JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika KimiaThis study aims to analyze students conceptions of reaction rate topics using the three-tier multi-representation test. Based on the characteristics of reaction rates concepts that involve the understanding of multiple representations, it is essential to analyze student conceptions that include multiple representations, namely macroscopic, microscopic, and symbolic. A three-tier diagnostic test can be done to assess students conceptions, with the questions given in the first tier presented with macroscopic, microscopic, or symbolic representations according to the characteristics of the concept in question. This research uses a descriptive quantitative method conducted at Madrasah Aliyah Negeri 2 in Palu City, Central Sulawesi. The subjects of this study were 50 students consisting of 28 female students and 22 male students. It was determined by random sampling technique. Instrumentation used a three-tier representation test with 15 multiple-choice questions. Validation of instruments showed that the questions were feasible and fell into the high category. The findings reveal that only 29 % of students know the concept, categorized as low. Additionally, 40 % of students were identified as having misconceptions, placing them within the medium category, while 31 % of students exhibited not knowing the concept, also classified in the medium category. Symbolic representation emerged as the most challenging representation for students, with 35 % failing to comprehend it, categorized as medium. Furthermore, among students with misconceptions, symbolic and macroscopic representations were the most problematic, collectively accounting for 34 %, also classified as medium. These results underscore the need for targeted instructional strategies to address specific areas of difficulty and improve overall conceptual understanding.
The study revealed that students understanding of reaction rate material is relatively low, with only 29% demonstrating a solid grasp of the concepts.A significant portion of students, 40%, exhibited misconceptions, indicating a need for targeted intervention.Furthermore, symbolic representation proved to be the most challenging for students, highlighting a gap in their ability to connect abstract symbols with concrete chemical phenomena.These findings emphasize the importance of employing instructional strategies that specifically address areas of difficulty and enhance students overall conceptual understanding of reaction rates.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang secara khusus menargetkan representasi simbolik dalam materi laju reaksi, dengan menggunakan analogi atau visualisasi yang lebih konkret untuk membantu siswa menjembatani kesenjangan antara simbol dan konsep. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pembelajaran, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kolaboratif, dalam mengatasi miskonsepsi siswa tentang laju reaksi dan representasi multi-level. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam akar penyebab miskonsepsi siswa, dengan mewawancarai siswa dan guru untuk memahami bagaimana mereka menginterpretasikan konsep-konsep kunci dan mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan pemahaman siswa tentang laju reaksi dan representasi multi-level, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan.
| File size | 462.86 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSIUINSI Subjek penelitian terdiri dari 15 anak Kelompok B di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi sebesarSubjek penelitian terdiri dari 15 anak Kelompok B di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi sebesar
FOURIERFOURIER Indikator kolaborasi meliputi produktivitas, partisipasi aktif, penghargaan terhadap pendapat kelompok, fleksibilitas, dan tanggung jawab, sementara indikatorIndikator kolaborasi meliputi produktivitas, partisipasi aktif, penghargaan terhadap pendapat kelompok, fleksibilitas, dan tanggung jawab, sementara indikator
UM SURABAYAUM SURABAYA 0, yang membawa tantangan serta peluang baru. Perubahan ini menuntut peningkatan kompetensi dan keterampilan berkelanjutan bagi para pekerja agar mampu0, yang membawa tantangan serta peluang baru. Perubahan ini menuntut peningkatan kompetensi dan keterampilan berkelanjutan bagi para pekerja agar mampu
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Sampel yang digunakan berasal dari Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam sitrat pada belimbingSampel yang digunakan berasal dari Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam sitrat pada belimbing
UNIRAYAUNIRAYA Pengumpulan data dilakukan yakni bahan primer dan bahan sekunder yang diperoleh melalui bahan Pustaka yang digunakan yaitu analisis data dan bersifat deskriptifPengumpulan data dilakukan yakni bahan primer dan bahan sekunder yang diperoleh melalui bahan Pustaka yang digunakan yaitu analisis data dan bersifat deskriptif
UNIRAYAUNIRAYA Teknik pengumpulan data adalah teknik angket, dokumen-dokumen seperti buku, jurnal dan foto. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresiTeknik pengumpulan data adalah teknik angket, dokumen-dokumen seperti buku, jurnal dan foto. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi
UINSIUINSI Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari prasiklus dan siklus I di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda dengan subjekPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari prasiklus dan siklus I di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda dengan subjek
UNMUNM Go-food adalah fitur layanan yang disediakan dalam aplikasi Go-jek yang melayani jasa pengiriman makanan. Go-food hadir sebagai solusi bagi masyarakatGo-food adalah fitur layanan yang disediakan dalam aplikasi Go-jek yang melayani jasa pengiriman makanan. Go-food hadir sebagai solusi bagi masyarakat
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian ini adalah penelitian sosiologis atau empiris (penelitian lapangan). Populasi dan sampel penelitian adalah orang tua angkat dan anak angkat.Jenis penelitian ini adalah penelitian sosiologis atau empiris (penelitian lapangan). Populasi dan sampel penelitian adalah orang tua angkat dan anak angkat.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Buah karamunting dimaserasi dengan tiga pelarut (n-heksana, etil asetat, dan etanol) selama 24 jam. Ekstrak buah karamunting dievaluasi sebagai indikatorBuah karamunting dimaserasi dengan tiga pelarut (n-heksana, etil asetat, dan etanol) selama 24 jam. Ekstrak buah karamunting dievaluasi sebagai indikator
STIKESEUBSTIKESEUB Pendidikan kesehatan yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak tentang pentingnya memilih jajanan yang sehat dan bergizi, sehinggaPendidikan kesehatan yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak tentang pentingnya memilih jajanan yang sehat dan bergizi, sehingga
UNIRAYAUNIRAYA Pada putusan tersebut, pelaku dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun karena melanggar Pasal 351 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jenis penelitianPada putusan tersebut, pelaku dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun karena melanggar Pasal 351 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jenis penelitian