LENTERADUALENTERADUA

JNANALOKAJNANALOKA

Indonesia menjadi negara kelima terbesar pengguna Twitter dengan 19,5 juta pengguna. Perkembangan teknologi informasi menjadikan Twitter sebagai sumber informasi berdasarkan sentimen, tren, dan penggunaan hashtag. Pengguna Twitter memanfaatkan platform ini sebagai forum kampanye terbuka oleh calon walikota Medan dan relawan, sehingga menarik respons dari netizen yang mencerminkan sentimen positif dan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tweet mengenai sentimen netizen terhadap Pilkada Kota Medan 2020. Opini dari pengguna Twitter dapat dijadikan masukan kritis dan saran bagi calon kepala daerah. Oleh karena itu, diperlukan analisis sentimen untuk mengklasifikasikan opini yang masih tersebar acak. Klasifikasi dilakukan menggunakan metode Naïve Bayes yang dikombinasikan dengan ekstraksi fitur TF-IDF. Uji validitas dilakukan dengan matriks konfusi. Hasil penelitian menunjukkan akurasi sebesar 76,00% dalam mengklasifikasikan sentimen secara otomatis.

Klasifikasi sentimen dapat dilakukan menggunakan metode Naïve Bayes dengan hasil yang dipengaruhi oleh pemrosesan teks.Akurasi sebesar 65% menunjukkan masih adanya ruang perbaikan, terutama dalam mengurangi false negatif.Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan mengurangi kesalahan klasifikasi.

Pertama, peneliti dapat mengembangkan studi komparatif antara metode Naïve Bayes dengan algoritma lain seperti Support Vector Machine atau pendekatan berbasis deep learning seperti LSTM atau BERT untuk mengevaluasi peningkatan akurasi dalam klasifikasi sentimen pada konteks Pilkada di kota besar lainnya. Kedua, perlu dilakukan penelitian yang menggabungkan analisis sentimen dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi isu-isu spesifik yang paling memengaruhi persepsi publik terhadap calon kepala daerah, seperti kebijakan ekonomi, lingkungan, atau pendidikan, agar pemahaman terhadap opini publik lebih mendalam. Ketiga, ide penelitian lebih lanjut bisa mengeksplorasi pengaruh waktu dan intensitas kampanye digital terhadap dinamika sentimen publik selama periode Pilkada, dengan mengumpulkan data secara longitudinal untuk melihat pola perubahan opini masyarakat sebelum dan sesudah momen tertentu seperti debat publik atau isu kontroversial.

Read online
File size1.07 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test