UnsilUnsil

MEDPERTANIANMEDPERTANIAN

Rumput Gajah (Pennisetum purpureum Schumach) mempunyai potensi untuk digunakan sebagai bahan baku bioenergi. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku maka diperlukan upaya untuk menghasilkan bibit dalam jumlah banyak dan waktu yang relatif singkat. Rumput gajah sulit diperbanyak secara generatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi zat pengatur tumbuh Air Kelapa, BAP dan NAA pada Media Driver Kuniyuki Walnut terhadap pertumbuhan Rumput Gajah (P. purpureum Schumach). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2020 di Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman, Pusat penelitian Bioteknologi – LIPI Bogor. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 10 perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Konsentrasi air kelapa yang telah ditetapkan sebesar 0 ml/L, 50 ml/L, BAP sebesar 0 mg/L, 1 mg/L, 2 mg/L, dan NAA dengan konsentrasi 0 mg/L, 0,01 mg/L, 0,1 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombinasi Zat Pengatur Tumbuh Air kelapa 50 ml/L BAP 2 mg/L NAA 0,01 mg/L merupakan kombinasi yang memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan eksplan rumput gajah dalam menginduksi jumlah tunas dengan rata-rata 4,92 tunas/eksplan dan jumlah daun dengan rata-rata 21,88 helai/eksplan, namun tidak memberikan hasil yang baik terhadap jumlah akar dibandingkan dengan perlakuan tanpa penambahan zat pengatur tumbuh (kontrol).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi air kelapa, BAP (Benzyl Amino Purine) dan NAA (Napthalene Acetic Acid) pada media DKW berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan eksplan rumput gajah.Kombinasi air kelapa 50 ml/L BAP 2 mg/L NAA 0,01 mg/L merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan jumlah tunas dan daun, namun tidak memberikan hasil yang optimal terhadap pertumbuhan akar.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada optimasi konsentrasi air kelapa, BAP, dan NAA untuk memaksimalkan pertumbuhan akar pada eksplan rumput gajah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kombinasi ZPT tersebut terhadap kualitas genetik dan morfologi rumput gajah hasil perbanyakan in vitro. Pengembangan media kultur yang lebih optimal dengan menambahkan komponen-komponen lain seperti vitamin atau asam amino juga dapat menjadi arah penelitian lanjutan untuk meningkatkan efisiensi perbanyakan rumput gajah secara in vitro.

Read online
File size182.95 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test