PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING
Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational ResearchPeradaban Journal of Interdisciplinary Educational ResearchThis study examines the role of multicultural-informed Islamic education in addressing the challenges of majority authoritarianism within plural societies, particularly in the Indonesian context. Majority authoritarianism refers to the tendency of dominant religious interpretations to shape educational narratives and institutional practices in ways that marginalize alternative perspectives and limit recognition of diversity. Employing a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research analyzes scholarly works, policy documents, and theoretical discussions related to Islamic education, multiculturalism, and democratic values. The analysis focuses on three main themes: the manifestation of majority authoritarianism in Islamic education, the conceptual foundations of multicultural-based Islamic education, and the development of multicultural education policies in Indonesia. The findings indicate that multicultural-informed Islamic education provides a critical pedagogical framework capable of challenging exclusivist religious narratives and promoting inclusive learning environments. By integrating principles of justice, dialogue, and respect for diversity, Islamic education can function as a transformative space that cultivates democratic awareness and social responsibility. The study also highlights that although Indonesia has adopted policies promoting religious moderation and multicultural education, significant challenges remain in translating these policies into classroom practices. This article contributes theoretically by introducing majority authoritarianism as an analytical lens in Islamic education studies and practically by emphasizing the importance of strengthening multicultural-based pedagogical approaches to enhance democratic resilience in plural societies.
The study concludes that majority authoritarianism poses a significant challenge to Islamic education in plural societies like Indonesia.Multicultural-informed Islamic education offers a crucial framework for addressing this challenge by integrating values of justice, equality, and dialogue into the learning process.Ultimately, strengthening multicultural Islamic education is essential for fostering democratic resilience and inclusive societies.
Based on the findings, future research should explore how Islamic educational institutions can actively promote critical thinking and challenge dominant religious narratives through curriculum reform and pedagogical innovation. Furthermore, studies are needed to investigate the effectiveness of teacher training programs in equipping educators with the skills to facilitate inclusive and dialogical learning environments. Finally, research should examine the role of community engagement and interfaith dialogue in fostering social cohesion and strengthening democratic values within the broader context of Islamic education in Indonesia. These investigations should consider the existing policies and practices, and aim to provide practical recommendations for enhancing the transformative potential of Islamic education in promoting a more just and equitable society, contributing to a deeper understanding of how to navigate the complexities of religious diversity and democratic principles within the Indonesian context.
- Multicultural Islamic Education and the Challenge of Majority Authoritarianism in Indonesia | Peradaban... doi.org/10.59001/pjier.v4i1.804Multicultural Islamic Education and the Challenge of Majority Authoritarianism in Indonesia Peradaban doi 10 59001 pjier v4i1 804
- Reconstructing Multicultural Islamic Education: A Qur’anic Framework for Inclusive Pedagogy | Suhuf:... doi.org/10.23917/suhuf.v37i1.10125Reconstructing Multicultural Islamic Education A QurAoanic Framework for Inclusive Pedagogy Suhuf doi 10 23917 suhuf v37i1 10125
- Model Pendidikan Islam Multikultural | Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies. model pendidikan islam... doi.org/10.56672/alwasathiyah.v3i2.430Model Pendidikan Islam Multikultural Al Wasathiyah Journal of Islamic Studies model pendidikan islam doi 10 56672 alwasathiyah v3i2 430
- Authoritarianism, Democracy, Islamic Movements and Contestations of Islamic Religious Ideas in Indonesia.... mdpi.com/2077-1444/12/8/641Authoritarianism Democracy Islamic Movements and Contestations of Islamic Religious Ideas in Indonesia mdpi 2077 1444 12 8 641
- Pendidikan Multikulturalisme dan Prospeknya di Indonesia | Syntax Idea. https library ipmi ac digilib... doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i8.2474Pendidikan Multikulturalisme dan Prospeknya di Indonesia Syntax Idea https library ipmi ac digilib doi 10 46799 syntax idea v5i8 2474
| File size | 547.64 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
AN NURAN NUR Pembiayaan pendidikan sangat dibutuhkan untuk kebutuhan operasional, dan gaji, kesejahteraan pegawai, peningkatan kegiatan proses belajar mengajar, pemeliharaanPembiayaan pendidikan sangat dibutuhkan untuk kebutuhan operasional, dan gaji, kesejahteraan pegawai, peningkatan kegiatan proses belajar mengajar, pemeliharaan
UTPUTP Pengabdian ini dilakukan di ruang Workshop kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Palembang pada tanggal 04 November 2023. Kegiatan ini dilakukan denganPengabdian ini dilakukan di ruang Workshop kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Palembang pada tanggal 04 November 2023. Kegiatan ini dilakukan dengan
UTPUTP Program sosialisasi penggunaan perangkat lunak Mendeley dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa Magister Manajemen UniversitasProgram sosialisasi penggunaan perangkat lunak Mendeley dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa Magister Manajemen Universitas
LP3MKILLP3MKIL 5 yang terdiri dari 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes pretes dan postes. Pretes kemampuan menulis latar belakang karya ilmiah menunjukkan bahwa5 yang terdiri dari 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes pretes dan postes. Pretes kemampuan menulis latar belakang karya ilmiah menunjukkan bahwa
LP3MKILLP3MKIL 1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas
UPUP Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 13 Mei 2024, yang bertempat di STIK Bina Husada Palembang, Jl. Kapt, Cek Syeh 28 Ilir Palembang. KegiatanKegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 13 Mei 2024, yang bertempat di STIK Bina Husada Palembang, Jl. Kapt, Cek Syeh 28 Ilir Palembang. Kegiatan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Al-Quran secara komprehensif menguraikan kelima aspek tersebut sebagai panduan hidup bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Integrasi nilai-nilaiAl-Quran secara komprehensif menguraikan kelima aspek tersebut sebagai panduan hidup bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Integrasi nilai-nilai
LP3MKILLP3MKIL Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t diperoleh thitung (2. 7088) > ttabel (1,7207) untuk taraf signifikan 5% dan thitung (2. 70878)Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t diperoleh thitung (2. 7088) > ttabel (1,7207) untuk taraf signifikan 5% dan thitung (2. 70878)
Useful /
UIGMUIGM Namun, masih ada kriteria infrastruktur fisik di Kotabaru yang perlu diperbaiki dan dilakukan peningkatan yaitu pada indikator ketersediaan ruang publikNamun, masih ada kriteria infrastruktur fisik di Kotabaru yang perlu diperbaiki dan dilakukan peningkatan yaitu pada indikator ketersediaan ruang publik
UIGMUIGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat pasar di Kota Palembang yang memenuhi kriteria pasar sehat dengan ambang batas ≥70%. Pasar 10 Ulu memilikiHasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat pasar di Kota Palembang yang memenuhi kriteria pasar sehat dengan ambang batas ≥70%. Pasar 10 Ulu memiliki
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO This research contributes to a deeper understanding of the importance of character education in shaping students with excellent character and providesThis research contributes to a deeper understanding of the importance of character education in shaping students with excellent character and provides
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Gaya berpikir konservatif dan tradisionalis mulai ditinggalkan di era Postmodern. Kecenderungan untuk mengkritik kemapanan, modernisme, dan tradisionalismeGaya berpikir konservatif dan tradisionalis mulai ditinggalkan di era Postmodern. Kecenderungan untuk mengkritik kemapanan, modernisme, dan tradisionalisme