POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceInternational Conference on Multidisciplinary Approaches in Health Science

Hipertensi gestasional adalah hipertensi yang terjadi selama kehamilan, dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg pada kehamilan untuk pertama kalinya, yang biasanya pulih setelah melahirkan. Kondisi ini muncul tanpa protein pada urine dan akan menghilang dalam 3 bulan setelah persalinan. Hipertensi gestasional berat ditandai dengan tekanan darah ≥160 mmHg, di mana tekanan darah kembali normal dalam waktu ≤20 minggu setelah melahirkan. Pengobatan hipertensi saat kehamilan menggunakan jus buah naga merah merupakan alternatif non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil, karena buah naga kaya akan antioksidan, flavonoid, kalium, dan vitamin C yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jus buah naga merah terhadap tekanan darah tinggi pada ibu hamil di Desa Sinanggul, wilayah kerja Puskesmas Mlonggo. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang mengalami hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mlonggo, Kabupaten Jepara, dengan sampel berjumlah 5 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis uji t dependen (paired sample t-test) menunjukkan nilai signifikansi p = 0,004, yang berarti p ≤ 0,05. Disimpulkan bahwa pemberian jus buah naga merah efektif dalam menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Dianjurkan bagi ibu hamil yang mengalami hipertensi untuk mengonsumsi jus buah naga merah sebagai alternatif pengobatan untuk menurunkan tekanan darah.

Terapi non-farmakologis dengan pemberian jus buah naga merah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil.Namun, jumlah sampel yang kecil dan tidak adanya pengendalian terhadap variabel perancu seperti pengobatan farmakologis dapat menyebabkan bias dalam hasil analisis.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan mengontrol variabel perancu untuk meningkatkan keyakinan terhadap efektivitas jus buah naga merah dalam menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efektivitas jus buah naga merah dengan ukuran sampel yang lebih besar agar hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasi. Selain itu, perlu dikembangkan penelitian dengan desain kontrol yang ketat, seperti menggunakan kelompok pembanding yang tidak diberi jus, untuk memastikan bahwa penurunan tekanan darah benar-benar disebabkan oleh jus buah naga dan bukan oleh faktor lain. Disarankan juga untuk meneliti kombinasi antara jus buah naga merah dengan modifikasi gaya hidup sehat lainnya, seperti pembatasan garam dan aktivitas fisik ringan, untuk melihat apakah efek penurunan tekanan darah dapat ditingkatkan secara sinergis. Penelitian semacam ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang pendekatan non-farmakologis yang optimal bagi ibu hamil dengan hipertensi. Selain itu, studi jangka panjang juga penting untuk mengevaluasi apakah konsumsi rutin jus buah naga berdampak pada penurunan risiko komplikasi kehamilan seperti preeklamsia. Variabel seperti kadar kalium dan flavonoid dalam darah juga dapat diukur sebelum dan sesudah intervensi untuk memahami mekanisme biologis yang terlibat. Penelitian yang membandingkan jenis buah naga merah dan putih juga layak dilakukan untuk melihat efektivitas relatifnya. Penting pula untuk melibatkan kontrol terhadap faktor risiko seperti usia ibu, paritas, dan riwayat hipertensi keluarga. Penggunaan desain acak buta ganda (double-blind randomized controlled trial) dapat meningkatkan validitas internal penelitian. Dengan pendekatan yang lebih kuat, hasil penelitian akan lebih dapat diandalkan dalam mendukung kebijakan kesehatan ibu di tingkat layanan primer.

  1. Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil | Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia.... doi.org/10.15294/jppkmi.v1i2.40329Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia doi 10 15294 jppkmi v1i2 40329
Read online
File size240.31 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test