UNJUNJ

Jurnal Sains GeografiJurnal Sains Geografi

Penelitian ini mengkaji dinamika interaksi antara desa dan kota kecil di wilayah Kota Medan dan Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatera Utara. Interaksi desa-kota menjadi krusial dalam mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan, terutama dalam hal mobilitas penduduk, distribusi barang dan jasa, serta pertukaran pengetahuan. Pendekatan yang digunakan adalah analisis gravitasi dan evaluasi faktor-faktor spasial yang memengaruhi kekuatan interaksi antarwilayah. Data sekunder dari BPS dan peta interaktif digunakan untuk mengidentifikasi pola distribusi dan intensitas hubungan antar desa dan kota kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa-desa dengan infrastruktur memadai dan populasi yang tinggi, seperti Desa Tembung, memiliki tingkat interaksi yang sangat kuat dengan Kota Medan. Kota kecil dalam penelitian ini berfungsi sebagai simpul perdagangan dan distribusi hasil produksi desa. Namun, terdapat kesenjangan akses infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan antar wilayah. Temuan ini menunjukkan perlunya perencanaan terpadu yang mendukung konektivitas wilayah dan penguatan ekonomi desa. Penelitian ini memberikan dasar penting bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pembangunan wilayah yang lebih inklusif dan merata.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa interaksi antara desa dan kota kecil di Kecamatan Percut Sei Tuan dan Kota Medan sangat dipengaruhi oleh faktor ekonomi, infrastruktur, dan mobilitas penduduk.Desa-desa yang memiliki akses jalan yang baik dan jumlah penduduk yang besar cenderung memiliki interaksi yang lebih kuat dengan kota kecil dan Kota Medan.Kota kecil berperan sebagai pusat perdagangan dan jasa yang menjadi penghubung antara desa dengan pasar yang lebih luas.Namun, terdapat beberapa kendala dalam interaksi ini, seperti ketimpangan akses terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta kesenjangan ekonomi antara desa dan kota kecil.Oleh karena itu, diperlukan strategi pembangunan yang lebih merata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat hubungan ekonomi antara desa dan kota kecil.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak interaksi desa-kota terhadap perubahan sosial budaya di kedua wilayah, dengan fokus pada bagaimana nilai-nilai tradisional desa beradaptasi dengan gaya hidup perkotaan. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut mengenai peran teknologi informasi dan komunikasi dalam memfasilitasi interaksi desa-kota, termasuk potensi pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan akses pasar bagi produk-produk desa. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas berbagai model perencanaan wilayah yang telah diterapkan dalam mendukung interaksi desa-kota, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti partisipasi masyarakat, koordinasi antar instansi, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika interaksi desa-kota dan merumuskan strategi pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Read online
File size1.2 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test