UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Gulma dapat mengurangi hasil tanaman baik dari segi kualitas maupun kuantitas, gulma juga sebagai fasilitator hama dan penyakit, perlu adanya pengendalian gulma yang ramah terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh zat alelopati dari ekstrak daun Zucchini (Cucurita pepo) terhadap penekanan pertumbuhan tiga jenis gulma berdaun lebar, serta mengetahui konsentrasi yang efektif dari ekstrak daun Zucchini (C. pepo) terhadap penekanan pertumbuhan tiga jenis gulma berdaun lebar. Penelitian dilakukan di lahan agribisnis SMKN PP Cianjur dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alelopati dari ekstrak dari daun Zucchini (C. pepo) berpengaruh terhadap penekanan pertumbuhan tiga jenis gulma berdaun lebar, dan konsentrasi ekstrak daun Zucchini (C. pepo) yang terbaik yaitu 200 g/l dapat menekan pertumbuhan gulma pada bobot segar 29,32% sampai 32,28%, bobot kering 13,72% sampai 42,32%, tinggi gulma 19,88% sampai 39,35%, jumlah daun 11,25% sampai 31,09% dan panjang akar 31,91% sampai 36,93% dari masing-masing Ajeran, Sintrong dan Babadotan. Hasil penelitian yang sangat baik responnya adalah Babadotan apabila di ambil rata-rata dari lima variabel mencapai 35,76% sedangkan pada Ajeran 29,72% dan Sintrong 22,31%.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa zat alelopati yang di ekstrak dari daun Zucchini (C.pepo) ternyata memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tiga jenis gulma berdaun lebar yang diuji yaitu.), Sintrong (Crassocephalum crepidioides), Babadotan (Ageratum conyzoides L).Dari ketiga jenis gulma berdaun lebar, gulma Babadotan yang sangat respon terhadap ekstrak daun Zucchini.Dari empat konsentrasi ekstrak daun Zucchini yang diambil yaitu 50g/l, 100g/l, 150g/l dan 200 g/l, memperlihatkan pengaruh yang bervariasi terhadap penghambatan pertumbuhan jenis gulma tiga yang diteliti.Walaupun demikian lebih dominan penekanannya adalah pada konsentrasi 200 g/l.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa alelopati spesifik dalam ekstrak daun Zucchini yang bertanggung jawab atas efek penghambatan pertumbuhan gulma. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik analisis kimia dan bioassay untuk menguji aktivitas biologis dari berbagai fraksi ekstrak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas ekstrak daun Zucchini dalam mengendalikan gulma pada berbagai jenis tanaman pertanian dan kondisi lingkungan yang berbeda. Faktor-faktor seperti jenis tanah, curah hujan, dan suhu dapat mempengaruhi kinerja alelopati, sehingga perlu dipertimbangkan dalam desain penelitian. Ketiga, penelitian dapat mengkaji potensi kombinasi ekstrak daun Zucchini dengan agen pengendali gulma lain, baik biologis maupun kimia, untuk mencapai efektivitas pengendalian gulma yang lebih tinggi dan mengurangi risiko resistensi gulma. Kombinasi ini dapat memberikan efek sinergis dan memperluas spektrum pengendalian gulma.

Read online
File size456.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test