JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthAir susu ibu (ASI) adalah cairan yang dihasilkan oleh kelenjar payudara ibu sejak masa kehamilan yang merupakan makanan alami terbaik mengandung nutrisi terbaik bagi bayi. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemberian ASI antara lain faktor hormonal, asupan makanan, kondisi psikologis ibu, perawatan payudara, frekuensi menyusui, konsumsi obat, kontrasepsi, produksi ASI yang tidak mencukupi, bendungan ASI, dan masalah puting susu. Salah satu upaya untuk membantu kelancaran ASI adalah dengan perawatan payudara yang dilakukan secara berkala sesuai prosedur, yaitu pijat oketani dan pijat oksitoksin sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oketani dan pijat oksitoksin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di TPMB D, Kota Kediri. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan Pretest-Posttest Dua Kelompok yang mengukur sebelum dan sesudah pada dua kelompok. Jumlah sampel adalah 7 responden pada kelompok pijat oketani dan 7 responden pada kelompok pijat oksitosin. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Analisis bivariat untuk uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu uji Wilcoxon, dan uji Independent Sample T digunakan untuk mengonfirmasi perbedaan volume produksi ASI dari kelompok pijat oketani dan kelompok pijat oksitosin. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan volume produksi ASI pre-test dan post-test antara kedua kelompok. Terdapat perbedaan yang tidak signifikan dengan nilai p sebesar 0,041 < α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Pijat oketani lebih efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum.
Terdapat perbedaan volume produksi air susu ibu antara pijat oketani dan pijat oksitoksin pada ibu postpartum di TPMB D, dengan pijat oketani terbukti lebih efektif dibandingkan pijat oksitoksin.Pijat oketani memberikan peningkatan volume produksi ASI yang lebih besar dibandingkan pijat oksitoksin berdasarkan hasil uji statistik.Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat memberikan pelatihan pijat oketani sejak dini, yaitu selama ibu mengikuti kelas kehamilan pada trimester ketiga.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas gabungan antara pijat oketani dan pijat oksitoksin dalam meningkatkan produksi ASI dibandingkan masing-masing teknik secara terpisah, mengingat kedua pijat tersebut merangsang hormon berbeda yang saling melengkapi. Kedua, perlu dikaji durasi dan frekuensi optimal penerapan kedua teknik pijat ini selama masa postpartum, termasuk pada kelompok ibu dengan kondisi risiko seperti primipara atau ibu bekerja, untuk menentukan skema intervensi yang paling efisien dan mudah dijalani. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penerapan rutin pijat oketani terhadap kualitas ASI, durasi pemberian ASI eksklusif, serta pertumbuhan dan kepuasan menyusui bayi, agar manfaat klinisnya dapat dikonfirmasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
| File size | 248.25 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN Oleh karena itu, keberhasilan transformasi digital di sektor kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi semata. Hal ini juga memerlukan kesiapan organisasiOleh karena itu, keberhasilan transformasi digital di sektor kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi semata. Hal ini juga memerlukan kesiapan organisasi
UNIMMANUNIMMAN Kadar vitamin C tertinggi ditemukan pada ekstrak bawang hitam (51,516 mg/100 g), sementara aktivitas antioksidan terkuat ditunjukkan oleh bawang hitamKadar vitamin C tertinggi ditemukan pada ekstrak bawang hitam (51,516 mg/100 g), sementara aktivitas antioksidan terkuat ditunjukkan oleh bawang hitam
UNIMMANUNIMMAN Faktor sosial budaya tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap pernikahan dini di lokasi penelitian. Peran orang tua terbukti signifikan, di manaFaktor sosial budaya tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap pernikahan dini di lokasi penelitian. Peran orang tua terbukti signifikan, di mana
JQWHJQWH Prevalensi dismenore pada penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurut WHO, rata-rata antara 16,8-81%, menunjukkan kejadian dismenorePrevalensi dismenore pada penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurut WHO, rata-rata antara 16,8-81%, menunjukkan kejadian dismenore
JQWHJQWH Terdapat peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun. Penelitian lebih lanjut sebaiknya menggunakan metode lain yangTerdapat peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun. Penelitian lebih lanjut sebaiknya menggunakan metode lain yang
JQWHJQWH Pemberian pijat oksitosin terbukti berpengaruh terhadap involusi uteri pada ibu postpartum. Oleh karena itu, pijat oksitosin dapat menjadi intervensi yangPemberian pijat oksitosin terbukti berpengaruh terhadap involusi uteri pada ibu postpartum. Oleh karena itu, pijat oksitosin dapat menjadi intervensi yang
JQWHJQWH ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupan bayi tanpa diberikan makanan atau minuman tambahan lainnya. Perilaku ibu dalamASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupan bayi tanpa diberikan makanan atau minuman tambahan lainnya. Perilaku ibu dalam
JQWHJQWH Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan ibu dan bayi, salah satunya dengan meningkatkan mutu pendidikan calon bidan melalui Asosiasi PendidikanBerbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan ibu dan bayi, salah satunya dengan meningkatkan mutu pendidikan calon bidan melalui Asosiasi Pendidikan
Useful /
UNIMMANUNIMMAN Higiene makanan merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi makanan yang dijual. Makanan apabila dikonsumsi dengan cara pengolahanHigiene makanan merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi makanan yang dijual. Makanan apabila dikonsumsi dengan cara pengolahan
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 234Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 234
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Solusi yang diterapkan berupa penambahan tandon air, pemasangan instalasi air bersumber dari PDAM, serta penerapan stop kran otomatis sebagai pengendaliSolusi yang diterapkan berupa penambahan tandon air, pemasangan instalasi air bersumber dari PDAM, serta penerapan stop kran otomatis sebagai pengendali
JQWHJQWH 004; OR=4. 069). Peran penolong persalinan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan IMD. Peran penolong persalinan yang besar dapat meningkatkan004; OR=4. 069). Peran penolong persalinan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan IMD. Peran penolong persalinan yang besar dapat meningkatkan