UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Kanker tiroid merupakan keganasan yang umum pada sistem endokrin. Salah satu tantangan saat ini adalah mengendalikan kekambuhan lokoregional. Hingga saat ini, karakteristik klinis dan hasil pemeriksaan histopatologis sebagai faktor prediktif yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi pasien yang memerlukan diseksi leher radikal profilaksis masih belum jelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara karakteristik klinis dan hasil histopatologis terhadap kejadian metastasis kelenjar getah bening leher regional. Penelitian ini merupakan studi potong lintang untuk menjelaskan hubungan antara karakteristik klinis dan hasil histopatologis dalam kejadian metastasis kelenjar getah bening leher regional. Selama periode penelitian dari Januari 2017 hingga Januari 2018, terdapat 74 pasien yang dimasukkan dalam analisis. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian metastasis limfatik adalah jenis kelamin, invasi limfovaskular, invasi kapsular, dan histopatologi karsinoma tiroid papiler.

Pasien dengan temuan invasi kapsular atau invasi limfovaskular dalam pemeriksaan histopatologis dianggap sebagai pasien dengan risiko tinggi terhadap metastasis kelenjar getah bening regional.Temuan ini menunjukkan perlunya pertimbangan terhadap intervensi bedah yang lebih agresif.Oleh karena itu, opsi pembedahan dengan diseksi leher radikal profilaksis direkomendasikan untuk pasien dengan faktor risiko tersebut.

Penelitian selanjutnya perlu mengevaluasi peran multifokalitas tumor terhadap kejadian metastasis kelenjar getah bening regional pada karsinoma tiroid papiler, mengingat bahwa dalam penelitian ini faktor tersebut belum dianalisis meskipun beberapa studi menyebutkan pengaruhnya. Selain itu, diperlukan studi prospektif dengan desain acak untuk menilai pengaruh lokasi tumor dan ekstensi ekstra tiroid terhadap prognosis jangka panjang pasien, guna mengatasi keterbatasan data retrospektif yang mungkin tidak lengkap. Penelitian lanjutan juga sebaiknya menguji ekspresi onkogen seperti BRAF, p53, dan VEGF secara sistematis untuk menentukan apakah penanda molekuler ini dapat menjadi prediktor tambahan yang andal dalam menentukan kebutuhan diseksi leher radikal, sehingga memberikan pendekatan yang lebih personal dan efektif dalam tata laksana kanker tiroid.

Read online
File size208.97 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test