RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM

International Journal of Research in Community ServicesInternational Journal of Research in Community Services

Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah (1) Memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa tentang cara memanfaatkan teknologi tepat guna dalam kehidupan sehari-hari. (2) Memberikan bimbingan dalam melengkapi pemanfaatan teknologi tepat guna sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat desa dengan benar dan tepat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan bimbingan tentang cara menerapkan dan melengkapi alat-alat yang akan digunakan di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional. (1) Pada awal kegiatan, memberikan pengetahuan dasar dan konsep tentang materi cara membuat alat-alat yang akan digunakan. (2) Memberikan pelatihan dan contoh dalam melengkapi suatu kegiatan tentang teknologi tepat guna yang akan digunakan. (3) Tahap akhir, masyarakat diminta untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar dan tepat, sehingga dari kegiatan pengabdian masyarakat ini masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kepentingan bersama, yaitu dalam budidaya jamur tiram.

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknologi tepat guna dalam pembuatan mesin penghancur kayu untuk budidaya jamur tiram di Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi media jamur.Melalui pendekatan partisipatif, peserta mampu memahami prinsip kerja dan cara merakit mesin secara langsung serta menerapkannya dalam kegiatan budidaya sehari-hari.Teknologi penghancur kayu ini terbukti mempercepat proses penghancuran bahan, menghasilkan serbuk yang lebih seragam, dan mengurangi ketergantungan pada proses manual yang memakan waktu dan tenaga.Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, membuka wawasan baru dalam inovasi alat produksi, serta membangkitkan semangat gotong royong dan kemandirian.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai jenis desain mesin penghancur kayu yang disesuaikan dengan karakteristik bahan baku dan skala produksi jamur tiram di berbagai wilayah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa teknologi yang diterapkan benar-benar optimal dan sesuai dengan kebutuhan petani jamur. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan bagi petani jamur yang memanfaatkan teknologi mesin penghancur kayu, termasuk aspek pemasaran, pengelolaan keuangan, dan akses permodalan. Dengan demikian, teknologi tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi integrasi teknologi mesin penghancur kayu dengan sistem pengelolaan limbah pertanian, misalnya dengan memanfaatkan serbuk kayu sebagai bahan baku kompos atau media tanam lainnya. Integrasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi produk pertanian dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Read online
File size243.5 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test