IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala dan peluang pengelolaan Wisata Konservasi Orangutan Bukit Lawang (WKOB) serta merumuskan strategi kebijakan alternatif dalam mengatasi hambatan pengelolaan WKOB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan beberapa ahli terkait penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kendala utama dalam pengelolaan WKOB adalah kurangnya integrasi biaya dan tarif masuk, infrastruktur yang buruk menuju WKOB, kurangnya fasilitas, dan terlalu banyak pintu masuk. Kendala lainnya adalah kurangnya peran pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah Langkat, kurang tegasnya penegakan peraturan terkait lingkungan dan kebersihan, kurangnya informasi dan promosi pariwisata, serta pola pikir dan kesadaran masyarakat yang rendah tentang pentingnya ekowisata dan konservasi. Terdapat ancaman kerusakan lingkungan di Taman Nasional Gunung Leuser, terutama penambangan batu kali (keberadaan penggalian C) di sungai Bahorok. Strategi alternatif untuk mengatasi hambatan dalam pengelolaan WKOB adalah kebutuhan manajemen pariwisata berkelanjutan yang terintegrasi dan profesional.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan WKOB adalah kurangnya integrasi biaya dan tarif masuk, infrastruktur yang buruk menuju WKOB, kurangnya fasilitas, dan terlalu banyak pintu masuk.Ancaman kerusakan lingkungan di Taman Nasional Gunung Leuser, terutama penambangan batu kali, merupakan hal yang tidak bisa dianggap sepele.Alternatif strategi kebijakan dalam mengatasi kendala pengelolaan WKOB adalah pengelolaan wisata terintegrasi dan profesional.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak ekonomi dari WKOB terhadap masyarakat lokal, termasuk analisis biaya-manfaat yang komprehensif untuk memastikan keberlanjutan ekonomi. Kedua, penelitian tentang efektivitas berbagai strategi promosi pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik ke WKOB, dengan mempertimbangkan tren pasar dan preferensi wisatawan. Ketiga, penelitian mengenai peran serta masyarakat lokal dalam pengelolaan WKOB, termasuk pengembangan model partisipasi yang inklusif dan berkelanjutan untuk memastikan manfaat ekonomi dan sosial yang adil. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat diimplementasikan secara bersamaan untuk meningkatkan pengelolaan WKOB secara holistik, memastikan pelestarian orangutan dan habitatnya, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
| File size | 622.91 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Berdasarkan analisis pola pemanfaatan lahan, hasil menunjukkan bahwa kawasan pesisir rawan tsunami masih banyak digunakan sebagai kawasan permukiman. PenelitianBerdasarkan analisis pola pemanfaatan lahan, hasil menunjukkan bahwa kawasan pesisir rawan tsunami masih banyak digunakan sebagai kawasan permukiman. Penelitian
IPBIPB Namun, penggunaan insektisida dalam pertanian memberikan dampak negatif termasuk efek kematian pada organisme non‑sasaran. Ikan wader pari merupakanNamun, penggunaan insektisida dalam pertanian memberikan dampak negatif termasuk efek kematian pada organisme non‑sasaran. Ikan wader pari merupakan
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisikokimia di Cibuntu Pond memiliki nilai yang relatif homogen secara spasial (kecuali kedalaman air). Namun,Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisikokimia di Cibuntu Pond memiliki nilai yang relatif homogen secara spasial (kecuali kedalaman air). Namun,
IPBIPB Pemerintah Provinsi Bali telah mengambil langkah-langkah inovatif dan progresif dalam menghadapi krisis ini, termasuk memobilisasi desa-desa adat dan menerapkanPemerintah Provinsi Bali telah mengambil langkah-langkah inovatif dan progresif dalam menghadapi krisis ini, termasuk memobilisasi desa-desa adat dan menerapkan
IPBIPB Penelitian ini bertujuan mengatasi potensi konflik sosial tersebut, serta informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk merumuskan strategi antisipasiPenelitian ini bertujuan mengatasi potensi konflik sosial tersebut, serta informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk merumuskan strategi antisipasi
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan emisi GRK rata-rata 0. 08 TCO2e/TFFB/Tahun, dengan aktivitas pemupukan menyumbang 0. 07 TCO2e/TFFB/Tahun. Pemanfaatan limbahHasil penelitian menunjukkan emisi GRK rata-rata 0. 08 TCO2e/TFFB/Tahun, dengan aktivitas pemupukan menyumbang 0. 07 TCO2e/TFFB/Tahun. Pemanfaatan limbah
IPBIPB Wilayah Jabodetabek, dengan kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi tinggi, mengalami emisi polutan udara sangat tinggi. Kebijakan Pembatasan Sosial BerskalaWilayah Jabodetabek, dengan kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi tinggi, mengalami emisi polutan udara sangat tinggi. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala
IPBIPB Intensitas trip penangkapan merespons quasi‑profit. Tangkap kerapu menghasilkan quasi‑profit sebesar Rp 1,4 miliar per tahun. Profit tahunan maksimumIntensitas trip penangkapan merespons quasi‑profit. Tangkap kerapu menghasilkan quasi‑profit sebesar Rp 1,4 miliar per tahun. Profit tahunan maksimum
Useful /
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan garis pantai, baik akresi maupun abrasi, di beberapa lokasi dengan kerapatan mangrove yang berbedaHasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan garis pantai, baik akresi maupun abrasi, di beberapa lokasi dengan kerapatan mangrove yang berbeda
IPBIPB Hungayono memiliki tujuh hatchery yang memanfaatkan panas bumi untuk menetas telur Maleo secara semi-alam. Ukuran lubang di hatchery dibuat sesuai denganHungayono memiliki tujuh hatchery yang memanfaatkan panas bumi untuk menetas telur Maleo secara semi-alam. Ukuran lubang di hatchery dibuat sesuai dengan
IPBIPB Pada tahun 2016, Kebun Raya Botani Cibodas bekerja sama dengan TNGP menanam spesies pohon asli yang memiliki potensi sekuestrasi karbon tinggi; enam ratusPada tahun 2016, Kebun Raya Botani Cibodas bekerja sama dengan TNGP menanam spesies pohon asli yang memiliki potensi sekuestrasi karbon tinggi; enam ratus
IPBIPB 665 juta m3 metana selama tahun 2018–2032. Data karakteristik sampah menunjukkan bahwa sisa makanan adalah sampah dengan persentase terbanyak yaitu 61,96%,665 juta m3 metana selama tahun 2018–2032. Data karakteristik sampah menunjukkan bahwa sisa makanan adalah sampah dengan persentase terbanyak yaitu 61,96%,