ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Batulaya melalui pengembangan teknologi pertanian modern. Permasalahan mitra meliputi rendahnya keterampilan budidaya hidroponik, keterbatasan pengelolaan green house, kurangnya pemanfaatan teknologi digital, dan strategi pemasaran yang belum optimal. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) meliputi perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi serta Asset-Based Community Development (ABCD) melalui pemetaan dan mobilisasi aset desa. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner pre–post, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas teknis masyarakat, dengan kenaikan pengetahuan dan keterampilan ≥75%. Implementasi sistem hidroponik dan IoT meningkatkan produktivitas tanaman 15–20%, sementara pemasaran digital melalui website desa memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 30%. Sektor ekonomi turut berkembang melalui peningkatan pendapatan penjualan melon dan sayuran hidroponik. Program ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi hidroponik, IoT, dan strategi digital efektif mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat Desa Batulaya sebagai model agroeduwisata berkelanjutan.

Program pengabdian di Desa Batulaya berhasil mengintegrasikan pertanian modern berbasis hidroponik dengan pariwisata edukatif.Penerapan teknologi hidroponik dan IoT meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, sementara pengembangan website desa memperluas promosi dan daya tarik wisatawan.Keberhasilan ini juga tercermin pada peningkatan kapasitas, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam mengelola pertanian sekaligus agroeduwisata, sehingga terbentuk model ekonomi desa yang lebih berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimalisasi penggunaan sensor IoT untuk memprediksi kebutuhan nutrisi tanaman secara presisi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mengurangi dampak lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis agroeduwisata yang inklusif, melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pembagian keuntungan, serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan sosial dan budaya. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi integrasi teknologi digital seperti aplikasi mobile atau platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pemasaran produk pertanian Desa Batulaya, meningkatkan aksesibilitas bagi konsumen, dan menciptakan nilai tambah bagi petani. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan agroeduwisata berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

  1. Hidroponik Sebagai Alternatif Tanaman Unggulan Dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian | Jurnal Pengabdian... ejournal.jurnalpengabdiansosial.com/index.php/jps/article/view/56Hidroponik Sebagai Alternatif Tanaman Unggulan Dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian Jurnal Pengabdian ejournal jurnalpengabdiansosial index php jps article view 56
Read online
File size1013.17 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test