SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL

International Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsInternational Journal of Social Science, Education, Communication and Economics

Penelitian ini menyelidiki pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumtif di kalangan mahasiswa, dengan Keputusan Penggunaan PayLater sebagai variabel intervening dan Pengendalian Diri sebagai variabel moderasi. Adopsi cepat layanan kredit digital, seperti PayLater, telah merombak pola konsumsi, terutama di kalangan pengguna muda, dengan mempromosikan kenyamanan dan opsi pembayaran fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana literasi keuangan dan pengendalian diri berinteraksi untuk mempengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa melalui penggunaan PayLater. Menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan sampel 100 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa, penelitian ini menemukan bahwa Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif baik terhadap Penggunaan PayLater maupun Perilaku Konsumtif. Menariknya, meskipun literasi keuangan umumnya diharapkan untuk meredam kecenderungan konsumtif, ternyata secara tidak langsung berkontribusi pada pengeluaran impulsif dengan mendorong penggunaan PayLater. Penggunaan PayLater diidentifikasi sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara Literasi Keuangan dan Perilaku Konsumtif, yang menekankan peran kenyamanan dan daya beli yang dirasakan dalam mempromosikan konsumsi. Selain itu, Pengendalian Diri secara negatif memoderasi hubungan antara Penggunaan PayLater dan Perilaku Konsumtif, menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pengendalian diri yang tinggi kurang mungkin menunjukkan pengeluaran impulsif meskipun menggunakan PayLater.

Penelitian ini menemukan bahwa Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif pada Penggunaan PayLater dan Perilaku Konsumtif di kalangan mahasiswa.Meskipun literasi keuangan umumnya diharapkan membantu individu mengelola keuangan dengan bijak, temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan yang lebih tinggi justru mendorong penggunaan PayLater, yang selanjutnya meningkatkan perilaku konsumtif.Hal ini disebabkan oleh kenyamanan fitur PayLater, seperti rencana cicilan tanpa kartu kredit dan pembayaran tertunda, yang menciptakan ilusi daya beli yang lebih besar dan mendorong pembelian impulsif.Selain itu, Penggunaan PayLater ditemukan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara Literasi Keuangan dan Perilaku Konsumtif.Mahasiswa dengan literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung menggunakan PayLater untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mereka.namun, hal ini meningkatkan risiko perilaku konsumtif, terutama jika tidak disertai dengan pengendalian diri yang cukup.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Pengendalian Diri memoderasi hubungan antara Penggunaan PayLater dan Perilaku Konsumtif dengan pengaruh negatif, di mana mahasiswa dengan tingkat pengendalian diri yang tinggi lebih mampu mengelola penggunaan PayLater secara bertanggung jawab, sehingga mengurangi risiko konsumsi berlebihan.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan:. . 1. Mempelajari dampak literasi keuangan yang lebih tinggi pada perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa, terutama dalam konteks penggunaan PayLater. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah literasi keuangan yang lebih tinggi benar-benar mendorong penggunaan PayLater dan apakah hal ini menyebabkan peningkatan perilaku konsumtif. . . 2. Mengembangkan strategi intervensi untuk meningkatkan literasi keuangan dan pengendalian diri di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengusulkan dan mengevaluasi intervensi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan dan pengendalian diri, dengan tujuan mengurangi risiko perilaku konsumtif yang berlebihan dan mendorong penggunaan PayLater yang bertanggung jawab.. . 3. Meneliti peran media sosial dalam mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa dan penggunaan PayLater. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana promosi dan tren gaya hidup di media sosial mempengaruhi keputusan pembelian mahasiswa, terutama dalam konteks penggunaan PayLater. Dengan memahami pengaruh media sosial, intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk mengurangi risiko perilaku konsumtif yang berlebihan.

Read online
File size409.1 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test