ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU
Ensiklopedia Social ReviewEnsiklopedia Social ReviewPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik budaya hukum dalam layanan pinjaman online (pinjol) di Indonesia, khususnya dalam menjamin keseimbangan antara kepentingan bisnis penyelenggara dan perlindungan terhadap konsumen. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tantangan budaya hukum dapat menciptakan keseimbangan antara perlindungan konsumen dan kepentingan bisnis dalam praktik pinjaman online, terutama pada aspek penagihan yang tidak manusiawi dan penyalahgunaan data pribadi oleh penyelenggara pinjol ilegal. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan peraturan perundang-undangan. Data yang digunakan bersumber dari bahan hukum primer seperti KUH Perdata, UU Perlindungan Konsumen, dan POJK, serta bahan hukum sekunder berupa literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya budaya hukum masyarakat dan pelaku usaha menjadi salah satu penyebab utama maraknya pelanggaran oleh pinjol ilegal. Penagihan yang disertai intimidasi dan penyebaran data pribadi tanpa izin tidak hanya melanggar hukum positif, tetapi juga mengancam hak asasi konsumen dan menimbulkan tekanan psikologis. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peran budaya hukum dalam menguatkan efektivitas norma hukum yang telah ada. Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas, penghapusan pinjol ilegal, dan peningkatan literasi hukum masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang adil, aman, dan berkelanjutan.
Tantangan budaya hukum dapat menciptakan keseimbangan antara perlindungan konsumen dan kepentingan bisnis dalam praktik pinjaman online, khususnya yang dilakukan oleh penyelenggara ilegal, menimbulkan berbagai permasalahan serius terkait perlindungan konsumen dan pelanggaran hak atas data pribadi.Penagihan yang tidak manusiawi, penggunaan data pribadi tanpa izin, serta ketidakseimbangan posisi hukum antara pemberi dan penerima pinjaman mencerminkan lemahnya budaya hukum, baik dari sisi masyarakat sebagai konsumen maupun pelaku usaha yang cenderung mengabaikan prinsip etika bisnis dan kepatuhan hukum.Meskipun secara normatif terdapat perlindungan hukum melalui KUH Perdata, UU Perlindungan Konsumen, dan POJK 77/2016, efektivitas perlindungan tersebut sangat tergantung pada kesadaran hukum masyarakat serta keseriusan aparat dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum.Dengan demikian, budaya hukum menjadi elemen krusial yang menentukan apakah sistem hukum dapat benar-benar menjamin keseimbangan antara perlindungan konsumen dan kelangsungan bisnis digital yang adil.
Untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang adil dan berkelanjutan, diperlukan penguatan budaya hukum di kalangan masyarakat, pelaku usaha, dan aparat penegak hukum. Peningkatan literasi hukum dan edukasi tentang hak dan kewajiban dalam transaksi digital dapat membantu masyarakat dalam membedakan pinjol legal dan ilegal. Pemerintah dan lembaga pengawas perlu meningkatkan upaya preventif dan represif terhadap penyelenggara pinjol ilegal. Selain itu, penting untuk mengembangkan regulasi yang responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam hal perlindungan data pribadi dalam ekosistem keuangan digital. Dengan demikian, keseimbangan antara kepentingan bisnis dan perlindungan konsumen dalam praktik pinjaman online dapat tercapai secara berkelanjutan dalam kerangka negara hukum Indonesia.
| File size | 82.49 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI YPBWISTAI YPBWI Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Studi ini memiliki beberapa tujuan antara lain, mengetahui: 1) gambaran umum kemampuan bahasaData dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Studi ini memiliki beberapa tujuan antara lain, mengetahui: 1) gambaran umum kemampuan bahasa
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini mengungkap bahwa tradisi gemblakan, yang dulunya dianggap lazim dalam konteks spiritualitas warok dan seni Reyog Ponorogo, kini menghadapiPenelitian ini mengungkap bahwa tradisi gemblakan, yang dulunya dianggap lazim dalam konteks spiritualitas warok dan seni Reyog Ponorogo, kini menghadapi
HAMZANWADIHAMZANWADI Instrumen yang digunakan berupa dua tugas pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Instrumen yang digunakan berupa dua tugas pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
UM SURABAYAUM SURABAYA Film Please Be Quiet secara menyeluruh mengungkapkan kenyataan ketidaksetaraan gender dan kekuasaan yang bersifat sistemik di tempat kerja, di mana perempuanFilm Please Be Quiet secara menyeluruh mengungkapkan kenyataan ketidaksetaraan gender dan kekuasaan yang bersifat sistemik di tempat kerja, di mana perempuan
UM SURABAYAUM SURABAYA Aspek bahasa dan penyajian materi merupakan bagian yang penting pada buku teks sehingga dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran di kelas. Oleh karenaAspek bahasa dan penyajian materi merupakan bagian yang penting pada buku teks sehingga dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran di kelas. Oleh karena
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen berupa prasasti Soroh Nyuwung. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen berupa prasasti Soroh Nyuwung. Hasil penelitian menunjukkan
UIBBCUIBBC Guru-guru di sekolah dasar Jawa memiliki pemahaman dan komitmen kuat terhadap nilai Ekonomi Hijau, serta memanfaatkan praktik lokal seperti Sedekah Bumi,Guru-guru di sekolah dasar Jawa memiliki pemahaman dan komitmen kuat terhadap nilai Ekonomi Hijau, serta memanfaatkan praktik lokal seperti Sedekah Bumi,
UIN SUKAUIN SUKA Elemen budaya lokal jelas terlihat dalam Al-Ibrīz dan Al-Iklīl, terutama dalam format, komunikasi, dan interpretasinya. Penggunaan bahasa Jawa dan aksaraElemen budaya lokal jelas terlihat dalam Al-Ibrīz dan Al-Iklīl, terutama dalam format, komunikasi, dan interpretasinya. Penggunaan bahasa Jawa dan aksara
Useful /
UNBARIUNBARI Untuk mengatasi hambatan pelaksanaan keadilan restoratif dalam penanganan tindak pidana penganiayaan adalah perlu pendayagunaan restorative justice keUntuk mengatasi hambatan pelaksanaan keadilan restoratif dalam penanganan tindak pidana penganiayaan adalah perlu pendayagunaan restorative justice ke
STPNSTPN Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sampel tanah diambil dari lapisan tanah atas (0–30 cm) dan lapisan bawah (30–60 cm) di lima jenis tataMenggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sampel tanah diambil dari lapisan tanah atas (0–30 cm) dan lapisan bawah (30–60 cm) di lima jenis tata
UNBARIUNBARI Di dalam penulisan Tesis ini penulis gunakan tipe penelitian Yuridis Empiris, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah Socio-Legal Research. Tehnik pengambilanDi dalam penulisan Tesis ini penulis gunakan tipe penelitian Yuridis Empiris, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah Socio-Legal Research. Tehnik pengambilan
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Kajian pada penelitian ini menggunakan metode yang merupakan serangkaian kegiatan yang bersumber dari berbagai pustaka secara komprehensif tanpa melakukanKajian pada penelitian ini menggunakan metode yang merupakan serangkaian kegiatan yang bersumber dari berbagai pustaka secara komprehensif tanpa melakukan