EDUPEDEDUPED
Journal of Research in Science and Mathematics EducationJournal of Research in Science and Mathematics EducationTujuan: Penelitian ini mengeksplorasi tantangan yang dipersepsikan oleh pendidik sains dalam mengimplementasikan Sistem Tutoring Cerdas (ITS) dalam praktik pedagogis di universitas negeri di Kogi State, Nigeria. Metodologi: Penelitian menggunakan pendekatan eksploratif dengan data dari 52 pendidik sains di empat universitas negeri. Populasi dianggap terkendali sehingga tidak dilakukan sampling. Desain penelitian survei deskriptif digunakan. Kuesioner online berbasis Google Form dengan judul Challenges of Implementing Intelligent Tutoring System Questionnaire (CIITSQ) digunakan untuk pengumpulan data. CIITSQ diuji coba dan menghasilkan nilai reliabilitas 0,88 menggunakan Cronbachs alpha. Kuesioner terdiri dari 22 butir. Dua pertanyaan penelitian dan dua hipotesis nol mengarahkan penelitian. Pertanyaan penelitian dijawab menggunakan skor mean dan simpangan baku, sedangkan hipotesis nol diuji menggunakan statistik uji-t. Temuan: Penelitian menemukan bahwa kurangnya infrastruktur teknologi, kendala finansial, kurangnya tenaga terampil dan pelatihan, serta kekhawatiran etis dan sosial merupakan hambatan utama dalam implementasi efektif ITS dalam praktik pedagogis. Penelitian juga menunjukkan bahwa langkah-langkah untuk mengatasi tantangan implementasi ITS memerlukan pendekatan multifaset, yang mencakup pelatihan pendidik, investasi pada infrastruktur teknologi, pengembangan kurikulum, dukungan institusional, serta penanganan terhadap kekhawatiran sikap dan etika. Signifikansi: Temuan menunjukkan bahwa untuk memanfaatkan manfaat ITS dalam praktik pedagogis secara sukses, diperlukan pendekatan yang seimbang, menekankan investasi strategis pada infrastruktur AI-ITS dan TIK lainnya yang tangguh, program pelatihan komprehensif bagi pendidik, serta pengembangan panduan etis dan kerangka regulasi yang disesuaikan dengan konteks lokal.
Implementasi Sistem Tutoring Cerdas berbasis AI menghadirkan tantangan seperti biaya tinggi, kekhawatiran etis terkait privasi data dan bias algoritmik, masalah teknis seperti kompatibilitas sistem dan kebutuhan pembaruan berkelanjutan, serta keterbatasan pedagogis seperti berkurangnya interaksi manusia dan risiko ketergantungan berlebihan pada sistem.Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa ITS harus melengkapi peran pendidik, bukan menggantikannya, serta memerlukan fokus pada pengembangan profesional yang komprehensif, desain etis, inklusivitas, dan pemeliharaan berkelanjutan agar dapat berhasil diintegrasikan dalam praktik pedagogis di universitas negeri di Kogi State, Nigeria.Pemerintah, pimpinan universitas, dan pemangku kepentingan pendidikan perlu berinvestasi dalam infrastruktur, pelatihan, dan kebijakan yang jelas agar implementasi ITS berjalan efektif dan adil.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas model pelatihan hybrid (daring dan tatap muka) bagi pendidik sains dalam menguasai sistem tutoring cerdas, untuk mengetahui kombinasi metode pelatihan mana yang paling meningkatkan kompetensi teknis dan pedagogis di konteks universitas negeri Nigeria. Kedua, penting dilakukan studi tentang pengembangan kerangka lokal untuk evaluasi etis implementasi AI dalam pendidikan, khususnya dalam mendeteksi dan mengurangi bias algoritmik berdasarkan latar belakang sosial ekonomi dan gender siswa di lingkungan pembelajaran yang beragam. Ketiga, perlu dikaji secara empiris bagaimana model hibrida yang menggabungkan ITS dengan pembelajaran tatap muka dapat dirancang agar tetap menjaga kualitas interaksi manusia dan pengembangan keterampilan berpikir kritis, serta sejauh mana model ini dapat mengurangi kesenjangan digital di kalangan mahasiswa dari latar belakang berbeda. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan kini dengan memberi panduan konkret untuk pelatihan, regulasi, dan desain pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam penerapan teknologi pendidikan berbasis AI.
- Implementation of Educational Technology in Thailand: A Comprehensive Study on Its Impact and Challenges... ij.lafadzpublishing.com/index.php/IJEDL/article/view/265Implementation of Educational Technology in Thailand A Comprehensive Study on Its Impact and Challenges ij lafadzpublishing index php IJEDL article view 265
- 0. perceived benefits challenges leveraging artificial intelligence transforming science education public... doi.org/10.12973/ejmse.6.4.2230 perceived benefits challenges leveraging artificial intelligence transforming science education public doi 10 12973 ejmse 6 4 223
- Challenges Faced by Teachers When Integrating Technology in the Teaching of Virtual Courses in a Higher... doi.org/10.20849/jed.v9i2.1503Challenges Faced by Teachers When Integrating Technology in the Teaching of Virtual Courses in a Higher doi 10 20849 jed v9i2 1503
| File size | 364.39 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPEDEDUPED Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah perempuan (95,8%), berusia 17-25 tahun (33,9%), berprofesi ibu rumah tangga (41,8%), memilikiHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah perempuan (95,8%), berusia 17-25 tahun (33,9%), berprofesi ibu rumah tangga (41,8%), memiliki
EDUPEDEDUPED Hal ini ditunjukkan oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,431 (kategori sedang), lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 0,176 (kategori rendah).Hal ini ditunjukkan oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,431 (kategori sedang), lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 0,176 (kategori rendah).
EDUPEDEDUPED Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan baik dalam minat membaca maupun hasil belajar dibandingkan denganHasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan baik dalam minat membaca maupun hasil belajar dibandingkan dengan
JURNALTSMJURNALTSM Kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, financial leverage, ukuran perusahaan, dewan komisaris independen, dan dewan direksi tidak berpengaruhKepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, financial leverage, ukuran perusahaan, dewan komisaris independen, dan dewan direksi tidak berpengaruh
EDUPEDEDUPED Tidak hanya budaya mereka sendiri tetapi juga budaya lain di seluruh dunia tanpa harus pergi ke tempat budaya tersebut. Hal ini sejalan dengan istilahTidak hanya budaya mereka sendiri tetapi juga budaya lain di seluruh dunia tanpa harus pergi ke tempat budaya tersebut. Hal ini sejalan dengan istilah
EDUPEDEDUPED Item harus direvisi jika nilai diskriminasi berada di antara 0,20 ≤ ρbis ≤ 0,29, meskipun nilai tingkat kesulitan berada di antara 0,30 - 0,70. ItemItem harus direvisi jika nilai diskriminasi berada di antara 0,20 ≤ ρbis ≤ 0,29, meskipun nilai tingkat kesulitan berada di antara 0,30 - 0,70. Item
EDUPEDEDUPED Perawat di RS Ernaldi Bahar memiliki tingkat GAT dalam kategori kurang teknik penerapan GAT pada pasien halusinasi. Sehingga perlu dilakukan penyempurnaanPerawat di RS Ernaldi Bahar memiliki tingkat GAT dalam kategori kurang teknik penerapan GAT pada pasien halusinasi. Sehingga perlu dilakukan penyempurnaan
EDUPEDEDUPED Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu dapat memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir sesuai dengan manajemen kebidanan. Metode: Penelitian ini menggunakanTujuan: Tujuan penelitian ini yaitu dapat memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir sesuai dengan manajemen kebidanan. Metode: Penelitian ini menggunakan
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Metodologi ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh dari 18 responden melalui observasi dan kuesioner.Metodologi ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh dari 18 responden melalui observasi dan kuesioner.
ABULYATAMAABULYATAMA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kepatuhan dalam pemenuhan imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-11 bulan diBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kepatuhan dalam pemenuhan imunisasi dasar lengkap pada bayi 0-11 bulan di
UPNYKUPNYK Data collection was carried out through distributing questionnaires face to face and through Google Forms which were distributed to 96 fashion MSMEs inData collection was carried out through distributing questionnaires face to face and through Google Forms which were distributed to 96 fashion MSMEs in
JURNALTSMJURNALTSM Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan TobinsQ. Hasil empiris dari penelitian ini menunjukkan variabel inpenden kebijakan utang dan returnNilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan TobinsQ. Hasil empiris dari penelitian ini menunjukkan variabel inpenden kebijakan utang dan return