UCYUCY
Fortiori Law JournalFortiori Law JournalMediasi penal merupakan alternatif penyelesaian perkara pidana di luar jalur penal. Mediasi penal menyelesaikan perkara pidana dengan cara damai yang dapat dikatakan sebagai konsep yang menyatukan para korban dan pelaku tindak pidana dan dibantu oleh seorang mediator yang netral untuk menyelesaikan kasus-kasus pidana yang menyangkut para pihak. Dalam kasus perkara kasus tindak pidana lalu lintas sudah semestinya bisa diterapkan mediasi penal ini. Sistem ini dilahirkan akibat masalah yang timbul dari sistem peradilan pidana beserta pemidaaannya yang tidak melegakan dan menyembuhkan korban tindak pidana lalu lintas.
Penerapan mediasi penal dalam penyelesaian tindak pidana lalu lintas dibagi menjadi 4 kelas, yaitu.ringan, sedang, berat, dan lain-lain (kecelakaan dengan kerugian materiil saja).Hal ini sudah sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 15 Tahun 2013 tentang Cara Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas.Biasanya penerapan mediasi penal dalam penyelesaian tindak pidana lalu lintas dapat diterapkan pada perkara kecelakaan lalu lintas yang memiliki kelas ringan dan kerugian materiil saja.Sedangkan untuk kelas sedang dan berat yang sampai menimbulkan korban jiwa dapat diterapkan mediasi penal akan tetapi hal ini tidak dapat menggugurkan penuntutan terhadap pelaku, dan apabila terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak maka penyidik akan menerima surat pernyataan dari kedua belah pihak dan dilampirkan pada berkas perkara untuk bahan pertimbangan hakim dalam mengambil keputusan.
Untuk penyelesaian kasus tindak pidana lalu lintas dengan mediasi penal perlu dibuatnya payung hukum, agar terciptanya suatu kepastian hukum. Dan juga agar penegak hukum dapat melakukan tugasnya dengan landasan yang kuat. Diharapkan dalam penerapan mediasi penal untuk menyelesaikan kasus di luar pengadilan dapat dijadikan alternatif, dan juga dapat dijadikan sebagai pembaharuan sistem peradilan pidana di Indonesia mengingat kelebihan dari mediasi penal dalam menyelesaikan perkara pidana banyak dan juga dapat memberikan kepuasan pada pihak-pihak yang berperkara dan apabila dalam melakukan mediasi penal mencapai kesepakatan damai sudah tidak perlu lagi untuk melanjutkan perkara ke pengadilan.
| File size | 675.94 KB |
| Pages | 33 |
| DMCA | Report |
Related /
ITENASITENAS 382 kendaraan. Jejak karbon mencapai puncaknya pada hari Selasa sebesar 884,26 metrik ton, berbeda dengan nilai terendah pada hari Minggu sebesar 58,53382 kendaraan. Jejak karbon mencapai puncaknya pada hari Selasa sebesar 884,26 metrik ton, berbeda dengan nilai terendah pada hari Minggu sebesar 58,53
UCYUCY Sebagian besar orang tua belum pernah mendapatkan pelatihan atau materi literasi digital maupun soft skill secara sistematis. Hal ini menunjukkan adanyaSebagian besar orang tua belum pernah mendapatkan pelatihan atau materi literasi digital maupun soft skill secara sistematis. Hal ini menunjukkan adanya
UCYUCY Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara di KUA Gondomanan Yogyakarta dan menggali data dari bahan primer yang diperoleh di lapangan. Data sekunderPengumpulan data dilakukan dengan wawancara di KUA Gondomanan Yogyakarta dan menggali data dari bahan primer yang diperoleh di lapangan. Data sekunder
UCYUCY Dalam kasus merek dengan persamaan nama merek dan kelas barang/jasa tidak sejenis di Indonesia, belum terdapat pengaturan yang jelas karena Undang-UndangDalam kasus merek dengan persamaan nama merek dan kelas barang/jasa tidak sejenis di Indonesia, belum terdapat pengaturan yang jelas karena Undang-Undang
UADUAD Tofu liquid waste can be used as raw material for producing liquid organic fertilizer with additional material i. goat urine and rice washing water usingTofu liquid waste can be used as raw material for producing liquid organic fertilizer with additional material i. goat urine and rice washing water using
UNWIDHAUNWIDHA Pertanian tadah hujan yang hanya efektif dan produktif pada Musim Hujan 1 (MH1) menjadi tantangan bagi petani dan pemerhati infrastruktur pertanian untukPertanian tadah hujan yang hanya efektif dan produktif pada Musim Hujan 1 (MH1) menjadi tantangan bagi petani dan pemerhati infrastruktur pertanian untuk
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Hasil dari penelitian ini adalah Kepolisian diberikan otoritas melaksanakan tugas dan wewenangnya untuk dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri yangHasil dari penelitian ini adalah Kepolisian diberikan otoritas melaksanakan tugas dan wewenangnya untuk dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri yang
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Namun, proses peradilan yang rumit, lama, dan mahal menimbulkan pemikiran alternatif penyelesaian tindak pidana di luar pengadilan. Artikel ini membahasNamun, proses peradilan yang rumit, lama, dan mahal menimbulkan pemikiran alternatif penyelesaian tindak pidana di luar pengadilan. Artikel ini membahas
Useful /
UIADUIAD Ulos Tujung menjadi simbol kesedihan dan diberikan oleh pihak hula-hula atau tulang, sementara Ulos Saput digunakan untuk menyelimuti jenazah sebagai tandaUlos Tujung menjadi simbol kesedihan dan diberikan oleh pihak hula-hula atau tulang, sementara Ulos Saput digunakan untuk menyelimuti jenazah sebagai tanda
UIADUIAD Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswaJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa
UCYUCY Pengertian jual beli tanah dalam hukum nasional mengacu pada hukum adat, mengingat UUPA berlandaskan hukum adat. Dalam pelaksanaan pendaftaran tanah, PeraturanPengertian jual beli tanah dalam hukum nasional mengacu pada hukum adat, mengingat UUPA berlandaskan hukum adat. Dalam pelaksanaan pendaftaran tanah, Peraturan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pemberian pembebasan hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak sangat berpotensi untuk melakukan perbuatannya lagi pada anak lainnya. PenelitianPemberian pembebasan hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak sangat berpotensi untuk melakukan perbuatannya lagi pada anak lainnya. Penelitian