UGMUGM
JCEFJCEFStruktur beton bertulang, meskipun kuat dan ekonomis, mungkin memerlukan penguatan karena peningkatan permintaan beban untuk fungsi ruangan yang ditingkatkan. Penguatan elemen balok beton bertulang dengan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) menawarkan peningkatan kekuatan lentur, ketahanan korosi, dan efisiensi biaya. Namun, penelitian yang mempertimbangkan dimensi full-scale dari balok yang diperkuat dengan GFRP masih terbatas. Oleh karena itu, lebih banyak penelitian tentang peningkatan kekuatan lentur balok beton bertulang dengan GFRP perlu dilakukan. Penelitian ini menyelidiki perilaku lentur balok full-scale beton bertulang yang diperkuat dengan GFRP yang diikat secara eksternal. Penelitian ini melibatkan pengujian lima spesimen balok, masing-masing dengan jumlah lapisan GFRP yang berbeda yang dilekatkan pada zona tarik terluar dari penampang. Pengujian lentur dilakukan menggunakan pengaturan bending empat titik dengan skema loading-unloading untuk menangkap perilaku elastoplastik spesimen, mempertimbangkan pemulihan selama unloading. Parameter yang dianalisis termasuk kekakuan, kekuatan yield, kekuatan debonding, kekuatan ultimate, dan ductility. Selain itu, kekuatan lentur diprediksi melalui perhitungan analitis berdasarkan metode bagian serat, sedangkan kekuatan geser diperkirakan mengikuti kode ACI 318M-14. Hasil eksperimental menunjukkan bahwa penguatan GFRP secara signifikan meningkatkan kekakuan dan kekuatan lentur pertama balok beton bertulang sebagai proporsi jumlah lapisan selama keadaan pra-debonding. Meskipun terjadinya debonding menyebabkan penurunan sementara peran GFRP pada 0,67% hingga 0,93% perbandingan pergeseran-span, hal ini mengurangi perlawanan lentur secara sementara. Kemudian, balok yang diperkuat dengan dua hingga empat lapisan GFRP masih menunjukkan peningkatan kekuatan ultimate lentur kedua dalam kisaran 14,35% hingga 39,22%. Selain itu, penguatan GFRP umumnya mempertahankan ductility balok pada kekuatan ultimate lentur kedua karena aksi catenary dari GFRP yang terlepas di zona engsel plastik. Dengan demikian, penambahan GFRP untuk penguatan balok beton bertulang dapat efektif dalam kasus momen bengkok positif untuk meningkatkan kekakuan, kekuatan, dan ductility.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.Menambahkan lapisan GFRP meningkatkan kekakuan lentur elastis dari balok beton bertulang yang diperkuat, meningkatkan resistensi terhadap deformasi sebelum retak.Penggunaan lapisan GFRP meningkatkan kekuatan yield balok secara signifikan.Kekuatan yield meningkat sebesar 50% BL1, 100% BL2, 108,41% BL3, dan 144,86% BL4 dibandingkan dengan balok yang tidak diperkuat.Balok dengan dua hingga empat lapisan GFRP masih menunjukkan peningkatan kekuatan ultimate lentur kedua, berkisar dari 14,35% hingga 39,22%, dibandingkan dengan balok yang tidak diperkuat.Penerapan penguatan GFRP umumnya berkontribusi pada pemeliharaan kinerja ductility balok pada tahap kekuatan ultimate lentur kedua.Semua spesimen balok yang diperkuat dengan GFRP menunjukkan debonding, dengan variasi pergeseran dan pengurangan beban yang sesuai.Namun, sebagian besar spesimen mempertahankan kemampuan untuk menahan beban tambahan setelah titik debonding.Meskipun debonding terjadi di dekat tengah span, GFRP tetap terpasang secara efektif di luar sepertiga tengah span, memungkinkan untuk terus memberikan perlawanan tegangan sebagai aksi catenary.Akibatnya, dua tahap puncak beban ultimate diamati sebelum dan setelah onset debonding GFRP.Model analitis yang digunakan untuk memperkirakan beban ultimate lentur cenderung sedikit melebihi hasil eksperimental, terutama untuk balok yang diperkuat dengan dua atau lebih lapisan GFRP.Kesenjangan ini muncul karena perhitungan teoritis tidak mempertimbangkan debonding antara GFRP dan permukaan beton dari balok beton bertulang, yang menyebabkan overestimasi beban ultimate lentur dibandingkan dengan hasil eksperimental.
Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan model analitis yang lebih akurat yang mempertimbangkan debonding antara GFRP dan permukaan beton dari balok beton bertulang untuk memperkirakan beban ultimate lentur dengan lebih baik.. . 2. Meneliti efek penggunaan lebih dari empat lapisan GFRP pada perilaku balok beton bertulang, terutama dalam hal kekuatan dan ductility. Ini akan membantu menentukan jumlah optimal lapisan GFRP untuk mencapai keseimbangan antara peningkatan kekuatan dan pemeliharaan ductility.. . 3. Menganalisis perilaku balok beton bertulang yang diperkuat dengan GFRP di bawah beban siklik untuk memahami perilaku mereka dalam kondisi gempa bumi. Penelitian ini dapat mencakup simulasi numerik dan eksperimen untuk mengeksplorasi kemampuan balok yang diperkuat untuk menahan beban siklik dan mempertahankan ductility.
- The Analysis of Beam-Column Joint Reinforced with Cross Bars according to SK SNI T-15-1991-03 on Cyclic... doi.org/10.22146/jcef.3601The Analysis of Beam Column Joint Reinforced with Cross Bars according to SK SNI T 15 1991 03 on Cyclic doi 10 22146 jcef 3601
- Seismic design considerations of the properties of New Zealand manufactured steel reinforcing bars |... bulletin.nzsee.org.nz/article/view/836Seismic design considerations of the properties of New Zealand manufactured steel reinforcing bars bulletin nzsee nz article view 836
- Finite element simulation of RC beams under flexure strengthened with different layouts of externally... doi.org/10.7764/RDLC.17.2.383Finite element simulation of RC beams under flexure strengthened with different layouts of externally doi 10 7764 RDLC 17 2 383
| File size | 7.82 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Evolusi politik hukum nasional Indonesia telah melalui perjalanan panjang dari masa kolonial hingga era pasca Orde Baru, dipengaruhi oleh konteks sosial-politikEvolusi politik hukum nasional Indonesia telah melalui perjalanan panjang dari masa kolonial hingga era pasca Orde Baru, dipengaruhi oleh konteks sosial-politik
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Dengan demikian, karakter hukum keluarga Indonesia dapat dikatakan bersifat dualistis—responsif dalam proses pembentukan, tetapi konservatif dalam implementasiDengan demikian, karakter hukum keluarga Indonesia dapat dikatakan bersifat dualistis—responsif dalam proses pembentukan, tetapi konservatif dalam implementasi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Perdebatan ini tidak hanya menyangkut persoalan doktrin, tetapi juga implikasi soteriologis dan eksistensial bagi iman Kristen. Kemenangan Athanasius menegaskanPerdebatan ini tidak hanya menyangkut persoalan doktrin, tetapi juga implikasi soteriologis dan eksistensial bagi iman Kristen. Kemenangan Athanasius menegaskan
MKRIMKRI Penelitian ini menelaah bagaimana netralitas presiden dipahami dari perspektif Konstitusi dan nilai‑nilai etik, dengan menggunakan pendekatan yuridisPenelitian ini menelaah bagaimana netralitas presiden dipahami dari perspektif Konstitusi dan nilai‑nilai etik, dengan menggunakan pendekatan yuridis
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga yang diberikan kepada lansia yang mengalami depresi di Dusun Cimpling, DesaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga yang diberikan kepada lansia yang mengalami depresi di Dusun Cimpling, Desa
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SIMRS-RME menggunakan metode HOT-FIT yang meliputi aspek Human, Organization, Technology, dan Net-Benefit.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SIMRS-RME menggunakan metode HOT-FIT yang meliputi aspek Human, Organization, Technology, dan Net-Benefit.
UNIMUNIM Prespektif pertumbuhan dan pembelajaran mendapatkan skor sebesar 4,0783 dari 4 indikator kinerja. Prespektif keuangan memiliki besaran skor 3,0199 dariPrespektif pertumbuhan dan pembelajaran mendapatkan skor sebesar 4,0783 dari 4 indikator kinerja. Prespektif keuangan memiliki besaran skor 3,0199 dari
UNIMUNIM Oleh sebab itu penting bagi perusahaan mengadakan pengendalian persediaan yang nantinya akan mempengaruhi efisiensi biaya persediaan. Jenis penelitianOleh sebab itu penting bagi perusahaan mengadakan pengendalian persediaan yang nantinya akan mempengaruhi efisiensi biaya persediaan. Jenis penelitian
Useful /
UGMUGM The buckling mode shape also was also compared with the mode shape of modal analysis. This research also evaluated the effect of seismic load on the overallThe buckling mode shape also was also compared with the mode shape of modal analysis. This research also evaluated the effect of seismic load on the overall
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play a strategic role in fostering employment, economic growth, and community welfare. However, many MSMEsMicro, small, and medium enterprises (MSMEs) play a strategic role in fostering employment, economic growth, and community welfare. However, many MSMEs
JOURNALWEBJOURNALWEB Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pembiayaan sektor UMKM di perbankan syariah serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap realisasinya.Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pembiayaan sektor UMKM di perbankan syariah serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap realisasinya.
ITSNULAMPUNGITSNULAMPUNG Pendampingan PKM berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dalam pengelolaan pemasaran digital, sehingga seluruh UMKM memiliki akun, frekuensi unggahan lebihPendampingan PKM berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dalam pengelolaan pemasaran digital, sehingga seluruh UMKM memiliki akun, frekuensi unggahan lebih