IWIIWI

jurnal widyaiswara indonesiajurnal widyaiswara indonesia

Tujuan dari penelitian ini: 1) mengeksplorasi dan memaparkan implikasi dari kompetensi lulusan pelatihan PIM IV terhadap kinerja, 2) menganalisis dan menjelaskan dampak kompetensi lulusan pelatihan PIM IV terhadap motivasi kerja, 3) mengevaluasi dan menjelaskan efek motivasi kerja terhadap kinerja lulusan pelatihan PIM IV, dan 4) menganalisis serta menjelaskan secara bersamaan pengaruh kompetensi dan motivasi kerja terhadap kinerja lulusan pelatihan PIM IV dalam konteks organisasi pemerintahan. Metode penelitian ini melibatkan survei dengan populasi sebanyak 99 individu, dengan menggunakan metode convenience sampling untuk sampel penelitian sebanyak 92 orang. Temuan dari penelitian ini menyatakan kompetensi memiliki efek positif terhadap performa, dan juga memiliki imbas efektif pada motivasi kerja. Selain itu, motivasi kerja juga memiliki efek positif terhadap performa dan kompetensi. Rekomendasi dari penelitian ini kiranya bisa memberikan kontribusi bagi manajer - manajer dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kinerja ASN di masa mendatang.

Kompetensi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja alumni diklat PIM IV, di mana peningkatan kompetensi melalui pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku mendukung peningkatan kinerja.Kompetensi juga berdampak positif terhadap motivasi kerja, menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan semangat kerja peserta.Selain itu, motivasi kerja secara terpisah maupun bersama-sama dengan kompetensi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja lulusan diklat.

Pertama, perlu diteliti bagaimana komitmen kerja memengaruhi kinerja ASN setelah mengikuti diklat kepemimpinan, terutama dalam konteks organisasi pemerintahan daerah, untuk melihat apakah peningkatan kompetensi dan motivasi juga membentuk rasa tanggung jawab jangka panjang. Kedua, perlu dikaji perilaku kewargaan organisasi (OCB) peserta diklat, seperti kesediaan membantu rekan kerja atau inisiatif di luar tugas utama, untuk memahami dimensi non-formal dalam kontribusi kinerja pasca pelatihan. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara lulusan diklat kepemimpinan di instansi pemerintah dengan karyawan sektor swasta atau perguruan tinggi, guna mengidentifikasi faktor kontekstual yang memperkuat atau melemahkan pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja di berbagai lingkungan kerja. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan variabel yang lebih luas dan konteks yang lebih beragam. Dengan demikian, kebijakan pengembangan SDM dapat dirancang lebih holistik dan tepat sasaran, baik di sektor publik maupun privat. Fokus pada komitmen, perilaku sosial organisasi, dan perbandingan lintas sektor akan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang efektivitas diklat. Hasilnya dapat digunakan untuk menyempurnakan kurikulum pelatihan dan strategi pembinaan karier ASN. Pendekatan komparatif juga membuka ruang untuk adaptasi praktik terbaik dari sektor lain. Penelitian lanjutan tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan peningkatan kinerja secara berkelanjutan di era pemerintahan yang semakin kompleks.

  1. Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Yayasan Bina Insan Nusantara Barito... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalattadbir/article/view/2900Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Yayasan Bina Insan Nusantara Barito ojs uniska bjm ac index php jurnalattadbir article view 2900
  2. Pengaruh Perilaku Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Penanaman Modal dan... journal.unismuh.ac.id/index.php/kolaborasi/article/view/8441Pengaruh Perilaku Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Penanaman Modal dan journal unismuh ac index php kolaborasi article view 8441
Read online
File size263.41 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test