EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA

Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikJurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik

Bahan anestesi buatan atau alami sangat dibutuhkan dalam transportasi ikan hidup, karena ikan secara fisiologi harus tetap hidup dan sehat sampai tempat tujuan. Daun durian adalah merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai anetesi dalam transport karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti saponin, tanin dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi efektif infusum daun durian sebagai anestesi ikan lele terhadap waktu induksi dan sedatif, profil glukosa darah dan sintasan. Ikan dengan berat rataan 185,62 ± 9,06 g dalam 3 L air dengan konsentrasi bahan anestesi daun durian yang berbeda digunakan untuk mengetahui status pingsan ikan. Rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan (konsentrasi infusum daun durian 5%, 15%, 25%, dan 35%.) dan tiga ulangan digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik yang diperoleh adalah 35%, dengan waktu induktif 9 menit-19 detik dan waktu sedatif 1 menit-42 detik. Sintasan ikan lele pada perlakuan terbaik sebesar 88.89%, dengan kadar glukosa darah sebesar 63,23 mg/dL.

Infusum daun durian dengan konsentrasi 35% menjadi konsentrasi yang paling efektif berdasarkan masa induksinya dengan waktu 9 menit-19 detik, masa sedatifnya dengan waktu 1 menit-46 detik, selisih kenaikan glukosa darahnya sebesar 63,23 mg/dL, dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 88,89%.Penelitian ini menunjukkan bahwa daun durian memiliki potensi sebagai bahan anestesi alami untuk ikan lele.Penerapan infusum daun durian pada transportasi ikan lele perlu dilakukan dengan memperhatikan konsentrasi yang tepat untuk meminimalkan dampak negatif terhadap fisiologi ikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam daun durian yang berperan sebagai anestesi, sehingga dapat dioptimalkan penggunaannya. Kedua, penelitian mengenai pengaruh berbagai faktor lingkungan seperti suhu dan salinitas terhadap efektivitas infusum daun durian sebagai anestesi perlu dilakukan untuk mendapatkan rekomendasi penggunaan yang lebih tepat. Ketiga, penelitian mengenai dampak jangka panjang penggunaan infusum daun durian terhadap kesehatan ikan lele, termasuk pada sistem kekebalan tubuh dan reproduksi, perlu dilakukan untuk memastikan keamanan penggunaannya dalam skala komersial.

  1. Effectiveness of Durian Leaf (Durio zibethinus) Infusion as Natural Anesthesia of Catfish (Clarias gariepinus)... doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2020.Vol.4.No.1.100Effectiveness of Durian Leaf Durio zibethinus Infusion as Natural Anesthesia of Catfish Clarias gariepinus doi 10 46252 jsai fpik unipa 2020 Vol 4 No 1 100
  2. Veterinární medicína: The effects of four anaesthetics on haematological and blood... doi.org/10.17221/7317-VETMEDVeterinyrny medicyna The effects of four anaesthetics on haematological and blood doi 10 17221 7317 VETMED
Read online
File size212.57 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test