UIGMUIGM
BIO PALEMBANICABIO PALEMBANICAPengetahuan tentang keanekaragaman flora merupakan komponen penting untuk menentukan strategi terbaik bagi para pengambil kebijakan dalam pengambilan keputusan. Penelitian tentang keanekaragaman flora dengan penilaian terhadap habitat Gajah Sumatera telah dilakukan di PT. Bumi Andalas Permai (PT. BAP). Area ini merupakan home range untuk habitat Gajah Sumatera di Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dasar sebelum melakukan aktivitas lain yang mungkin mempengaruhi komposisi vegetasi di masa depan. Penentuan lokasi sampling menggunakan metode purposive, pengumpulan data menggunakan metode plot observasi yang diharapkan dapat mewakili setiap tipe vegetasi yang ada. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hanya ditemukan satu spesies tumbuhan pada tingkat pohon, satu spesies pada tingkat tiang, dan dua spesies pada tingkat semai, serta 32 spesies pada tingkat bibit. Keanekaragaman spesies pada tingkat pohon, tiang, dan semai di lokasi penelitian. Keanekaragaman spesies di PT. BAP termasuk dalam kategori rendah, berdasarkan kriteria H=0, H=0, dan H=0,69 masing-masing. Sedangkan untuk tingkat bibit/undergrowth, H= 3,05. Jumlah spesies tumbuhan pada tingkat pohon, tiang, dan semai sangat sedikit karena lahan merupakan area terbuka berupa semak belukar, rawa, dan sawah di tepi kanal buatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks nilai penting (INP) untuk setiap tipe dalam tabel di atas menunjukkan variasi yang mencolok dalam pentingnya spesies tumbuhan yang ditemukan di area penelitian.Pada tingkat pohon dan tiang, hanya ditemukan satu spesies tumbuhan, yaitu Akasia Akasia mangium, kemudian pada tingkat tiang, ditemukan dua spesies tumbuhan, yaitu senduduk Melastoma malabathricum dan tenggek burung Melicope lunu-ankenda.Pada tingkat ini, tingkat bibit/lantai hutan menjadi fokus penelitian karena merupakan yang paling dominan dibandingkan tingkat lainnya.Perumpung Phragmites karka jelas mendominasi dengan nilai penting sebesar 42,32%, kemudian diikuti oleh elephant fern/kelakai Stenochlaena palustris dengan nilai penting sebesar 34,61 dan senbangun Melastoma malabatricum dengan nilai penting sebesar 33,52.Keanekaragaman spesies pada tingkat pohon, tiang, dan semai di PT.BAP termasuk dalam kategori rendah, yaitu H=0, H=0, dan H=0,69 masing-masing.Berdasarkan nilai-nilai ini, kondisi hutan/vegetasi di PT.BAP mengalami regenerasi atau pertumbuhan yang baik.Jika dilihat dari struktur pertumbuhan normal di hutan alami, indeks keanekaragaman spesies adalah tingkat bibit > semai > tiang > pohon > undergrowth, sehingga regenerasi spesies tumbuhan dapat berjalan dengan baik.Jika pertumbuhan tidak mengikuti pola ini atau ada gangguan pada satu tingkat, maka hutan dapat dikatakan mengalami suksesi.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan upaya konservasi terhadap spesies tumbuhan dengan nilai konservasi tinggi yang tidak terdeteksi di area ini. Hal ini diduga sebelumnya hutan telah mengalami perubahan sehingga tidak lagi menjadi hutan yang baik tetapi mengalami suksesi hutan sekunder dan juga degradasi lahan akibat konversi lahan. Sebagian besar spesies tumbuhan juga merupakan spesies pionir yang mudah tumbuh dan beberapa di antaranya termasuk Spesies Asing dan Spesies Invasif. Spesies asing atau alien adalah spesies yang dibawa masuk ke dalam ekosistem secara tidak alami. Spesies invasif adalah spesies, baik asli atau bukan, yang secara luas mempengaruhi habitatnya dan dapat menyebabkan gangguan terhadap spesies lainnya. Upaya konservasi sangat disarankan untuk mengendalikan dan meringankan dampak spesies invasif, seperti memberantas atau menghilangkan spesies asing dan invasif. Selain itu, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang interaksi antara spesies tumbuhan dan hewan liar di habitat Gajah Sumatera, serta dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem di area tersebut. Penelitian ini dapat membantu dalam pengelolaan dan konservasi habitat Gajah Sumatera secara berkelanjutan.
| File size | 616.1 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penelitian dilakukan pada September hingga Desember 2018 di lima stasiun observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisikokimia di CibuntuPenelitian dilakukan pada September hingga Desember 2018 di lima stasiun observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisikokimia di Cibuntu
IPBIPB Pengamatan evaluasi dilakukan pada Januari, Februari, dan Juli 2016 dengan mengukur tinggi tanaman, diameter pangkal akar, dan lebar tajuk; data dianalisisPengamatan evaluasi dilakukan pada Januari, Februari, dan Juli 2016 dengan mengukur tinggi tanaman, diameter pangkal akar, dan lebar tajuk; data dianalisis
IPBIPB Hasil menunjukkan perubahan tutupan lahan yang signifikan, dengan hutan primer hanya tersisa sekitar 30%, sementara sebagian besar telah dikonversi menjadiHasil menunjukkan perubahan tutupan lahan yang signifikan, dengan hutan primer hanya tersisa sekitar 30%, sementara sebagian besar telah dikonversi menjadi
IPBIPB Penggabungan metropolitan Jakarta dan Bandung mempengaruhi perkembangan Kabupaten Cianjur. Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatanPenggabungan metropolitan Jakarta dan Bandung mempengaruhi perkembangan Kabupaten Cianjur. Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan
IPBIPB Penentuan DOC spektroskopik UV-Vis dilakukan pada sampel air tanah dan air saluran pada panjang gelombang yang diuji yaitu 254, 270, dan 350 nm. Data absorbansiPenentuan DOC spektroskopik UV-Vis dilakukan pada sampel air tanah dan air saluran pada panjang gelombang yang diuji yaitu 254, 270, dan 350 nm. Data absorbansi
IPBIPB Morfometri DAS berbentuk segitiga dengan empat sungai utama. 58,5% lereng curam dan 62% lahan non-forestrif berkontribusi terhadap banjir. Koefisien RcMorfometri DAS berbentuk segitiga dengan empat sungai utama. 58,5% lereng curam dan 62% lahan non-forestrif berkontribusi terhadap banjir. Koefisien Rc
UNILAUNILA 923 menunjukkan komunitas stabil serta distribusi individu yang merata. Namun, indeks kesamaan spesies (IS) hanya 0. 277, menandakan perbedaan komposisi923 menunjukkan komunitas stabil serta distribusi individu yang merata. Namun, indeks kesamaan spesies (IS) hanya 0. 277, menandakan perbedaan komposisi
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh nyata terhadap insiden TB di Provinsi Lampung yaitu. hutan rakyat dengan koefisien sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh nyata terhadap insiden TB di Provinsi Lampung yaitu. hutan rakyat dengan koefisien sebesar
Useful /
IPBIPB Temperatur dan pH air lindi, air permukaan, serta air tanah berada dalam rentang normal, namun konsentrasi nitrat dan timbal (Pb) berada pada level tinggiTemperatur dan pH air lindi, air permukaan, serta air tanah berada dalam rentang normal, namun konsentrasi nitrat dan timbal (Pb) berada pada level tinggi
UPBUPB Secara keseluruhan, semua perlakuan mampu meningkatkan kadar abu daun kelor. Penelitian ini menunjukkan pengaruh metode pengolahan terhadap kandungan kadarSecara keseluruhan, semua perlakuan mampu meningkatkan kadar abu daun kelor. Penelitian ini menunjukkan pengaruh metode pengolahan terhadap kandungan kadar
UIGMUIGM Tanaman inang nektar adalah 8 famili tanaman yang terdiri dari Achantaceae, Asteraceae, Loganiaceae, Malvaceae, Oxalidaceae, Passifloraceae, Rubiaceae,Tanaman inang nektar adalah 8 famili tanaman yang terdiri dari Achantaceae, Asteraceae, Loganiaceae, Malvaceae, Oxalidaceae, Passifloraceae, Rubiaceae,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Namun, terdapat tantangan hukum tertentu terkait pengawasan dan pengendalian penjual jalanan. Penelitian ini menyelidiki perspektif dan pengalaman penjualNamun, terdapat tantangan hukum tertentu terkait pengawasan dan pengendalian penjual jalanan. Penelitian ini menyelidiki perspektif dan pengalaman penjual