JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Pencegahan praktik kebersihan menstruasi yang buruk pada remaja putri dapat dilakukan melalui intervensi perubahan perilaku yang dimulai dari memberikan panduan, pengelolaan, mengembangkan media komunikasi, informasi dan edukasi. Metode dukungan kelompok sebaya sebagai sarana untuk bertukar ide, diskusi bersama, konseling atau pendidikan kesehatan terkait dengan masalah yang dihadapi, sehingga kelompok dapat mencapai keberhasilan, kepuasan sambil membuat hidup lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan kelompok sebaya terhadap pengetahuan dan sikap. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimental dengan desain penelitian one grup pretest posttest dan sampel dalam penelitian ini adalah perempuan muda dengan ukuran sampel sebanyak 80 responden di SMP N 2 Tumpang, metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Pengujian statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai α <0,05. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Terdapat pengaruh signifikan antara sebelum dilakukan dukungan kelompok sebaya dengan setelah dilakukan dukungan kelompok sebaya terhadap pengetahuan perempuan muda di SMP N 2 Tumpang dengan hasil pengujian statistik diperoleh dengan nilai p=0,000. Terdapat pengaruh signifikan antara sebelum dilakukan dukungan kelompok sebaya dengan setelah dilakukan dukungan kelompok sebaya terhadap sikap perempuan muda di SMP N 2 Tumpang dengan hasil pengujian statistik diperoleh dengan nilai p=0,000. Metode dukungan kelompok sebaya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran di kalangan perempuan muda untuk meningkatkan praktik kebersihan pribadi selama menstruasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua responden (100%) perempuan muda di SMP Negeri 2 Tumpang setelah diberikan intervensi dukungan kelompok sebaya diketahui sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik (65,0%).Sebagian besar responden memiliki sikap positif (85,0%) setelah diberikan intervensi dukungan kelompok sebaya.Terdapat pengaruh signifikan antara sebelum dilakukan dukungan kelompok sebaya dengan setelah dilakukan dukungan kelompok sebaya terhadap pengetahuan perempuan muda di SMP N 2 Tumpang dengan hasil pengujian statistik diperoleh dengan nilai p=0,000.Terdapat pengaruh signifikan antara sebelum dilakukan dukungan kelompok sebaya dengan setelah dilakukan dukungan kelompok sebaya terhadap sikap perempuan muda di SMP N 2 Tumpang dengan hasil pengujian statistik diperoleh dengan nilai p=0,000.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas intervensi dukungan kelompok sebaya dalam jangka panjang terhadap perubahan perilaku kebersihan menstruasi pada remaja putri. Hal ini penting untuk memastikan bahwa perubahan perilaku yang terjadi tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat dipertahankan dalam waktu yang lebih lama. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku kebersihan menstruasi pada remaja putri, seperti peran keluarga, lingkungan sosial, dan akses terhadap fasilitas kesehatan. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat dirancang secara lebih komprehensif dan efektif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri tentang kebersihan menstruasi. Aplikasi mobile atau platform media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi dan memberikan dukungan secara personal dan interaktif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja putri dan mengurangi dampak negatif dari praktik kebersihan menstruasi yang buruk.

  1. 0. site requires javascript work please enable browser support eajess.ac.tz/2021/08/14/menstrual-hygiene-management-practices-for-adolescent-girls-among-public-secondary-schools-in-kibondo-district-tanzania0 site requires javascript work please enable browser support eajess ac tz 2021 08 14 menstrual hygiene management practices for adolescent girls among public secondary schools in kibondo district tanzania
  2. Journal of Medical Internet Research - Blended Learning Compared to Traditional Learning in Medical Education:... jmir.org/2020/8/e16504Journal of Medical Internet Research Blended Learning Compared to Traditional Learning in Medical Education jmir 2020 8 e16504
  3. Menstrual hygiene management practices and menstrual distress among adolescent secondary school girls:... doi.org/10.4314/ahs.v22i2.46Menstrual hygiene management practices and menstrual distress among adolescent secondary school girls doi 10 4314 ahs v22i2 46
  4. The Influence Of Peer Group Support On Knowledge And Personal Hygiene Attitudes During Menstruation In... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/280The Influence Of Peer Group Support On Knowledge And Personal Hygiene Attitudes During Menstruation In jqwh index php JQWH article view 280
  5. The Impact of mHealth Education on Changing Menstrual Hygiene Management Knowledge and Practices Among... cureus.com/articles/220434-the-impact-of-mhealth-education-on-changing-menstrual-hygiene-management-knowledge-and-practices-among-school-going-adolescent-girls-in-rural-bangladesh-a-quasi-experimental-study-protocolThe Impact of mHealth Education on Changing Menstrual Hygiene Management Knowledge and Practices Among cureus articles 220434 the impact of mhealth education on changing menstrual hygiene management knowledge and practices among school going adolescent girls in rural bangladesh a quasi experimental study protocol
Read online
File size308.36 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test