SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH
Jurnal Serambi EngineeringJurnal Serambi EngineeringZat organik dalam air gambut menyebabkan air berbau, berwarna coklat dan berasa, selain itu dapat mengganggu proses pengolahan dengan terbentuknya trihalometan yang bersifat karsinogenik yang dihasilkan dari reaksi antara senyawa organik dan klorin. Air gambut yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari desa Tuah Indrapura, Kabupaten Siak dengan konsentrasi zat organik sebesar 95,2 mg/L. Berdasarkan Permenkes No. 492 Tahun 2010, konsentrasi zat organik melebihi baku mutu, sehingga perlu dilakukan pengolahan sebelum digunakan sebagai sumber air bersih. Pada penelitian ini dilakukan penyisihan zat organik dalam air gambut menggunakan metode koagulasi flokulasi dengan memanfaatkan koagulan alami yaitu biji Asam Jawa (Tamarindus Indica). Penelitian dilakukan dengan menggunakan variasi ukuran biokoagulan sebesar 200 mesh, 230 mesh, dan 270 mesh dengan variasi dosis 1 gr, 2 gr, 3 gr, 4 gr, dan 5 gr. Proses pengadukan dilakukan dengan kecepatan 100 rpm selama 4 menit lalu dikurangi kecepatan menjadi 40 rpm selama 12 menit. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan ukuran partikel biokoagulan 270 mesh sebanyak 2 gr dapat menyisihkan zat organik sebesar 64%. Penyisihan ini tidak cukup besar dikarenakan tannin hanya membentuk agregat dengan zat organik berupa protein dan alkaloid.
Ukuran partikel 270 mesh dengan massa 2 gr biokoagulan biji Asam Jawa bekerja optimal dalam menurunkan zat organik dalam air gambut, dengan efisiensi penyisihan sebesar 64%.Kandungan tannin pada biokoagulan mampu mengikat senyawa organik berupa protein dan alkaloid membentuk agregat yang mudah diendapkan.Namun, efisiensi tersebut belum memenuhi baku mutu kualitas air, sehingga diperlukan pengolahan tambahan atau kombinasi metode untuk meningkatkan efektivitas penyisihan zat organik.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi biji Asam Jawa dengan biji kecipir sebagai koagulan alami untuk meningkatkan efisiensi penyisihan zat organik dalam air gambut. Selain itu, perlu dikaji penerapan biokoagulan pada sampel air gambut dari lokasi berbeda untuk menilai konsistensi kinerjanya terhadap variasi karakteristik air. Ide ketiga adalah mengintegrasikan proses koagulasi dengan metode lain seperti adsorpsi atau filtrasi membran dalam sistem hybrid untuk mencapai penyisihan zat organik yang lebih tinggi dan memenuhi baku mutu air bersih.
| File size | 337.37 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGRESUNIGRES Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinanTeknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan
UNIGRESUNIGRES Dalam ketentuan FIFA, penyelesaian sengketa antara atlet sepakbola profesional dengan klub dapat diselesaikan melalui arbitrase yang disediakan oleh indukDalam ketentuan FIFA, penyelesaian sengketa antara atlet sepakbola profesional dengan klub dapat diselesaikan melalui arbitrase yang disediakan oleh induk
IPBIPB Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak penambangan pasir terhadap kondisi lahan dan air. Metode analisis meliputi perhitungan laju erosi menggunakanPenelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak penambangan pasir terhadap kondisi lahan dan air. Metode analisis meliputi perhitungan laju erosi menggunakan
IPBIPB Aplikasi kompos terfortifikasi meningkatkan kesuburan tanah. Kombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering). TingginyaAplikasi kompos terfortifikasi meningkatkan kesuburan tanah. Kombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering). Tingginya
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi elektrokoagulasi sebagai metode pengolahan limbah batik, dengan fokus pada optimasi proses dan integrasiPenelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi elektrokoagulasi sebagai metode pengolahan limbah batik, dengan fokus pada optimasi proses dan integrasi
UPGRISUPGRIS Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pH dan suhu terhadap efektivitas pemisahan limbah amonia terlarut serta memperoleh nilaiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pH dan suhu terhadap efektivitas pemisahan limbah amonia terlarut serta memperoleh nilai
UNSUNS Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif hukum dengan menelaah peraturan pertambangan, perlindungan lingkungan, dan laporan berbagai otoritas terkait.Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif hukum dengan menelaah peraturan pertambangan, perlindungan lingkungan, dan laporan berbagai otoritas terkait.
UNAIRUNAIR Sebanyak 6 spesies fauna makrobentik telah ditemukan dengan kepadatan yang bervariasi. Kepadatan tertingginya berada di Stasiun 3 (05.00 ind/m2) dan terendahnyaSebanyak 6 spesies fauna makrobentik telah ditemukan dengan kepadatan yang bervariasi. Kepadatan tertingginya berada di Stasiun 3 (05.00 ind/m2) dan terendahnya
Useful /
UNSUNS Sayangnya, kelemahan utamanya adalah ketentuan ambang batas rendah yang memungkinkan orang tua meminta dispensasi untuk perkawinan dini. Hal ini menghancurkanSayangnya, kelemahan utamanya adalah ketentuan ambang batas rendah yang memungkinkan orang tua meminta dispensasi untuk perkawinan dini. Hal ini menghancurkan
UNSUNS kedua, keanggotaan Dewan Pengawas Syariah lebih didasarkan pada popularitas daripada kompetensi teknis di bidang ekonomi dan perbankan syariah. ketiga,kedua, keanggotaan Dewan Pengawas Syariah lebih didasarkan pada popularitas daripada kompetensi teknis di bidang ekonomi dan perbankan syariah. ketiga,
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Hasil karakterisasi diperoleh 8 isolat bakteri resisten logam Pb terdiri dari 5 isolat dari sampel sedimen dan 3 isolat dari sampel air. Pada pengamatanHasil karakterisasi diperoleh 8 isolat bakteri resisten logam Pb terdiri dari 5 isolat dari sampel sedimen dan 3 isolat dari sampel air. Pada pengamatan
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH 603.481 m3. Nilai IP untuk sumur 1 TPA Gampong Jawa sebesar 5,25 dan sumur 2 TPA Gampong Jawa sebesar 5,39 keduanya masuk dalam kategori cemar sedang,603.481 m3. Nilai IP untuk sumur 1 TPA Gampong Jawa sebesar 5,25 dan sumur 2 TPA Gampong Jawa sebesar 5,39 keduanya masuk dalam kategori cemar sedang,