KOMPETIFKOMPETIF

Jurnal Bisnis KompetitifJurnal Bisnis Kompetitif

Penelitian ini dilakukan di PT BPR Sarimadu (Perseroda) dengan meninjau dari aspek likuiditas dan solvabilitas menggunakan metode penelitian deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara dengan Dewan Direksi dalam bentuk data sekunder, yaitu laporan tahunan PT BPR Sarimadu (Perseroda). Terdapat peningkatan rasio likuiditas yang diukur dari current ratio pada tahun 2022 dibandingkan dengan rata-rata internal PT BPR Sarimadu (Perseroda), yang menunjukkan bahwa perusahaan kurang mampu membayar kewajiban jangka pendek saat jatuh tempo. Meskipun demikian, perusahaan terlihat dari sisi likuiditas perusahaan illikuid, tetapi dari sisi solvabilitas perusahaan solvabel. Perusahaan kurang mampu mempertahankan tingkat likuiditasnya, namun hal ini tidak berarti investasi di perusahaan tidak menarik, karena perusahaan masih dapat menjaga stabilitas solvabilitasnya.

Berdasarkan analisis rasio keuangan PT BPR Sarimadu (Perseroda) antara lain rasio likuiditas dan solvabilitas dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan rasio likuiditas yang diukur dari current ratio pada tahun 2022, yang menunjukkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya.Selain itu, rasio solvabilitas menunjukkan kondisi yang relatif stabil, yang mengindikasikan bahwa perusahaan masih mampu memenuhi seluruh kewajibannya.PT BPR Sarimadu (Perseroda) kurang mampu menjaga tingkat likuiditasnya, namun masih menunjukkan kekuatan pada aspek solvabilitas.

Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi rasio likuiditas pada PT BPR Sarimadu (Perseroda), seperti pengelolaan modal kerja dan kebijakan kredit. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi finansial (fintech) terhadap kinerja keuangan BPR, khususnya dalam meningkatkan efisiensi operasional dan menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Ketiga, penelitian dapat menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan (GCG) terhadap kinerja keuangan BPR, dengan fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan independensi dewan komisaris. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika kinerja keuangan BPR dan memberikan rekomendasi yang lebih relevan bagi pengambilan keputusan strategis.

Read online
File size247.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test