UMSBUMSB

Journal of Agricultural Science Development (JASED)Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pedagang pengumpul di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota dari bulan Maret sampai April Tahun 2016 dengan menggunakan studi survey. Dari hasil penelitian ditemukan hasil bahwa secara umum pemasaran komoditi pertanian di Kabupaten Lima Puluh Kota dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu Komiditi Holtikultura, tanaman perkebunan dan rempah serta tanaman musiman. Sifat saluran pemasaran dan peran pedagang pengumpul berbeda-beda pada setiap komditi tersebut. Pedagang pengumpul di Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki peran mendistribusikan produk, memberikan informasi pasar, memberikan pinjaman modal, melakukan sortasi dan grading. Dan tidak selama semua pedagang pengumpul melakukan keseluruhan peran tersebut.

Secara umum, pemasaran komoditi pertanian di Kabupaten Lima Puluh Kota dikelompokkan menjadi tiga kelompok.holtikultura, perkebunan dan rempah, serta tanaman musiman, dengan variasi saluran pemasaran dan peran pedagang pengumpul pada setiap komoditi.Pedagang pengumpul di Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki peran penting dalam mendistribusikan produk, menyediakan informasi pasar, memberikan pinjaman modal, serta melakukan sortasi dan grading, meskipun tidak semua pedagang pengumpul menjalankan semua peran tersebut.Oleh karena itu, kerjasama yang baik antara petani dan pedagang pengumpul sangat penting untuk memastikan pemasaran komoditas pertanian dapat berjalan dengan optimal.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis secara mendalam dampak peran pedagang pengumpul terhadap kesejahteraan petani di berbagai subsektor pertanian, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti akses terhadap modal, informasi pasar, dan teknologi. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efisiensi dan efektivitas saluran pemasaran dengan dan tanpa peran pedagang pengumpul, guna mengidentifikasi potensi peningkatan dalam rantai pasok pertanian. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kemitraan yang lebih inklusif dan berkelanjutan antara petani dan pedagang pengumpul, yang dapat meningkatkan daya saing produk pertanian lokal dan memperkuat posisi petani dalam rantai nilai, dengan mempertimbangkan aspek keadilan dan keberlanjutan lingkungan.

Read online
File size189.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test