SALNESIASALNESIA
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Orang dengan gangguan jiwa merupakan kondisi dimana proses fisiologis atau mental seseorang kurang berfungsi dengan baik sehingga mengganggu fungsi sehari-hari. Dalam upaya membantu mereka melewati gangguan yang dialami salah satunya dengan program rehabilitasi. Salah satu upaya rehabilitasi yang diberikan pada pasien ODGJ untuk meningkatkan kemandirian personal diri adalah dapat merawat kesehatan kulit dan berhias dengan baik. Oleh karena itu diperlukan disiplin ilmu kesehatan dan kecatikan kulit yang dapat memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya dibidang kecantikan. Berdasarkan survey yang telah dilakukan diketahui bahwa Unit Rehabilitasi RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah mengalami kendala dalam melatih perawatan kulit wajah dan rias sehari-hari untuk meningkatkan kemandirian personal diri (ODGJ). Kondisi tersebut ditanggapi Prodi S1 Pendidikan Tata Kecantikan, untuk bekerjasama dan menjadi mitra sebagai pelaksana kegiatan pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan perawatan wajah serta rias sehari-hari kepada ODGJ untuk meningkatan kemandirian personal diri. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Hasil yang didapat terjadi peningkatan minat serta pengetahuan untuk melakukan perawatan wajah dan rias sehari-hari, sehingga pasien mampu melakukan Activity Daily Living (ADL) untuk memenuhi kebutuhan perawatan diri dan membantu peningkatan personal diri serta membantu mempercepat pemulihan pasien ODGJ Unit Rehabilitasi Psikososial RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Semarang.
Kegiatan pengabdian kerja sama mitra RSJD Dr.Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dengan tim pengabdian Prodi Pendidikan Tata Kecantikan UNNES melalui pemberdayaan dengan memberikan pelatihan perawatan wajah dan tata rias sehari-hari untuk pasien ODGJ unit rehabilitasi psikososial berjalan dengan baik sesuai prosedur.Terjadi peningkatan minat dan pengetahuan peserta dalam melakukan perawatan wajah dan rias sehari-hari setelah pelatihan.Hal ini mendukung kemampuan pasien dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri, meningkatkan personal self, serta mempercepat proses pemulihan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang efektivitas pelatihan perawatan kulit wajah dan rias sehari-hari dalam jangka panjang terhadap kepercayaan diri dan kemampuan sosial pasien ODGJ, agar dapat diketahui apakah manfaat dari pelatihan ini bertahan atau menurun seiring waktu. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengembangan modul pelatihan berbasis kebutuhan spesifik jenis gangguan jiwa, karena setiap kelompok pasien mungkin memiliki kesulitan berbeda dalam menyerap materi keterampilan kecantikan. Ketiga, perlu dikaji potensi pelatihan ini sebagai bentuk terapi okupasi yang dapat dikemas menjadi program vokasional, sehingga pasien tidak hanya terampil merawat diri tetapi juga memiliki peluang menghasilkan pendapatan melalui layanan kecantikan sederhana. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam aspek keberlanjutan, personalisasi, dan pemberdayaan ekonomi. Dengan demikian, intervensi tidak hanya berhenti pada aspek estetika, tetapi menjadi bagian integral dari proses rehabilitasi holistik yang mandiri dan bermakna bagi ODGJ.
- Pemanfaatan Limbah Kain Perca untuk Mengembangkan Media Pembelajaran Matematika bagi Guru SD | Jurnal... journal.uhamka.ac.id/index.php/solma/article/view/3650Pemanfaatan Limbah Kain Perca untuk Mengembangkan Media Pembelajaran Matematika bagi Guru SD Jurnal journal uhamka ac index php solma article view 3650
- Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Tata Rias Wajah Pesta Untuk Remaja Putri | Surya Abdimas. pengetahuan... Doi.Org/10.37729/Abdimas.V7i1.2554Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Tata Rias Wajah Pesta Untuk Remaja Putri Surya Abdimas pengetahuan Doi Org 10 37729 Abdimas V7i1 2554
- Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Kulit pada Pasien di Puskesmas... jurnal.fk.umi.ac.id/index.php/umimedicaljournal/article/view/33Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Kulit pada Pasien di Puskesmas jurnal fk umi ac index php umimedicaljournal article view 33
- EFEKTIVITAS PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BAGI ORANG DENGAN GANGGUAN... Doi.Org/10.23969/Humanitas.V4i2.4943EFEKTIVITAS PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BAGI ORANG DENGAN GANGGUAN Doi Org 10 23969 Humanitas V4i2 4943
| File size | 753.53 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan implementasi penuh pada saluran utama seperti WhatsApp Business, penambahan fitur lanjutan seperti penjadwalan,Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan implementasi penuh pada saluran utama seperti WhatsApp Business, penambahan fitur lanjutan seperti penjadwalan,
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN D memilih suntik KB 3 bulan yang sesuai dengan kondisi menyusui dan kebutuhan penjarangan kehamilan. Penerapan asuhan kebidanan Continuity of Care padaD memilih suntik KB 3 bulan yang sesuai dengan kondisi menyusui dan kebutuhan penjarangan kehamilan. Penerapan asuhan kebidanan Continuity of Care pada
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Secara keseluruhan, dukungan keluarga dalam kategori sedang memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan lansia. Namun, peningkatan kualitas dan frekuensiSecara keseluruhan, dukungan keluarga dalam kategori sedang memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan lansia. Namun, peningkatan kualitas dan frekuensi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79% anak mengalami kecemasan berat saat dilakukan tindakan pemasangan infus. Tingkat kecemasan berat pada anak prasekolahHasil penelitian menunjukkan bahwa 79% anak mengalami kecemasan berat saat dilakukan tindakan pemasangan infus. Tingkat kecemasan berat pada anak prasekolah
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Responden terdiri dari 2 pasien anak di bawah 5 tahun dan mengalami masalah hipertermi. Manajemen penatalaksanaan hipertermi dilakukan selama 3 hari. yangResponden terdiri dari 2 pasien anak di bawah 5 tahun dan mengalami masalah hipertermi. Manajemen penatalaksanaan hipertermi dilakukan selama 3 hari. yang
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Di Kota Pekalongan tahun 2019 sarana pelayanan kesehatan tingkat lanjut yaitu 18.190 jiwa dengan sasaran ODGJ berat pada kecamatan Pekalongan Utara daerahDi Kota Pekalongan tahun 2019 sarana pelayanan kesehatan tingkat lanjut yaitu 18.190 jiwa dengan sasaran ODGJ berat pada kecamatan Pekalongan Utara daerah
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sebanyak 60 peserta di ambil dengan cara purposive sampling, setelah menyetujui kesediaan sebagai responden. Instrumen Kuesioner Status Mental PortabelSebanyak 60 peserta di ambil dengan cara purposive sampling, setelah menyetujui kesediaan sebagai responden. Instrumen Kuesioner Status Mental Portabel
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Prevalensi penduduk lanjut usia di Indonesia meningkat dari 4,5 persen pada tahun 1971 menjadi sekitar 10,7 persen pada tahun 2020. Penyakit yang mengancamPrevalensi penduduk lanjut usia di Indonesia meningkat dari 4,5 persen pada tahun 1971 menjadi sekitar 10,7 persen pada tahun 2020. Penyakit yang mengancam
Useful /
USIUSI Sumber data yang diperoleh merupakan data primer yaitu dari melalui penyebaran angket pertanyaan terhadap 98 pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten TobaSumber data yang diperoleh merupakan data primer yaitu dari melalui penyebaran angket pertanyaan terhadap 98 pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Toba
USIUSI Dalam pembentukan Peraturan Daerah Hak Inisiatif DPRD Kabupaten Toba Samosir, DPRD melakukan peranannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yangDalam pembentukan Peraturan Daerah Hak Inisiatif DPRD Kabupaten Toba Samosir, DPRD melakukan peranannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
USIUSI Berdasarkan hasil analisa secara kuantitatif serta uraian dari pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. 1) PemberdayaanBerdasarkan hasil analisa secara kuantitatif serta uraian dari pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. 1) Pemberdayaan
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA Empat majelis itu antara lain, Muslim United, Teras Dakwah. Sedangkan di Surakarta, terdapat Majelis Ar-Raudhah yang didirikan Habib Novel Alaydrus danEmpat majelis itu antara lain, Muslim United, Teras Dakwah. Sedangkan di Surakarta, terdapat Majelis Ar-Raudhah yang didirikan Habib Novel Alaydrus dan