UNRAMUNRAM
Jurnal PepaduJurnal PepaduDesa Tegal Maja di Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya. Potensi utama meliputi trekking hutan, panorama sawah, seni tradisional, dan kerajinan lokal yang memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan, termasuk kurangnya perencanaan strategis, rendahnya kapasitas SDM dalam pengelolaan pariwisata, dan risiko kerusakan lingkungan akibat pengelolaan yang tidak terarah. Sebagai solusi, dilakukan program pengabdian berupa pelatihan penyusunan masterplan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Program ini melibatkan pemerintah desa, Pokdarwis, Bumdesa, dan masyarakat untuk mengidentifikasi potensi, menyusun rencana strategis, dan menetapkan roadmap pengembangan selama lima tahun kedepan secara berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tegal Maja berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Melalui sosialisasi, pelatihan partisipatif, dan pendampingan teknis, masyarakat memperoleh peningkatan kapasitas dalam memahami konsep pariwisata berkelanjutan serta keterampilan praktis untuk menyusun dokumen perencanaan strategis. Data pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 18,9 poin, yang menjadi bukti kuantitatif bahwa pelatihan efektif mentransfer pengetahuan. Selain itu, luaran utama berupa dokumen masterplan pengembangan desa wisata berkelanjutan telah berhasil disusun secara partisipatif. Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman resmi bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam mengarahkan pengembangan pariwisata selama lima tahun ke depan. Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya menghasilkan produk berupa masterplan, tetapi juga memperkuat kelembagaan desa dan meningkatkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap program pembangunan. Pendekatan partisipatif yang digunakan memastikan keberlanjutan pengelolaan pariwisata di Desa Tegal Maja sekaligus mendukung pencapaian indikator Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan, khususnya pada aspek peningkatan kesejahteraan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tegal Maja berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan melalui sosialisasi, pelatihan partisipatif, dan pendampingan teknis.Peningkatan pemahaman peserta sebesar 18,9 poin, terbukti secara kuantitatif bahwa pelatihan efektif dalam transfer pengetahuan.Luaran utama berupa dokumen masterplan pengembangan desa wisata berkelanjutan telah disusun secara partisipatif dan berfungsi sebagai pedoman pengembangan pariwisata selama lima tahun ke depan.
Berdasarkan hasil kegiatan, perlu dilakukan implementasi masterplan secara bertahap, dimulai dari program berbiaya rendah namun berdampak tinggi seperti penataan rute trekking dan program kebersihan desa. Selain itu, penguatan kapasitas berkelanjutan melalui pelatihan teknis seperti pengelolaan homestay, hospitality, pemasaran digital, dan manajemen keuangan desa wisata sangat diperlukan. Untuk mendukung pengembangan, desa perlu mengoptimalkan sumber dana dari APBDes, Dana Desa, serta mengajukan proposal ke program CSR atau hibah pariwisata pemerintah dan swasta. Terakhir, pembentukan tim monitoring dan evaluasi yang bertugas memantau perkembangan implementasi roadmap setiap enam bulan akan memastikan program tetap adaptif terhadap perubahan. Dengan langkah-langkah ini, Desa Tegal Maja dapat memaksimalkan potensi pariwisata berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan melestarikan lingkungan. Pengembangan ini juga dapat menjadi studi kasus bagi desa lain yang ingin menerapkan model pariwisata berkelanjutan, sehingga memperluas dampak positifnya bagi pembangunan daerah dan nasional. Upaya ini memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, masyarakat, akademisi, dan pihak swasta untuk memastikan keberhasilan jangka panjang.
| File size | 223.47 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSRATUNSRAT Dari kegiatan ini, siswa-siswi SMA Negeri 1 Tompaso telah mampu memahami dan mengetahui cara produksi minyak atrisi dari limbah daun cengkih serta dapatDari kegiatan ini, siswa-siswi SMA Negeri 1 Tompaso telah mampu memahami dan mengetahui cara produksi minyak atrisi dari limbah daun cengkih serta dapat
ILININSTITUTEILININSTITUTE Peningkatan pengetahuan peserta dari 11,2% menjadi 97,2% menegaskan efektivitas metode sosialisasi yang dipadukan dengan praktik langsung. Selain itu,Peningkatan pengetahuan peserta dari 11,2% menjadi 97,2% menegaskan efektivitas metode sosialisasi yang dipadukan dengan praktik langsung. Selain itu,
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Clerodendrum minahassae, tanaman obat yang digunakan secara tradisional di Sulawesi Utara, telah dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri, namun potensiClerodendrum minahassae, tanaman obat yang digunakan secara tradisional di Sulawesi Utara, telah dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri, namun potensi
SUMSELPROVSUMSELPROV Meskipun demikian, gulma memiliki manfaat, salah satunya peran gulma sebagai tanaman obat yang secara historis telah digunakan oleh masyarakat untuk meringankanMeskipun demikian, gulma memiliki manfaat, salah satunya peran gulma sebagai tanaman obat yang secara historis telah digunakan oleh masyarakat untuk meringankan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Di antara tanaman tersebut, Cinnamomum iners banyak dimanfaatkan dan diketahui mengandung beragam senyawa bioaktif yang dilaporkan memiliki aktivitas antimikroba,Di antara tanaman tersebut, Cinnamomum iners banyak dimanfaatkan dan diketahui mengandung beragam senyawa bioaktif yang dilaporkan memiliki aktivitas antimikroba,
YSCSYSCS Jahe merupakan jenis tanaman obat yang bisa membantu mengatasi peradangan dan mengurangi rasa sakit ketika kadar asam urat dalam tubuh sangat tinggi. PemberianJahe merupakan jenis tanaman obat yang bisa membantu mengatasi peradangan dan mengurangi rasa sakit ketika kadar asam urat dalam tubuh sangat tinggi. Pemberian
UMKLAUMKLA Sebanyak 40 anggota KWT berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan pesertaSebanyak 40 anggota KWT berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Temuan ini menekankan kebutuhan mendesak akan upaya konservasi, pengelolaan sungai berkelanjutan, serta integrasi pengetahuan tradisional, dengan kolaborasiTemuan ini menekankan kebutuhan mendesak akan upaya konservasi, pengelolaan sungai berkelanjutan, serta integrasi pengetahuan tradisional, dengan kolaborasi
Useful /
UNRAMUNRAM Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital peserta, keterampilan mengelola toko daring, serta kemampuan mengoptimalkanHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital peserta, keterampilan mengelola toko daring, serta kemampuan mengoptimalkan
UNRAMUNRAM Meskipun demikian, temuan ini masih bersifat deskriptif karena didasarkan pada observasi kualitatif dan kegiatan yang hanya berlangsung sekali. Oleh sebabMeskipun demikian, temuan ini masih bersifat deskriptif karena didasarkan pada observasi kualitatif dan kegiatan yang hanya berlangsung sekali. Oleh sebab
UMKLAUMKLA Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan angka stunting tahun 2023 sebesar 21,5%, dengan peningkatan angka wasting (8,5%) dan overweight (4,2%)Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan angka stunting tahun 2023 sebesar 21,5%, dengan peningkatan angka wasting (8,5%) dan overweight (4,2%)
UMKLAUMKLA Sebanyak 60 anak telah menerima layanan khitan gratis. Hasil kegiatan menunjukkan pengurangan beban biaya kesehatan, peningkatan literasi kesehatan masyarakat,Sebanyak 60 anak telah menerima layanan khitan gratis. Hasil kegiatan menunjukkan pengurangan beban biaya kesehatan, peningkatan literasi kesehatan masyarakat,