IAIHPANCORIAIHPANCOR

AFADA: Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mempertahankan kearifan lokal Pakaian adat, yang merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan ekonomi yang signifikan. Peneliti menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Suku Kui, Kecamatan Alor Barat Daya. Informan dalam penelitian ini adalah kepala adat Suku Kui. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ada beberapa alasan mengapa kearifan lokal yang ada di Suku Kui Perlu di pertahankan, yaitu: (1) Sejarah: kulit kayu menjadi tenunan kain sarung (2) Religius/Kepercayaan: kepercayaan terhadap leluhur atau arwah nenek moyang (3) Budaya: cerminan jati diri masyarakat Kui. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pakaian adat merupakan bagian integral dari identitas budaya Indonesia yang kaya dan beragam. Meskipun menghadapi berbagai tantangan di era modern.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa objek kebudayaan lokal merupakan bentuk realisasi kearifan lokal yang terjaga di Suku Kui, berpotensi mengembangkan wisata budaya.Objek-objek kearifan lokal tersebut meliputi sejarah penggunaan kulit kayu, kepercayaan terhadap leluhur, dan representasi jati diri masyarakat.Dengan demikian, pelestarian budaya ini menjadi penting untuk mendukung keberagaman budaya Indonesia.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih mendalam mengenai dampak digitalisasi terhadap perubahan makna dan fungsi pakaian adat Suku Kui, termasuk bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan dan melestarikan budaya ini. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi pelestarian pakaian adat di Suku Kui dengan suku-suku lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. Ketiga, penelitian tentang potensi ekonomi dari pakaian adat Suku Kui, seperti pengembangan produk turunan atau peningkatan kualitas produksi tenun, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian kearifan lokal di era digital, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Suku Kui melalui pemanfaatan potensi budaya yang dimiliki.

Read online
File size417.01 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test