UMJ PremiumUMJ Premium
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)Analisis mutu DNA hasil isolasi merupakan teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui kualitas DNA hasil isolasi sehingga meminimalkan kegagalan proses amplifikasi dalam analisis molekuler. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk melihat mutu DNA hasil isolasi pada produk pangan olahan ikan berupa otak-otak ikan bandeng. Prosedur ekstraksi DNA mengikuti protokol ekstraksi manual kit yang digunakan. Analisis mutu DNA hasil isolasi diukur menggunakan nanophotometer, dimana analisis mutu didasarkan pada nilai konsentrasi dan kemurnian DNA hasil isolasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji rata-rata nilai konsentrasi dan kemurnian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis mutu DNA diperoleh hasil konsentrasi DNA berada pada kisaran 9,6 – 18,5 dengan nilai rata-rata DNA hasil isolasi sebesar 13,4 ng/μL, sedangkan nilai kemurnian yang dibaca pada panjang gelombang A260/A280 berada pada kisaran 1,64 – 1,87, dengan nilai rata-rata sebesar 1,79. Simpulan: DNA hasil isolasi yang dilakukan pada sampel produk pangan olahan otak-otak ikan bandeng menunjukkan nilai konsentrasi dan kemurnian yang termasuk dalam kategori hasil isolasi DNA yang baik.
DNA hasil isolasi dari sampel otak-otak ikan bandeng memiliki nilai konsentrasi rata-rata sebesar 13,4 ng/μL dan nilai kemurnian rata-rata 1,79.Nilai-nilai tersebut berada dalam kisaran yang menunjukkan kualitas isolasi DNA yang baik.Dengan demikian, metode ekstraksi yang digunakan terbukti efektif untuk mendapatkan DNA berkualitas dari produk pangan olahan berbasis ikan.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk membandingkan efektivitas metode ekstraksi DNA manual menggunakan kit komersial dengan metode ekstraksi modifikasi fenol-kloroform pada produk otak-otak ikan bandeng, guna mengetahui metode mana yang menghasilkan DNA lebih murni dan stabil dalam jumlah besar. Kedua, penting untuk meneliti pengaruh proses pemanasan selama produksi otak-otak terhadap integritas dan panjang fragmen DNA, sehingga dapat ditentukan batas aman suhu dan durasi pemasakan yang tidak merusak DNA untuk keperluan identifikasi spesies. Ketiga, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh komponen tambahan dalam produk otak-otak, seperti bumbu, tepung, dan pengawet, terhadap kualitas DNA yang diisolasi, untuk mengidentifikasi bahan-bahan yang berpotensi menjadi inhibitor dalam amplifikasi DNA dan merancang strategi pengurangan efek inhibitor tersebut secara dini.
| File size | 559.25 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD), melalui pendekatan persuasif, edukatif, partisipatif, dan normatif.Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD), melalui pendekatan persuasif, edukatif, partisipatif, dan normatif.
STIALANSTIALAN Kinerja diplomasi Indonesia menunjukkan penguatan dalam berbagai kerangka, termasuk bilateral, regional, dan multilateral. Upaya diplomasi multilateralKinerja diplomasi Indonesia menunjukkan penguatan dalam berbagai kerangka, termasuk bilateral, regional, dan multilateral. Upaya diplomasi multilateral
MALAHAYATIMALAHAYATI meningkatkan kadar lemak dan protein yoghurt secara bermakna, namun tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap nilai pH. Temuan ini mengindikasikanmeningkatkan kadar lemak dan protein yoghurt secara bermakna, namun tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap nilai pH. Temuan ini mengindikasikan
ABDIMASABDIMAS This study concludes that a participatory approach is crucial for the relevance and effectiveness of training and mentoring programs for rural entrepreneurs.This study concludes that a participatory approach is crucial for the relevance and effectiveness of training and mentoring programs for rural entrepreneurs.
ABDIMASABDIMAS Penggunaan teknologi seperti active packaging, modified atmosphere packaging, intelligent packaging, nanotechnology-based packaging, dan biodegradablePenggunaan teknologi seperti active packaging, modified atmosphere packaging, intelligent packaging, nanotechnology-based packaging, dan biodegradable
LAAROIBALAAROIBA Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengandalkan data sekunder, yang termasuk dalam studi literatur yang ditulisMetode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengandalkan data sekunder, yang termasuk dalam studi literatur yang ditulis
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Pemanfaatan teknologi penepungan dapat menghasilkan pangan olahan dari biji-bijian dan kacang-kacangan sebagai upaya kreatif POKJA PKK. Peserta pelatihanPemanfaatan teknologi penepungan dapat menghasilkan pangan olahan dari biji-bijian dan kacang-kacangan sebagai upaya kreatif POKJA PKK. Peserta pelatihan
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Metode yang digunakan berupa penyuluhan, praktek dan pendampingan bagaimana mengolah jagung menjadi olahan pangan seperti keripik jagung, kemudian pengemasan,Metode yang digunakan berupa penyuluhan, praktek dan pendampingan bagaimana mengolah jagung menjadi olahan pangan seperti keripik jagung, kemudian pengemasan,
Useful /
UMSUMS Sebaliknya, kehadiran ayah yang terbatas dan ketidaktersediaan emosional dipersepsikan melemahkan peran protektif keluarga dalam kesejahteraan psikologisSebaliknya, kehadiran ayah yang terbatas dan ketidaktersediaan emosional dipersepsikan melemahkan peran protektif keluarga dalam kesejahteraan psikologis
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Penerapan hadis ini tidak hanya terbatas pada aspek individual, tetapi juga mencakup tanggung jawab komunal dan memiliki cakupan yang universal, berlakuPenerapan hadis ini tidak hanya terbatas pada aspek individual, tetapi juga mencakup tanggung jawab komunal dan memiliki cakupan yang universal, berlaku
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Dari hasil penelitian terdapat interaksi pemberian dosis bahan organik kotoran sapi 20 ton/ha dan pupuk NPK 375 kg/ha terhadap variabel pertumbuhan tinggiDari hasil penelitian terdapat interaksi pemberian dosis bahan organik kotoran sapi 20 ton/ha dan pupuk NPK 375 kg/ha terhadap variabel pertumbuhan tinggi
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) yang terdiri dari 2 faktor yaitu dandang dan rice coocker sehinggaRancangan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) yang terdiri dari 2 faktor yaitu dandang dan rice coocker sehingga