STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA
Jurnal Keperawatan MalangJurnal Keperawatan MalangLatar belakang: Pemasangan ventilator merupakan stressor yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan maupun kecemasan yang dapat mengakibatkan komplikasi dan berdampak serius pada kondisi pasien. Tujuan: untuk mengetahui skala nyeri pada pasien yang terpasang ventilator mekanik menggunakan CPOT. Metode: Desain bersifat deskriptif yang melibatkan sampel sebanyak 30 orang yang memenuhi kriteria sebagai pasien terpasang ventilator pada hari 1 dan termasuk dalam golongan prioritas 1 pasien kritis, sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen adalah skala nyeri CPOT yang terdiri dari lima indikator, yaitu ekspresi wajah, gerakan tubuh, ketegangan otot, kesesuaian dengan ventilator dan vokalisasi (untuk pasien yang tidak terpasang intubasi). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 60% responden mengalami nyeri ringan, 26,6% mengalami nyeri sedang dan 13,3% mengalami nyeri berat. Ada perbedaan nyeri tersebut karena perbedaan intervensi yang diberikan pada pasien yang berdampak pada respon fisiologis berupa tanda-tanda vital. Implikasi: Disarankan kepada perawat untuk mengidentifikasi skala nyeri pada pasien yang terpasang ventilator dan memberikan psikoterapi guna mengurangi nyeri, sehingga pasien dapat terhindar dari komplikasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa 60% responden mengalami skala nyeri ringan dan 39,9% mengalami skala nyeri sedang dan berat.Perbedaan skala nyeri ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan intervensi keperawatan yang diberikan pada pasien, sehingga terjadi perbedaan respon fisiologis terutama pada tanda-tanda vital yang dipengaruhi oleh aktivitas sistem saraf.Disarankan kepada perawat untuk mengidentifikasi nyeri pasien yang terpasang ventilasi mekanik dan segera dilakukan manajemen nyeri terutama dengan psikoterapi untuk meningkatkan outcome pasien.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai manajemen nyeri pada pasien yang terpasang ventilator mekanik. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai modalitas non-farmakologis, seperti terapi musik atau aromaterapi, dalam mengurangi nyeri pada pasien ini. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas skala nyeri yang berbeda, seperti CPOT dan NIPS, dalam mengidentifikasi nyeri pada pasien kritis yang tidak dapat berkomunikasi secara verbal. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif pasien mengenai nyeri yang mereka rasakan selama menjalani ventilasi mekanik, serta bagaimana mereka mengatasi nyeri tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam mengenai manajemen nyeri pada pasien yang terpasang ventilator mekanik, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan dan outcome pasien.
- Gambaran Tingkat Nyeri pada Pasien yang Terpasang Ventilasi Mekanik di Intensive Care Unit Rumah Sakit... doi.org/10.35473/jhhs.v5i1.113Gambaran Tingkat Nyeri pada Pasien yang Terpasang Ventilasi Mekanik di Intensive Care Unit Rumah Sakit doi 10 35473 jhhs v5i1 113
- Can the critical-care pain observation tool (CPOT) be used to assess pain in delirious ICU patients?.... jtd.amegroups.org/article/view/6961/6742Can the critical care pain observation tool CPOT be used to assess pain in delirious ICU patients jtd amegroups article view 6961 6742
| File size | 224.67 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Data dianalisis secara induktif melalui identifikasi tematik, reduksi, kategorisasi, dan interpretasi untuk menghasilkan pemahaman komprehensif tentangData dianalisis secara induktif melalui identifikasi tematik, reduksi, kategorisasi, dan interpretasi untuk menghasilkan pemahaman komprehensif tentang
JURNALSTIKESINTANMARTAPURAJURNALSTIKESINTANMARTAPURA Nyeri dapat diatasi dengan melaksanakan manajemen nyeri. Manajemen nyeri merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat diterapkan untuk menurunkanNyeri dapat diatasi dengan melaksanakan manajemen nyeri. Manajemen nyeri merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat diterapkan untuk menurunkan
EBSINAEBSINA Metode: Studi kasus deskriptif dilakukan dengan dua pasien wanita yang didiagnosis menderita kanker kolon yang menjalani laparotomi elektif di Ruang FlamboyanMetode: Studi kasus deskriptif dilakukan dengan dua pasien wanita yang didiagnosis menderita kanker kolon yang menjalani laparotomi elektif di Ruang Flamboyan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Kesimpulan: Direkomendasikan kepada perawat untuk mengoptimalkan layanan penatalaksanaan kanker pada anak. Rekomendasi kepada perawat untuk mengoptimalkanKesimpulan: Direkomendasikan kepada perawat untuk mengoptimalkan layanan penatalaksanaan kanker pada anak. Rekomendasi kepada perawat untuk mengoptimalkan
UNMUHUNMUH Berdasarkan penerapan intervensi hot stone massage dan cold stone massage, diketahui bahwa kedua terapi non-farmakologis tersebut memiliki potensi pengaruhBerdasarkan penerapan intervensi hot stone massage dan cold stone massage, diketahui bahwa kedua terapi non-farmakologis tersebut memiliki potensi pengaruh
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total 72 responden yang dibagi menjadi kelompok teknik relaksasi pernapasan dalamTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total 72 responden yang dibagi menjadi kelompok teknik relaksasi pernapasan dalam
JQWHJQWH Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat nyeri pasien pasca sectio caesarea dengan metode konvensional sebagian besar berada pada kategori nyeri berat,Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat nyeri pasien pasca sectio caesarea dengan metode konvensional sebagian besar berada pada kategori nyeri berat,
JQWHJQWH Nyeri persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat proses persalinan normal. Penatalaksanaan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologisNyeri persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat proses persalinan normal. Penatalaksanaan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologis
Useful /
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Nilai ITOR sebesar 4,34 kali/tahun menunjukkan perputaran obat masih di bawah standar ideal 8-12 kali. Matriks IFE (3,04) dan EFE (2,81) menempatkan rumahNilai ITOR sebesar 4,34 kali/tahun menunjukkan perputaran obat masih di bawah standar ideal 8-12 kali. Matriks IFE (3,04) dan EFE (2,81) menempatkan rumah
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh pasien yang dirawat di ruangan ICU yang terinfeksi COVID-19 dengan nilai PCR positif dan diperiksa parameterPopulasi dan sampel penelitian adalah seluruh pasien yang dirawat di ruangan ICU yang terinfeksi COVID-19 dengan nilai PCR positif dan diperiksa parameter
UNMUHUNMUH H. Koesnadi Bondowoso, dengan sampel sebanyak 37 perawat yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Instrumen pengumpulan data adalah Job Content QuestionnaireH. Koesnadi Bondowoso, dengan sampel sebanyak 37 perawat yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Instrumen pengumpulan data adalah Job Content Questionnaire
LLDIKTI4LLDIKTI4 Kebersihan Kota Bandung melalui analisis keuangan dan metode SWOT. Teknik utama yang digunakan adalah NPV dan PBP dengan tiga skenario yang berbeda (optimis,Kebersihan Kota Bandung melalui analisis keuangan dan metode SWOT. Teknik utama yang digunakan adalah NPV dan PBP dengan tiga skenario yang berbeda (optimis,