STFXAMBONSTFXAMBON

Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius AmbonFides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Tulisan ini bertujuan untuk menampilkan gagasan St. Thomas Aquinas mengenai jiwa manusia. Selain itu, tulisan ini merupakan suatu respon atas berbagai kesalahpahaman tentang jiwa manusia. Jiwa, bagi St. Thomas, bukan hanya sebagai prinsip kehidupan, aktivitas dan organisasi tubuh tapi lebih dari itu yakni sebagai prinsip dari eksistensinya. Jiwa sebagai prinsip eksistensi yang memiliki karekter intelektual atau spiritual adalah substansi tidak lengkap yang memiliki kecenderungan natural untuk bersatu dengan tubuh membentuk substansi manusia lengkap. Kesatuan jiwa dan tubuh adalah kesepadanan partikular yang tidak dapat ditransmisikan kepada yang lainnya. Sebagai substansi, jiwa adalah immortal; ia tidak dapat hancur karena eksistensinya berasal dari eksistensi sang Absolut. Untuk tiba pada pencapaian gagasan Aquinas mengenai jiwa maka metode yang digunakan adalah analisa teks, historisme dan ekplanasi.

Kesangsian bahkan penolakan akan adanya eksistensi jiwa, serta pandangan materialistik tentang jiwa dapat dipertentangkan dengan pandangan Aquinas yang meneguhkan eksistensi dan peran jiwa spiritual manusia.Pencerahan dari gagasan Aquinas memperlihatkan bahwa jiwa bukanlah hasil dari imaginasi ataupun hanya sekedar gejala-gejala psikis yang muncul akibat fungsi dari organ-organ tubuh tertentu.Sebaliknya, jiwa adalah substansi tidak lengkap sekaligus sebagai elemen konstitusional bersama tubuh dalam membentuk manusia utuh sebagai substansi.Ia adalah prinsip kehidupan, organisasi tubuh dan eksistensi manusia, serta eksistensinya berasal dari eksitensi sang Absolut.Banyaknya kesangsian dan penolakan atas eksistensi jiwa menjelaskan bahwa jiwa tak dapat digapai dengan pendekatan dan instrumen ilmu pengetahuan alam maupun sosial.Eksistensi jiwa dan penjelasan akan kebenarannya sebagai esensi dari manusia hanya dapat diperoleh melalui refleksi dan penjelasan filosofis terutama berdasarkan metafisika realistik yang juga dikembangkan oleh St.

Untuk lebih memahami konsep jiwa dalam pemikiran Aquinas, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis mendalam tentang hubungan antara jiwa dan tubuh, serta implikasi filosofisnya. Selain itu, studi komparatif antara pandangan Aquinas dengan teori-teori lain tentang jiwa, seperti pandangan Plato atau filsafat Pythagoras, dapat memberikan perspektif yang lebih luas. Penelitian juga dapat mengeksplorasi implikasi etis dan spiritual dari konsep jiwa yang kekal, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pemahaman kita tentang kehidupan dan kematian. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami konsep jiwa manusia dari sudut pandang Aquinas dan mengintegrasikannya dengan pemikiran kontemporer.

Read online
File size797.73 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test