USNSJUSNSJ

Journal of Biological Science and EducationJournal of Biological Science and Education

Keterbatasan pengelolaan sampah merupakan masalah serius di Indonesia, terutama di lingkungan pondok pesantren. Pengelolaan sampah secara umum telah dilakukan, namun belum secara aktif dipromosikan, dan kurangnya pengetahuan tentang meminimalkan dampak negatif sampah di lingkungan pondok pesantren meskipun sebelumnya telah menerima penyuluhan tentang literasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi ekologi dalam pengelolaan sampah. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen uji menggunakan pertanyaan esai, dan non-uji menggunakan observasi dan wawancara dengan guru dan kepala sekolah. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdaftar di salah satu pondok pesantren. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan literasi lingkungan pengelolaan sampah berada dalam kategori “sedang dengan skor 143. Hasil ini menunjukkan bahwa di antara sikap, perilaku, pengetahuan, dan keterampilan kognitif, pengetahuan biasanya adalah hal yang lebih cepat dipahami siswa. Proses pembelajaran ini secara bersamaan dapat membantu meningkatkan perilaku lingkungan positif dan kecerdasan emosional siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi lingkungan dalam pengelolaan sampah di kalangan siswa pondok pesantren secara keseluruhan berada dalam kategori sedang dengan skor 143.Hasil ini menunjukkan bahwa, di antara sikap, perilaku, pengetahuan, dan keterampilan kognitif, pengetahuan biasanya adalah hal yang lebih cepat dipahami siswa.Pembelajaran yang memperkenalkan siswa untuk belajar secara langsung dengan lingkungan atau belajar di luar kelas, mengamati masalah lingkungan dan perilaku yang dapat berdampak positif pada lingkungan dapat meningkatkan perilaku lingkungan siswa dan kecerdasan emosional mereka.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi lingkungan siswa, seperti peran guru, kurikulum, dan lingkungan sosial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip literasi lingkungan dan kecerdasan emosional untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku siswa terhadap isu-isu lingkungan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program-program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang melibatkan siswa dan komunitas lokal dalam upaya mengurangi dampak negatif sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong perilaku berkelanjutan di kalangan siswa dan masyarakat.

Read online
File size264.59 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test