OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerStudi awal diperoleh hasil pengamatan di Sekolah Dasar Inpres 16 Kabupaten Sorong Kelas I ditemukan pembelajaran menggunakan metode konvensional di dalam kelas. Sehingga pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan belum mampu menunjang kemampuan membaca permulaan siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan media kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan di kelas I SD Inpres 16 Kabupaten Sorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian dengan desain eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one-group pretest-posttest design. Penelitian ini akan dilaksanakan di SD Inpres 16 Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas I SD Inpres 16 Kabupaten Sorong. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas I dengan jumlah 21 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa teknik tes dan non tes dan teknik analisis data menggunakan SPSS V29. Untuk melihat ttabel maka didasarkan pada derajat kebebasan (dk), yang besarnya adalah N-1, yaitu 21 -1 = 20 pada taraf signifikan 5% diperoleh ttabel = 1.724. Berdasarkan hasil analisis uji t (paired sample t-test) maka dapat diperolah hasil bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu -6.363 > 1.724 dan Sig. (2 tailed) = 0.000 < 0.5, maka Ha diterima dan HO di tolak. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengharuh .
Terdapat perbedaan mean atau nilai rata-rata antara pre-test dan post-test.Media kartu huruf terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan siswa.Berdasarkan hasil analisis uji t (paired sample t-test), thitung (-6.05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (HO) ditolak.
Penelitian lanjutan perlu menguji efektivitas media kartu huruf di tingkat kelas yang lebih tinggi untuk menilai konsistensi dampak. Selain itu, dapat dikembangkan penelitian perbandingan dengan media pembelajaran visual lainnya untuk melihat mana yang lebih efektif meningkatkan keterampilan membaca. Studi lanjutan juga dapat fokus pada pengaruh penggunaan media ini terhadap motivasi belajar siswa secara jangka panjang.
| File size | 199.93 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Dengan taraf signifikan 𝛼 = 0,05, maka dari tabel chi-kuadratHasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Dengan taraf signifikan 𝛼 = 0,05, maka dari tabel chi-kuadrat
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 RSBI Lubukpakam pada bulan Maret 2012, dan sebagai populasi dalam penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 RSBI Lubukpakam pada bulan Maret 2012, dan sebagai populasi dalam penelitian
HTPHTP Sampel terdiri dari 131 siswa dari kelas dua, yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi, selanjutnya uji chi-square dilakukan untuk membuktikan keterhubunganSampel terdiri dari 131 siswa dari kelas dua, yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi, selanjutnya uji chi-square dilakukan untuk membuktikan keterhubungan
SIMPADUSIMPADU Hasil analisis menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih bersifat konvensional, kurang interaktif, dan belum mampu memotivasi peserta didik secara optimal.Hasil analisis menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih bersifat konvensional, kurang interaktif, dan belum mampu memotivasi peserta didik secara optimal.
ITKAITKA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan stres akademik pada siswa SMK AL-Insan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan stres akademik pada siswa SMK AL-Insan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
EDUPEDEDUPED Hasil belajar fisika peserta didik juga meningkat, ditunjukkan oleh rata-rata kelas 87,86 dan 90% siswa tuntas di atas KKM.meskipun demikian, masih terdapatHasil belajar fisika peserta didik juga meningkat, ditunjukkan oleh rata-rata kelas 87,86 dan 90% siswa tuntas di atas KKM.meskipun demikian, masih terdapat
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan baik dan sesuai rencana, dengan partisipasi aktif dari kelompok siswa. Kegiatan yang dilakukan meliputiKegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan baik dan sesuai rencana, dengan partisipasi aktif dari kelompok siswa. Kegiatan yang dilakukan meliputi
MAHADEWAMAHADEWA Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning dengan mind mapping dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajarPenerapan model pembelajaran contextual teaching and learning dengan mind mapping dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar
Useful /
STIKBARSTIKBAR Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme di balik efek hipotensif jahe merah, mengevaluasi efektivitas jangka panjang dan keamanannya,Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme di balik efek hipotensif jahe merah, mengevaluasi efektivitas jangka panjang dan keamanannya,
ADAIADAI Penelitian ini memperkaya literatur dengan meneliti pada tingkat individu, memeriksa beberapa sistem sekaligus menggunakan tuas kontrol, dan menggunakanPenelitian ini memperkaya literatur dengan meneliti pada tingkat individu, memeriksa beberapa sistem sekaligus menggunakan tuas kontrol, dan menggunakan
SIMPADUSIMPADU Media pembelajaran ini memiliki efek potensial dari hasil belajar siswa dengan presentase ketuntasan siswa sebesar 79,5 dengan kategori Baik. Media iniMedia pembelajaran ini memiliki efek potensial dari hasil belajar siswa dengan presentase ketuntasan siswa sebesar 79,5 dengan kategori Baik. Media ini
EDUPEDEDUPED Selain itu, persentase ketuntasan kelas XII sebesar 42%, sebaliknya yang belum tuntas sebesar 58%. Problematika pembelajaran daring pada mata pelajaranSelain itu, persentase ketuntasan kelas XII sebesar 42%, sebaliknya yang belum tuntas sebesar 58%. Problematika pembelajaran daring pada mata pelajaran