UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rekomendasi pilihan obat diare tanpa gejala infeksi dari apoteker di Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui sampling acak proporsional menggunakan formula Slovin dari total 247 apotek di Kota Padang, data dikumpulkan dari 38 apotek yang telah diproporsikan di 11 kecamatan di Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi obat dari apoteker di apotek Kota Padang adalah attapulgite, kaolin-pectin, activated carbon, loperamide, Oral Re-Hydration Formula (ORS), suplemen zinc, probiotik, dan antasida. Rekomendasi obat yang diberikan berupa terapi tunggal dan kombinasi terapi. Penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat banyak kesalahan yang dilakukan oleh apoteker dalam merekomendasikan obat diare tanpa gejala infeksi di apotek.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa masih terdapat banyak kesalahan yang dilakukan oleh apoteker dalam merekomendasikan obat diare tanpa gejala infeksi di apotek.Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan dan pemahaman apoteker mengenai penanganan diare non-infeksius.Peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian melalui pelatihan dan edukasi berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan akurasi rekomendasi obat dan memberikan informasi yang tepat kepada pasien yang melakukan swamedikasi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakakuratan rekomendasi obat diare oleh apoteker, seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, atau pengetahuan tentang pedoman terapi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak pemberian edukasi kepada apoteker mengenai penanganan diare non-infeksius terhadap akurasi rekomendasi obat. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman pasien mengenai rekomendasi obat diare yang diberikan oleh apoteker di apotek, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian.

  1. | IPRP | Dove Medical Press. iprp dove medical press doi.org/10.2147/IPRP.S340528IPRP Dove Medical Press iprp dove medical press doi 10 2147 IPRP S340528
  2. Effect of Sociodemographic on the Accuracy of Diarrhea Self-Medication in Consumers at Sumber Waras Drugstore,... jurnal.poltekkespim.ac.id/index.php/pharmademica/article/view/14Effect of Sociodemographic on the Accuracy of Diarrhea Self Medication in Consumers at Sumber Waras Drugstore jurnal poltekkespim ac index php pharmademica article view 14
  3. Gambaran Pengobatan Diare Akut Anak di Puskesmas Jiwan Madiun | CERATA Jurnal Ilmu Farmasi. gambaran... doi.org/10.61902/cerata.v11i1.110Gambaran Pengobatan Diare Akut Anak di Puskesmas Jiwan Madiun CERATA Jurnal Ilmu Farmasi gambaran doi 10 61902 cerata v11i1 110
  4. Apa yang direkomendasikan apoteker untuk tatalaksana diare akut pada anak? Sebuah survei di wilayah timur... doi.org/10.22146/jmpf.59719Apa yang direkomendasikan apoteker untuk tatalaksana diare akut pada anak Sebuah survei di wilayah timur doi 10 22146 jmpf 59719
  5. DESCRIPTION OF THE USE OF TRADITIONAL MEDICINE FOR SWAMEDICATION IN THE COMMUNITY OF BAYUNING VILLAGE,... ijoms.internationaljournallabs.com/index.php/ijoms/article/view/148DESCRIPTION OF THE USE OF TRADITIONAL MEDICINE FOR SWAMEDICATION IN THE COMMUNITY OF BAYUNING VILLAGE ijoms internationaljournallabs index php ijoms article view 148
Read online
File size353.45 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test