibentuk sesuai pola yang diinginkan dengan warna-warna yang
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun setelah dikembangkannyaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun setelah dikembangkannya
Useful /
MALAHAYATIMALAHAYATI Hal ini berdampak tidak hanya pada kesejahteraan perawat tetapi juga pada mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktorHal ini berdampak tidak hanya pada kesejahteraan perawat tetapi juga pada mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor
MALAHAYATIMALAHAYATI Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara intake (CO) (p=0,045) dan kebiasaan merokok (p=0,022) dengan kejadian hipertensiHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara intake (CO) (p=0,045) dan kebiasaan merokok (p=0,022) dengan kejadian hipertensi
STAI MIFDASTAI MIFDA Menggunakan metode meta-analisis dan analisis konten, penelitian ini menggabungkan hasil studi sebelumnya dan analisis tekstual literatur keagamaan danMenggunakan metode meta-analisis dan analisis konten, penelitian ini menggabungkan hasil studi sebelumnya dan analisis tekstual literatur keagamaan dan
STAI MIFDASTAI MIFDA Hasil menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa berhubungan langsung dengan praktik pengelolaan kelas yang baik dan benar. Keterampilan pengelolaan kelas terbagiHasil menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa berhubungan langsung dengan praktik pengelolaan kelas yang baik dan benar. Keterampilan pengelolaan kelas terbagi