WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS

West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human Rights

This research examines the role of Indonesias Constitutional Court in constitutional review and interpretation, focusing on its development, key jurisprudential contributions, and the balance between judicial activism and restraint. Through a comprehensive analysis of landmark cases and scholarly literature, this research highlights the impact of the Constitutional Court on law and governance in Indonesia. The research reveals that while the Constitutional Court has demonstrated judicial activism by protecting fundamental rights and shaping the democratic process, it has also exercised restraint to maintain institutional balance and avoid political overreach. The Courts rulings on issues ranging from human rights to electoral law underscore its important role in upholding constitutional principles. However, the research also identified challenges relating to consistency, transparency and independence, which are critical to maintaining the Courts legitimacy and effectiveness. The findings suggest that the Courts ability to address these challenges will be critical to its future role in Indonesias democratic framework.

The Indonesian Constitutional Court has become a key pillar in constitutional democracy, playing a crucial role in judicial review and constitutional interpretation.Its jurisprudence reflects a balance between activism and restraint, protecting individual rights while respecting institutional boundaries.Through landmark judgments, the Court has shaped Indonesian law, particularly in human rights, electoral integrity, and separation of powers.

Berdasarkan analisis terhadap peran dan perkembangan Mahkamah Konstitusi Indonesia, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji secara mendalam dampak jangka panjang dari putusan-putusan Mahkamah Konstitusi terhadap implementasi kebijakan publik dan kehidupan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan studi kasus pada beberapa putusan penting dan menganalisis perubahan yang terjadi setelah putusan tersebut diimplementasikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas mekanisme penegakan putusan Mahkamah Konstitusi, terutama dalam konteks koordinasi antara Mahkamah Konstitusi dengan lembaga-lembaga negara lainnya. Penelitian ini dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas penegakan putusan. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran Mahkamah Konstitusi dalam melindungi hak-hak kelompok minoritas dan rentan, serta bagaimana Mahkamah Konstitusi dapat memperkuat perlindungan terhadap kelompok-kelompok tersebut melalui interpretasi konstitusi yang progresif dan inklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu hukum tata negara di Indonesia dan memperkuat peran Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi dan hak-hak dasar warga negara.

  1. Judicial interpretation of the criminal law: questions of theory ФГКОУ ВО СПбУ МВД России... doi.org/10.35750/2071-8284-2022-4-78-89Judicial interpretation of the criminal law questions of theory eo e uei AA doi 10 35750 2071 8284 2022 4 78 89
Read online
File size375.15 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test