USUUSU
LingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchLingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh storytelling terhadap perkembangan pengucapan di kalangan siswa SMP dan SMA. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pengulangan bermakna, keterlibatan emosional, dan peningkatan kepercayaan diri dalam cerita dapat mendukung artikulasi, intonasi, tekanan, dan irama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, unjuk kerja storytelling siswa direkam, dianalisis, dan diamati untuk mengidentifikasi pola peningkatan pengucapan. Hasil menunjukkan bahwa frasa yang diulang dalam narasi membantu siswa menguasai suara yang menantang secara alami, konten emosional meningkatkan prosodi dan ekspresi, serta cerita yang menarik meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara. Storytelling menciptakan konteks yang otentik dan memotivasi, mendorong siswa untuk berlatih bahasa secara sengaja dengan menggabungkan keterlibatan kognitif, emosional, dan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa storytelling merupakan strategi pembelajaran pengucapan yang dinamis dan berpusat pada siswa, yang memberikan latihan berulang, keterlibatan emosional, dan dukungan kepercayaan diri secara bersamaan. Penerapan storytelling dalam pengajaran bahasa dapat meningkatkan kemahiran lisan, prosodi, dan efektivitas komunikatif siswa, sehingga membuat pembelajaran pengucapan lebih alami, efektif, dan menyenangkan.
Storytelling merupakan strategi berbasis siswa yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pengucapan bagi siswa SMP dan SMA.Pendekatan ini menyatukan pengulangan bermakna, keterlibatan emosional, dan peningkatan kepercayaan diri untuk menciptakan konteks latihan yang otentik dalam mengembangkan artikulasi, intonasi, tekanan, dan irama.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efek jangka panjang serta penerapannya pada berbagai tingkat kemahiran dan beragam setting kelas.
Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami bagaimana dampak storytelling terhadap pengucapan berkembang dalam jangka panjang, apakah peningkatan yang terjadi bersifat sementara atau menetap setelah beberapa bulan tanpa intervensi lanjutan. Kedua, perlu dikaji efektivitas storytelling dalam kelompok belajar heterogen yang terdiri dari siswa dengan tingkat kemahiran bahasa yang berbeda-beda, untuk melihat apakah metode ini sama efektifnya bagi pemula dan tingkat menengah, serta bagaimana interaksi antar siswa memengaruhi pembelajaran pengucapan. Ketiga, perlu dikembangkan studi komparatif yang membandingkan storytelling dengan metode pelatihan pengucapan berbasis teknologi seperti aplikasi pelatihan pelafalan atau sistem feedback otomatis, untuk menentukan konteks mana yang paling mendukung peningkatan intonasi, tekanan, dan irama secara akurat, terutama di lingkungan sekolah dengan sumber daya terbatas. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemahaman tentang kondisi optimal penerapan storytelling dan bagaimana metode ini dapat dikombinasikan dengan pendekatan lain untuk memaksimalkan hasil pembelajaran pengucapan dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing.
- The Effectiveness of Storytelling in Improving Speaking Skills of Junior High School Students | KIRANA... doi.org/10.61579/kirana.v2i2.474The Effectiveness of Storytelling in Improving Speaking Skills of Junior High School Students KIRANA doi 10 61579 kirana v2i2 474
- John M. Levis (2018). Intelligibility, oral communication, and the teaching of pronunciation | John Benjamins.... doi.org/10.1075/jslp.20021.thoJohn M Levis 2018 Intelligibility oral communication and the teaching of pronunciation John Benjamins doi 10 1075 jslp 20021 tho
- Effects of Instruction on L2 Pronunciation Development: A Synthesis of 15 QuasiâExperimental... doi.org/10.1002/tesq.67Effects of Instruction on L2 Pronunciation Development A Synthesis of 15 QuasiyAAAaExperimental doi 10 1002 tesq 67
| File size | 391.23 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Metode: Quasy experiment dengan pendekatan rancangan pre-post test design with control grup. Jumlah sampel sebanyak 61 siswa, terbagi menjadi 30 siswaMetode: Quasy experiment dengan pendekatan rancangan pre-post test design with control grup. Jumlah sampel sebanyak 61 siswa, terbagi menjadi 30 siswa
UNTAGUNTAG Kelompok eksperimen menerima pelatihan strategi solve it, sedangkan kelompok kontrol tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi solve it memilikiKelompok eksperimen menerima pelatihan strategi solve it, sedangkan kelompok kontrol tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi solve it memiliki
HAMZANWADIHAMZANWADI Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berbentuk pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari, yang mana siswa diwajibkan dapat membuat materi presentasiKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berbentuk pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari, yang mana siswa diwajibkan dapat membuat materi presentasi
ABULYATAMAABULYATAMA Data dianalisis secara kualitatif (tematik) untuk hasil wawancara dan observasi, serta kuantitatif deskriptif untuk data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkanData dianalisis secara kualitatif (tematik) untuk hasil wawancara dan observasi, serta kuantitatif deskriptif untuk data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan
UNIMEDUNIMED Penelitian ini mengkaji peningkatan kemampuan spasial dan proses jawaban siswa dalam menyelesaikan masalah spasial sebagai pengaruh implementasi pendekatanPenelitian ini mengkaji peningkatan kemampuan spasial dan proses jawaban siswa dalam menyelesaikan masalah spasial sebagai pengaruh implementasi pendekatan
PERADABANPERADABAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterpakaian (kepraktisan) dari aplikasi ethnomathematics mobile module pada siswa kelas VII. JenisPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterpakaian (kepraktisan) dari aplikasi ethnomathematics mobile module pada siswa kelas VII. Jenis
UNIBAUNIBA Terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman keberhasilan, pengalaman orang lain, persuasi verbal, dan kondisi psikologis dengan self efficacy padaTerdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman keberhasilan, pengalaman orang lain, persuasi verbal, dan kondisi psikologis dengan self efficacy pada
UNISMUHUNISMUH Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik menggunakanData hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik menggunakan
Useful /
STIKES BHSTIKES BH Dalam menjalankan tugas, peran dan fungsinya perawat di rumah sakit sering kali mengalami burnout, untuk itu diperlukan adanya pemimpin yang mempunyaiDalam menjalankan tugas, peran dan fungsinya perawat di rumah sakit sering kali mengalami burnout, untuk itu diperlukan adanya pemimpin yang mempunyai
CITRABAKTICITRABAKTI 6 SMAK Frateran Ndao Ende. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket6 SMAK Frateran Ndao Ende. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket
ABULYATAMAABULYATAMA Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-test Post-test Control Grup Design. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilihDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-test Post-test Control Grup Design. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilih
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Sekitar 30-40% anak-anak mengalami trauma pada gigi sulung dengan rentang usia 2 - 6 tahun. TDI pada gigi sulung merupakan ancaman besar bagi kesehatanSekitar 30-40% anak-anak mengalami trauma pada gigi sulung dengan rentang usia 2 - 6 tahun. TDI pada gigi sulung merupakan ancaman besar bagi kesehatan