JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika Kimia

Ekstraksi nikel dari bijih laterit Morowali telah dilakukan dengan menggunakan asam nitrat sebagai pelarut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek konsentrasi asam nitrat, suhu, dan waktu pengadukan terhadap kandungan nikel dalam bijih laterit asal Morowali. Bijih laterit Morowali diekstraksi menggunakan metode pelindian dengan asam nitrat sebagai pelarut dengan berbagai konsentrasi 0,5, 1, dan 2 M, suhu 30, 60, dan 95 oC, serta waktu pengadukan 3, 6, dan 12 jam. Analisis Taguchi digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh efek dari tiga parameter yang digunakan. Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi 2 molar asam nitrat, suhu 95 °C, dan waktu pengadukan 12 jam, dengan kandungan nikel 16,469 ppm dan persentase pemulihan nikel 3,88%.

Kondisi optimum untuk mengekstraksi nikel dari bijih laterit Morowali menggunakan asam nitrat diperoleh pada konsentrasi 2 molar asam nitrat, suhu 95 °C, dan waktu pelindian atau pengadukan 12 jam, dengan kandungan nikel yang diperoleh 16,469 ppm, dan persentase pemulihan nikel 3,88%.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek pH dan waktu kontak antara bijih dan pelarut pada proses ekstraksi nikel. Selain itu, penelitian tentang pengaruh suhu dan konsentrasi asam nitrat pada proses pelindian nikel juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan teknologi ekstraksi nikel dari bijih laterit.

Read online
File size178.02 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test