SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH

Jurnal Serambi EngineeringJurnal Serambi Engineering

PT. X adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi karet. Pabrik karet pada beberapa kegiatan masih menggunakan material handling secara manual dan menyebabkan kelelahan fisik pada pekerja, kelelahan fisik pada pekerja ini perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kelelahan kerja pada karyawan di bagian produksi PT.X. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional study yaitu penelitian yang diukur atau dikumpullkan secara simultan dalam waktu yang bersamaan, ini dilakukan agar mendapatkan hasil yang bagus. Hasil penelitian ini didapatkan faktor-faktor yang memiliki pengaruh dengan kelelahan fisik adalah, jenis kelamin karyawan dengan kelelahan fisik karyawan dengan nilai P value = 0,000 dan intensitas kerja karyawan dengan kelelahan fisik karyawan dengan nilai P value = 0,000.

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang memiliki pengaruh dengan kelelahan fisik adalah jenis kelamin karyawan dan intensitas kerja karyawan dengan nilai P value = 0,000.Sementara itu, umur karyawan, pendidikan formal, pengalaman pelatihan, dan lama kerja tidak memiliki pengaruh terhadap kelelahan fisik di PT.Penelitian ini menyoroti pentingnya memperhatikan faktor jenis kelamin dan intensitas kerja dalam upaya pencegahan kelelahan fisik di lingkungan kerja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor psikososial, seperti stres kerja dan dukungan sosial, yang mungkin berkontribusi terhadap kelelahan fisik karyawan di PT. X. Kedua, studi intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program-program ergonomis dan pelatihan yang bertujuan untuk mengurangi intensitas kerja dan meningkatkan postur kerja yang baik. Program ini dapat mencakup rotasi pekerjaan, penyediaan alat bantu mekanis, dan pelatihan tentang teknik pengangkatan yang aman. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan tingkat kelelahan fisik karyawan dari waktu ke waktu dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor prediktif yang dapat membantu mencegah kelelahan fisik kronis. Penelitian ini dapat melibatkan pengukuran kelelahan fisik secara berkala, serta pengumpulan data tentang faktor-faktor lain yang relevan, seperti kualitas tidur, tingkat stres, dan gaya hidup sehat. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan fisik karyawan dan dapat membantu perusahaan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja.

Read online
File size275.93 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test