POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceInternational Conference on Multidisciplinary Approaches in Health Science

Menstruasi merupakan tanda awal kematangan fungsi organ reproduksi perempuan yang terjadi secara alamiah karena pengaruh dan pengaturan hormon seiring dengan pertambahan usia remaja perempuan. Keadaan ini terjadi setiap bulan secara periodik seperti siklus. Siklus menstruasi pada perempuan muda cenderung tidak teratur atau mengalami gangguan akibat pengaruh usia, aktivitas fisik, makanan, nutrisi, dan faktor psikologis yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon estrogen dan progesteron dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap siklus menstruasi remaja. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional, mengumpulkan data melalui metode wawancara dan kuesioner standar WHO untuk tingkat kecemasan (Taylor Manifest Anxiety Scale). Hasil analisis bivariat dengan uji Spearman (α = 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,000) antara tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi remaja pada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, perempuan muda perlu menjaga kesehatan fisik dan mental serta menerapkan manajemen stres yang baik untuk mencegah gangguan psikologis yang berdampak pada sistem reproduksi.

Tingkat kecemasan perempuan muda memengaruhi pola dan keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswa Program Studi Kebidanan D3.Kecemasan muncul karena responden tidak mampu mengatasi berbagai stresor psikososial sehingga menimbulkan gangguan emosional.Oleh karena itu, penting bagi remaja perempuan untuk menjalani gaya hidup sehat, teratur, serta mampu melakukan manajemen stres dan kecemasan secara efektif, terutama dalam menghadapi masalah pribadi maupun akademik.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas teknik relaksasi sederhana seperti pernapasan dalam atau meditasi singkat dalam mengurangi kecemasan dan memperbaiki keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswa kebidanan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial dari teman sebaya atau keluarga dalam memengaruhi tingkat kecemasan dan gangguan menstruasi, serta bagaimana intervensi berbasis komunitas bisa membantu mengurangi stres akademik. Ketiga, sebaiknya diteliti pengaruh pola makan dan aktivitas fisik harian terhadap keseimbangan hormon dan siklus menstruasi, terutama pada mahasiswa yang memiliki jadwal praktikum padat, untuk merancang program intervensi holistik yang menggabungkan aspek fisik, mental, dan emosional dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja perempuan.

Read online
File size328.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test