THAMRINTHAMRIN

Jurnal Ilmiah KesehatanJurnal Ilmiah Kesehatan

Situasi Covid-19 memberikan banyak pembatasan pada hampir semua layanan rutin termasuk layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Persentase kunjungan Antenatal Care sebanyak 42% dari sasaran ibu hamil pada tahun 2020 sebanyak 1426 orang, sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 21 Tahun 2021 pasal 13 ayat 3 tentang standar pelayanan minimal di bidang kesehatan bahwa pelayanan kesehatan bagi ibu hamil harus memenuhi frekuensi kunjungan pemeriksaan Antenatal Care minimal 6 kali. Mutu pelayanan kebidanan merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan dan berorientasi pada penerapan kode etik dan standar pelayanan kebidanan, serta kepuasan yang mengacu pada terselenggaranya seluruh persyaratan pelayanan kebidanan. Namun kenyataannya, banyak masyarakat yang lebih memilih layanan kesehatan lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persepsi ibu hamil terhadap kualitas pelayanan obstetri dengan minat kunjungan ulang Antenatal Care pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Sukatenang Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Sampel yang digunakan adalah teknik Simple random sampling sebanyak 68 ibu hamil dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel reliabilitas (p value = 0,000), daya tanggap (p value = 0,019), jaminan (p value = 0,020), empati (p value = 0,020) dan bukti nyata (p value = 0,000) dengan minat untuk kembali mengunjungi ANC pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Sukatenang. Diharapkan ibu hamil lebih termotivasi untuk melakukan kunjungan antenatal care di masa pandemi sesuai Permenkes Nomor 21 Tahun 2021.

Mutu pelayanan kebidanan di Puskesmas Sukatenang, berdasarkan Permenkes Nomor 21 Tahun 2021, secara umum dinilai baik oleh ibu hamil.Meskipun demikian, minat kunjungan ulang ANC selama pandemi Covid-19 masih rendah, yaitu sebesar 51,5%.Persepsi terhadap reliabilitas, responsivitas, jaminan, empati, dan bukti fisik pelayanan berhubungan signifikan dengan minat kunjungan ulang ANC ibu hamil selama pandemi.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi ibu hamil terhadap pelayanan kebidanan di era pandemi, terutama terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan ANC jarak jauh. Studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman ibu hamil secara lebih mendalam mengenai kendala dan kebutuhan mereka dalam mengakses pelayanan ANC selama pandemi. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai efektivitas intervensi yang berfokus pada peningkatan komunikasi antara tenaga kesehatan dan ibu hamil untuk meningkatkan kepercayaan dan minat kunjungan ulang ANC.

  1. Jurnal Kesehatan. pemanfaatan pelayanan puskesmas studi deskriptif masyarakat moanemani dogiyai jurnal... jurkes.polije.ac.id/index.php/journal/article/view/119Jurnal Kesehatan pemanfaatan pelayanan puskesmas studi deskriptif masyarakat moanemani dogiyai jurnal jurkes polije ac index php journal article view 119
  1. #mutu pelayanan#mutu pelayanan
  2. #escherichia coli#escherichia coli
Read online
File size620.11 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2Cn
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test