UNPARUNPAR
Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalJurnal Ilmiah Hubungan InternasionalPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa Kongres Amerika Serikat menolak untuk meratifikasi International Trade Organization (ITO) di 1948 dan sebaliknya menyetujui diratifikasinya World Trade Organization (WTO) di tahun 1994, meskipun didalam kedua kasus tersebut memiliki kesamaan situasi; Presiden dari Partai Demokrat, Partai Demoktrat menjadi mayoritas di Kongres Amerika Serikat serta arah kebijakan partai Demokrat yang dicantumkan dalam platform partai mendorong liberalisasi perdagangan internasional. Dengan menggunakan desain studi dua kasus komparatif dan pendekatan process tracing, penelitian ini memperlihatkan bahwa interaksi antara ideologi personal dan situasi ekonomi pada level distrik lebih dapat menjelaskan pembelotan dan hasil yang berbeda diantara dua kasus tersebut. Perbedaan ideologi antar anggota dalam satu partai, melemahkan kesatuan partai di kedua waktu, namun kelemahan ekonomi konstituen - terutama di wilayah yang sensitif terhadap impor atau wilayah yang terkena resesi - menjadi faktor penting yang membangun penolakan terhadap liberalisasi perdangangan.
Studi ini menjelaskan mengapa Kongres AS merespons secara berbeda terhadap International Trade Organization (ITO) pada 1948 dan World Trade Organization (WTO) pada 1994, meskipun kondisi institusional dan platform partai serupa.Keputusan Kongres lebih dominan dibentuk oleh posisi ideologis legislator dan kepentingan ekonomi konstituen, terutama kerentanan terhadap kompetisi impor.Oleh karena itu, hasil yang kontras antara ratifikasi ITO dan WTO mencerminkan interaksi antara ideologi individu dan insentif ekonomi tingkat distrik, yang secara fundamental menjelaskan mengapa ITO gagal sementara WTO berhasil disahkan.
Penelitian ini membuka jalan bagi berbagai studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang keputusan legislatif dalam isu perdagangan internasional. Pertama, mengingat keterbatasan data historis pada kasus ITO, penelitian di masa depan dapat berfokus pada pengembangan metode inovatif untuk mengukur sentimen ideologis dan kerentanan ekonomi konstituen secara kuantitatif, bahkan tanpa data voting langsung. Misalnya, analisis konten dari risalah debat kongres, laporan komite, atau liputan media arsip dapat digunakan untuk menyusun indikator proksi yang memungkinkan perbandingan statistik yang lebih kuat antara periode waktu yang berbeda, sehingga mengatasi tantangan data yang tidak seimbang. Kedua, akan sangat berharga untuk memperluas cakupan studi ini ke luar Amerika Serikat, mengaplikasikan kerangka ideologi dan kepentingan konstituen ke negara-negara demokratis lain yang meratifikasi perjanjian perdagangan besar. Ini akan membantu menguji generalisasi temuan bahwa politik domestik secara signifikan membentuk hasil perjanjian perdagangan internasional, serta memahami bagaimana sistem politik yang berbeda (misalnya, sistem parlementer versus presidensial) memoderasi dinamika ini. Terakhir, disarankan untuk mengeksplorasi secara lebih rinci mekanisme interaksi antara ideologi individu dan tekanan ekonomi konstituen. Pertanyaan penelitian dapat diajukan mengenai apakah ada ambang batas di mana salah satu faktor ini menjadi lebih dominan, atau bagaimana jenis spesifik perjanjian perdagangan (misalnya, yang berfokus pada barang, jasa, atau hak kekayaan intelektual) mengubah bobot relatif dari ideologi versus kepentingan lokal dalam keputusan voting. Memahami dinamika kompleks ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengambilan keputusan politik dalam konteks globalisasi.
| File size | 1.2 MB |
| Pages | 28 |
| DMCA | Report |
Related /
UIMANDIRIUIMANDIRI Transisi seperti itu merusak kondisi penting untuk perdamaian yang berkelanjutan, termasuk kepercayaan bersama, aturan yang konsisten, dan keterlibatanTransisi seperti itu merusak kondisi penting untuk perdamaian yang berkelanjutan, termasuk kepercayaan bersama, aturan yang konsisten, dan keterlibatan
IITSSIITSS Kebijakan Indonesia mengenai pendidikan bahasa Inggris telah mengalami ambivalensi filosofis dan rekalibrasi strategis. Pada era pasca-kemerdekaan, bahasaKebijakan Indonesia mengenai pendidikan bahasa Inggris telah mengalami ambivalensi filosofis dan rekalibrasi strategis. Pada era pasca-kemerdekaan, bahasa
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Secara simultan terdapat pengaruh antara variabel kurs rupiah dan inflasi terhadap neraca perdagangan. Secara parsial, variabel kurs rupiah berpengaruhSecara simultan terdapat pengaruh antara variabel kurs rupiah dan inflasi terhadap neraca perdagangan. Secara parsial, variabel kurs rupiah berpengaruh
AREAIAREAI impor beras berdampak positif pada NTP karena membantu menjaga stabilitas pasar, sedangkan produksi padi berpengaruh negatif karena oversupply menurunkanimpor beras berdampak positif pada NTP karena membantu menjaga stabilitas pasar, sedangkan produksi padi berpengaruh negatif karena oversupply menurunkan
AMIKOMAMIKOM Temuan menunjukkan bahwa kesadaran masif akan produk halal, terutama kosmetik, tidak sepenuhnya dimotivasi oleh motif religius. Produk halal tidak secaraTemuan menunjukkan bahwa kesadaran masif akan produk halal, terutama kosmetik, tidak sepenuhnya dimotivasi oleh motif religius. Produk halal tidak secara
IAISUMBARIAISUMBAR Pertama, secara skeptis, Crone mengisyaratkan kronologi turunnya Al-Quran lebih sesuai disematkan turun di Iraq daripada di Makkah. Kedua, PemikirannyaPertama, secara skeptis, Crone mengisyaratkan kronologi turunnya Al-Quran lebih sesuai disematkan turun di Iraq daripada di Makkah. Kedua, Pemikirannya
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Penelitian dalam artikel ini membahas tentang ekonomi Indonesia, mulai dari ekspor, impor, kurs, dan investasi langsung asing (FDI) yang mungkin terpengaruhPenelitian dalam artikel ini membahas tentang ekonomi Indonesia, mulai dari ekspor, impor, kurs, dan investasi langsung asing (FDI) yang mungkin terpengaruh
UNJANIUNJANI Melalui edukasi publik dan layanan pelanggan yang responsif, Bea Cukai dapat mengurangi ketidakpuasan masyarakat. Kolaborasi dengan instansi terkait sepertiMelalui edukasi publik dan layanan pelanggan yang responsif, Bea Cukai dapat mengurangi ketidakpuasan masyarakat. Kolaborasi dengan instansi terkait seperti
Useful /
ALJAMIAHALJAMIAH Artikel ini menunjukkan kontradiksi antara posisi teologis pluralis resmi Nahdlatul Ulama (NU) dengan tindakan intoleran oleh ulama dan cabang NU di tingkatArtikel ini menunjukkan kontradiksi antara posisi teologis pluralis resmi Nahdlatul Ulama (NU) dengan tindakan intoleran oleh ulama dan cabang NU di tingkat
STKIP PERSADASTKIP PERSADA The results of the study showed that the application of the STAD cooperative learning model had a significant effect on improving students entrepreneurialThe results of the study showed that the application of the STAD cooperative learning model had a significant effect on improving students entrepreneurial
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Penelitian ini menganalisis dampak ekonomi digital terhadap ketenagakerjaan di Indonesia dengan menyoroti perubahan kebutuhan keterampilan, peluang kerjaPenelitian ini menganalisis dampak ekonomi digital terhadap ketenagakerjaan di Indonesia dengan menyoroti perubahan kebutuhan keterampilan, peluang kerja
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Selain itu, secara simultan, persepsi mahasiswa terhadap profesi guru, self-efficacy, prestasi belajar, dan persepsi program PPG mempengaruhi minat menjadiSelain itu, secara simultan, persepsi mahasiswa terhadap profesi guru, self-efficacy, prestasi belajar, dan persepsi program PPG mempengaruhi minat menjadi