UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar belakang: Studi sebelumnya menyimpulkan bahwa MVG merupakan parameter yang berhubungan perbaikan gejala pasca KMTP.. Tujuan: Evaluasi hubungan MVG terhadap perubahan kapasitas fungsional pasca KMTP.. Metode: Studi quasi experimental dilakukan terhadap 78 subjek. Pemeriksaan ekokardiografi dan treadmill Bruce termodifikasi dilakukan 1-2 hari sebelum dan 1-2 minggu setelah KMTP. Data sebelum dan setelah KMTP dianalisis untuk mencari hubungan variabel terhadap perbaikan kapasitas fungsional pasca KMTP.. Hasil: Rerata usia adalah 42 tahun, mayoritas perempuan, dan rerata IMT 22,27 kg/m2. Sebelum KMTP, 53% memiliki irama sinus dengan mayoritas memiliki fungsi ventrikel kiri yang baik dan ventrikal kanan yang baik. Sebesar 97% pasien datang dengan kelas NYHA II sebelum KMTP dan mengalami perbaikan signifikan kapasitas fungsional berupa perbaikan median lama latihan (241 ke 603 detik, p < 0,001) dan perbaikan median nilai VO2max estimasi (18,8 ke 32,8 mlO2/kg/menit, p<0,001). Dari uji korelasi, didapatkan variabel usia (r -0,23, adjusted R2=4,1%), pre-MVG (r 0,23, adjusted R2=4,2%), ∆ MVG (r 0,31, adjusted R2= 9,0%), dan pre-TR Vmax (r 0,3, adjusted R2=1,3%) berkorelasi terhadap perubahan kapasitas fungsional. Penurunan MVG > 50 % pasca KMTP (OR 2,89, p = 0,038) dan TR Vmax sebelum KMTP > 3,4 m/s (OR 3,42, p = 0,023) menjadi prediktor perbaikan kapasitas fungsional segera pasca KMTP.. Kesimpulan: Penurunan MVG lebih dari 50% pasca KMTP berhubungan dengan perbaikan kapasitas fungsional segera pasca KMTP.

Penurunan MVG lebih dari 50% pasca KMTP berhubungan dengan perbaikan kapasitas fungsional segera pasca KMTP.Penelitian ini mengindikasikan pentingnya menilai penurunan MVG sebagai indikator keberhasilan KMTP.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap perbaikan kapasitas fungsional pasca KMTP.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara perubahan ukuran atrium kiri dan perbaikan kapasitas fungsional pasca KMTP, mengingat peran atrium kiri dalam hemodinamika jantung. Kedua, studi prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak penurunan MVG terhadap kejadian klinis seperti perburukan gejala, kebutuhan intervensi ulang, dan mortalitas. Ketiga, penelitian yang membandingkan efektivitas KMTP pada pasien dengan MVG rendah dan tinggi dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang strategi penanganan yang optimal untuk subkelompok pasien yang berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang mekanisme perbaikan kapasitas fungsional pasca KMTP dan membantu mengoptimalkan perawatan pasien stenosis mitral.

Read online
File size458.2 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test