UNJUNJ

Jurnal Sains GeografiJurnal Sains Geografi

Nilai lahan merupakan nilai potensi kemampuan lahan berdasarkan aspek ekonomi, dimana hal ini juga berkaitan secara langsung dengan tingkat produktivitas maupun daya dukung hidup suatu wilayah. Penilaian lahan dipengaruhi sejumlah indikator, seperti aksesibilitas, keterhubungan, serta fasilitas yang tersedia pada suatu wilayah. Parameter utama dalam penilaian potensi suatu lahan dapat berupa aksesibilitas positif dan negatif, penggunaan lahan, hingga kelengkapan fasilitas umum. Semakin suatu wilayah mempunyai daya dukung hidup yang baik, maka penilaian terhadap potensi lahan akan semakin tinggi, begitu juga sebaliknya. Penelitian ini mengkaji nilai potensi lahan dari Kecamatan Koja, Jakarta Timur, melalui metode buffering pada setiap indikator yang ada dalam parameter aksesibilitas positif, aksesibilitas negatif, penggunaan lahan, serta kelengkapan fasilitas umum. Setiap parameter mempunyai indikator-indikator tertentu, yang akan dipecah menjadi kelas-kelas tertentu melalui buffering dan skoring, dimana kemudian akan dilakukan pembobotan sebelum menjadi nilai parameter sendiri. Parameter-parameter tersebut kemudian akan ditumpangsusun (overlay) menjadi satu kesatuan peta perkiraan nilai lahan, setelah melalui pembobotan melalui skor yang telah dicantumkan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kecamatan Koja didominasi oleh lahan dengan nilai tinggi, didukung oleh aksesibilitas positif yang baik, aksesibilitas negatif yang relatif rendah, serta kelengkapan fasilitas dan sektor ekonomi yang berkembang.Lokasi depo minyak Pertamina memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai lahan, karena risiko yang ditimbulkan menurunkan nilai lahan di sekitarnya.Hasil analisis menunjukkan bahwa sebaran akses dan lokasi pendukung wilayah di Kecamatan Koja cukup baik, namun keberadaan depo minyak menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dalam perencanaan tata ruang.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengintegrasikan data sosial-ekonomi masyarakat setempat, seperti tingkat pendapatan dan mata pencaharian, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi nilai lahan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak keberadaan depo minyak terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar, serta merumuskan strategi mitigasi risiko yang efektif. Penelitian di masa depan juga dapat mengeksplorasi penggunaan metode valuasi lahan yang lebih canggih, seperti metode hedonic pricing atau travel cost method, untuk menghasilkan perkiraan nilai lahan yang lebih akurat dan reliabel. Terakhir, penting untuk melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perubahan nilai lahan di Kecamatan Koja, terutama terkait dengan perkembangan infrastruktur dan kebijakan tata ruang yang baru, guna memastikan bahwa perencanaan pembangunan tetap selaras dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.

Read online
File size1.35 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test