UNARUNAR
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Dysmenorrhea atau nyeri menstruasi merupakan keadaan nyeri saat menstruasi yang umum dialami oleh perempuan, termasuk mahasiswi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpengaruh pada performa akademik mahasiswi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi kejadian dismenore pada mahasiswi di berbagai negara. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 11 artikel penelitian terpilih, baik nasional maupun internasional. Artikel diperoleh melalui pencarian di database elektronik seperti Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan PubMed dengan kata kunci yang relevan. Pemilihan artikel dilakukan dengan penilaian PICO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor utama yang secara konsisten memengaruhi kejadian dismenore, yaitu riwayat keluarga, usia menarche <12 tahun, siklus menstruasi tidak teratur, tingkat stres yang tinggi, dan pola makan. Faktor-faktor tersebut memengaruhi keseimbangan hormonal, produksi prostaglandin, serta kontraksi uterus yang menyebabkan nyeri menstruasi. Identifikasi dini faktor risiko dismenore dan intervensi promotif-preventif sangat diperlukan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada mahasiswi dan mengurangi risiko dismenore.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat lima faktor risiko utama yang secara konsisten memengaruhi kejadian dismenore pada mahasiswi, yaitu riwayat keluarga positif dismenore, usia menarche <12 tahun, siklus menstruasi tidak teratur, tingkat stres yang tinggi, dan pola makan.Faktor-faktor ini berperan dalam memengaruhi keseimbangan hormonal, produksi prostaglandin, dan kontraksi uterus yang menyebabkan nyeri menstruasi.Oleh karena itu, deteksi dini faktor risiko dan intervensi promotif-preventif sangat penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi mahasiswi dan mengurangi risiko dismenore.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara faktor risiko seperti usia menarche dini dan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada mahasiswi. Kedua, studi intervensi yang melibatkan modifikasi pola makan dan manajemen stres perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi gejala dismenore. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi mahasiswi mengenai dismenore dan faktor-faktor yang memengaruhinya, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan mengembangkan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kesehatan reproduksi dan kualitas hidup mahasiswi.
| File size | 573.84 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
GOACADEMICAGOACADEMICA Data penelitian berupa hasil sunggingan dengan karakter warna dan gaya khas Griya Ukir Kulit Sagio. Peneliti memilih Griya Ukir Kulit Sagio karena dikenalData penelitian berupa hasil sunggingan dengan karakter warna dan gaya khas Griya Ukir Kulit Sagio. Peneliti memilih Griya Ukir Kulit Sagio karena dikenal
UnmulUnmul Salah satu cara mencegah pertumbuhan plak adalah dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Penggunaan pasta gigi dapat menurunkan risiko terjadinyaSalah satu cara mencegah pertumbuhan plak adalah dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Penggunaan pasta gigi dapat menurunkan risiko terjadinya
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Anak usia pra sekolah adalah salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut karena umumnya masih mempunyai perilaku atau kebiasaan diri yangAnak usia pra sekolah adalah salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut karena umumnya masih mempunyai perilaku atau kebiasaan diri yang
UNUBLITARUNUBLITAR Penelitian ini menggunakan data primer berupa kriteria supplier CV Aida yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada tiga pegawai yang memahamiPenelitian ini menggunakan data primer berupa kriteria supplier CV Aida yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada tiga pegawai yang memahami
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Hasil menunjukkan bahwa 85% peserta mampu menjawab dengan benar minimal 75% pertanyaan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektifHasil menunjukkan bahwa 85% peserta mampu menjawab dengan benar minimal 75% pertanyaan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif
UNARUNAR Tujuan utama penelitian adalah untuk menggambarkan pengalaman tenaga kesehatan dalam merespons dan beradaptasi terhadap perubahan sosial budaya tersebutTujuan utama penelitian adalah untuk menggambarkan pengalaman tenaga kesehatan dalam merespons dan beradaptasi terhadap perubahan sosial budaya tersebut
UNARUNAR Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi berada pada rentang usia 18-20 tahun, berjenis kelaminBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi berada pada rentang usia 18-20 tahun, berjenis kelamin
UNARUNAR Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, khususnya pada industri manufakturKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, khususnya pada industri manufaktur
Useful /
AIRAAIRA Studi ini menggunakan metode Fuzzy Time Series Singh untuk memprediksi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Metode ini dipilih karena kemampuannya menangkapStudi ini menggunakan metode Fuzzy Time Series Singh untuk memprediksi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Metode ini dipilih karena kemampuannya menangkap
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Penurunan nilai gizi tersebut disebabkan oleh tingginya kadar air dan rendahnya kandungan makronutrien wortel dibandingkan bahan utama seperti tepung terigu,Penurunan nilai gizi tersebut disebabkan oleh tingginya kadar air dan rendahnya kandungan makronutrien wortel dibandingkan bahan utama seperti tepung terigu,
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Ekstrak kemangi selanjutnya dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwaEkstrak kemangi selanjutnya dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
UMMATUMMAT Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 7 perlakuan proporsi bahan yaitu JK0 (serbuk daun kelor 0%: serbuk jahe merah 100%), JK1Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 7 perlakuan proporsi bahan yaitu JK0 (serbuk daun kelor 0%: serbuk jahe merah 100%), JK1