LMULMU
Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi InsinyurPemakaian beton sebagai bahan penyusun pada bidang konstruksi memerlukan kualitas beton yang kuat dan efisien, sehingga saat ini banyak dilakukan peningkatan standar kualitas dari pembuatan beton konstruksi. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas beton adalah mencampur bahan penyusun beton dengan material lain, dalam hal ini mencampur beton tersebut dengan limbah hasil mesin bubut berupa potongan serat besi halus memiliki tujuan selain mengurangi limbah hasil mesin bubut, juga menaikkan kuat tarik, kuat lentur serta ketahanan beton terhadap retak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kuat tekan beton saat pencampuran limbah pengolahan besi (besi bubut) dan pengaruhnya terhadap kuat tekan beton pada umur beton 28 hari. Sampel pada penelitian ini berbentuk silinder beton dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan campuran potongan besi yang digunakan bervariasi, dari 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian memberikan nilai kuat tekan beton 20,12 N/mm2, tanpa penambahan serat penambahan serat 1%, 2%, 3% dan 4% berturut-turut adalah 20,65 N/mm2, 19,48 N/mm2, 18,43 N/mm2, dan 12,5 N/mm2.
Karakteristik beton untuk campuran limbah serat besi bubut untuk pencampuran beton mutu 20 MPa untuk per m3 memerlukan material campuran berupa.Pada penambahan serat 1% dan 2% uji tekan sampel beton umur 14 hari meningkat sampai dengan penambahan serat 2%.Namun pada penambahan serat 3% sampai dengan 4% nilai kuat tekan beton mengalami penurunan.Sedangkan umur 28 hari nilai uji beton menurun sesuai penambahan serat yang di tambahkan.Nilai kuat tekan beton tertinggi pada serat 1% 20,65 N/mm2 atau lebih besar 2,63% dari kuat tekan beton normal sebesar 20,12 N/mm2, hasil uji tekan paling rendah beton untuk serpihan besi 4% yaitu 12,5 N/mm2 atau turun sebesar 37,87%.
Penelitian ini menunjukkan potensi limbah bubut besi sebagai bahan campuran beton, namun juga menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan penggunaannya. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif mengenai pengaruh ukuran dan jenis serat bubut besi terhadap sifat-sifat beton, termasuk durabilitas dan ketahanan terhadap lingkungan agresif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pencampuran yang optimal untuk memastikan distribusi serat yang merata dalam campuran beton, sehingga dapat memaksimalkan peningkatan kuat tarik dan mengurangi potensi retak. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan limbah bubut besi dalam kombinasi dengan bahan-bahan lain seperti fly ash atau silica fume, untuk menghasilkan beton komposit yang lebih berkelanjutan dan berkinerja tinggi.
| File size | 368.8 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini mengkaji perkuatan lentur balok komposit dengan membandingkan beton normal (BN) dan High Strength Concrete (HSC) yang diperkuat dengan seratPenelitian ini mengkaji perkuatan lentur balok komposit dengan membandingkan beton normal (BN) dan High Strength Concrete (HSC) yang diperkuat dengan serat
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pasir besi dan pasir pantai sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC dapat meningkatkan kinerjaHasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pasir besi dan pasir pantai sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC dapat meningkatkan kinerja
UM SURABAYAUM SURABAYA Campuran beton yang menggunakan Pasir Sandblasting mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 26,55 MPa dan kuat lentur (fs) 39,40 kg/cm2. Campuran beton denganCampuran beton yang menggunakan Pasir Sandblasting mempunyai kuat tekan rata-rata sebesar 26,55 MPa dan kuat lentur (fs) 39,40 kg/cm2. Campuran beton dengan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU 75), dan peningkatan keuntungan sebesar 15%. Program ini memberdayakan ekonomi mitra dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).75), dan peningkatan keuntungan sebesar 15%. Program ini memberdayakan ekonomi mitra dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
UNTAGUNTAG Setelah pencetakan, karbon skin diaplikasikan ke permukaan spesimen PLA. Setiap variasi diuji dengan standar ASTM D638 tipe I. Hasil penelitian menunjukkanSetelah pencetakan, karbon skin diaplikasikan ke permukaan spesimen PLA. Setiap variasi diuji dengan standar ASTM D638 tipe I. Hasil penelitian menunjukkan
UNIMALUNIMAL Hasil ini menunjukkan bahwa kehadiran serat di dalam bahan bakar memberikan kontribusi negatif terhadap emisi. Kajian lebih mendalam masih diperlukan untukHasil ini menunjukkan bahwa kehadiran serat di dalam bahan bakar memberikan kontribusi negatif terhadap emisi. Kajian lebih mendalam masih diperlukan untuk
POLIMDOPOLIMDO Saat umur beton mencapai 28 hari, kuat tekan tertinggi didapatkan pada perawatan direndam, pada perawatan disiram terjadi penurunan 15,58% dari beton direndam,Saat umur beton mencapai 28 hari, kuat tekan tertinggi didapatkan pada perawatan direndam, pada perawatan disiram terjadi penurunan 15,58% dari beton direndam,
POLIMDOPOLIMDO Pengunaan dengan mensubstitusi fly ash sebesar 15% dari pengunaan semen untuk campuran RCC ini menjadikan suatu penghematan serta pemanfaatan yang dapatPengunaan dengan mensubstitusi fly ash sebesar 15% dari pengunaan semen untuk campuran RCC ini menjadikan suatu penghematan serta pemanfaatan yang dapat
Useful /
UNUSIDAUNUSIDA Uji asumsi klasik menggunakan Uji Durbin-Watson Aotukorelasitas, Uji Multikolineritas dengan VIF (Varian Infalaction Factor) Model Uji Regresi 0,05 melaluiUji asumsi klasik menggunakan Uji Durbin-Watson Aotukorelasitas, Uji Multikolineritas dengan VIF (Varian Infalaction Factor) Model Uji Regresi 0,05 melalui
LMULMU Pretreatment merupakan pengolahan awal pada air sungai yang sangat penting untuk menurunkan kekeruhan air baku dan dapat mengurangi penggunaan bahan kimiaPretreatment merupakan pengolahan awal pada air sungai yang sangat penting untuk menurunkan kekeruhan air baku dan dapat mengurangi penggunaan bahan kimia
LMULMU MTM sendiri dapat digunakan dalam memprediksi volume emisi metan dengan mengasumsikan bahwa Default Method Intergovernmental Panel on Climate Change danMTM sendiri dapat digunakan dalam memprediksi volume emisi metan dengan mengasumsikan bahwa Default Method Intergovernmental Panel on Climate Change dan
LMULMU Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) diperlukan untuk mendukung peningkatan kinerja mesin. Berdasarkan perhitungan Overall Equipment EffectivenessPenerapan Total Productive Maintenance (TPM) diperlukan untuk mendukung peningkatan kinerja mesin. Berdasarkan perhitungan Overall Equipment Effectiveness