UNIKOMUNIKOM

Komputika : Jurnal Sistem KomputerKomputika : Jurnal Sistem Komputer

Kode-kode braille merupakan huruf-huruf yang dikenal oleh penyandang tunanetra untuk dapat memperoleh informasi melalui buku termasuk al-Quran. Ketersediaan media untuk belajar membaca al-Quran dalam kode Braille bagi penyandang tunanetra sangatlah terbatas. Selain itu, ketersediaan pengajar al-Quran bagi tunanetra pun sangat terbatas karena tidak banyak orang yang dapat melihat secara normal yang memahami huruf al-Quran dalam kode Braille, sehingga perlu merancang dan mengimplementasikan perangkat Iqra Braille Elektronik untuk memudahkan proses belajar membaca al-Quran dalam kode Braille bagi penyandang tunanetra. Salah satu metoda belajar al-Quran yang diterapkan pada perancangan ini adalah metoda Iqra. Perangkat ini terdiri dari dua bagian, yaitu perangkat bagi guru/pengajar berupa aplikasi android dan perangkat bagi murid/penyandang tunanetra yang akan belajar berupa perangkat elektronik penampil sel Braille menggunakan mekanik piezoelectric. Komunikasi antara perangkat Guru dan perangkat Murid menggunakan media komunikasi wireless, yaitu Bluetooth. Perangkat Iqra elektronik bagi tunanetra ini diharapkan dapat memudahkan pengajar untuk mengajari penyandang tunanetra membaca al-Quran dalam kode Braille menggunakan metoda Iqra sebagai upaya mengurangi buta huruf al-Quran khususnya penyandang tunanetra.

Perangkat Iqra Braille Elektronik yang terdiri dari Perangkat Lunak (Android) dan Perangkat Keras merupakan perangkat yang diharapkan dalam membantu memudahkan dalam pembelajaran Iqra bagi penyandang tunanetra.Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rancangan dan imlementasi perangkat yang telah dibuat dapat berfungsi dengan baik.Hal ini berdasarkan hasil pengujian terhadap keduanya, di antaranya.Setiap data masukan serta komunikasi datanya dapat diproses dengan baik.Hasil keluaran atau indikator Braille pada Perangkat Lunak (Android) sudah sesuai standar penulisan huruf braille yang dikeluarkan oleh Mushaf Lajnah Pentafsihan al-Quran Braille.Hasil keluaran (Braille Display) pada Perangkat Keras (Device Murid) sudah sesuai standar pembacaan/perabaan tunanetra dan dapat terbaca dengan baik.Semua kalimat yang dipilih 100% pada perangkat mengeluarkan suara sesuai dengan kalimat yang dipilih.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah menerapkan proses pembelajaran Iqra pada penyandang tunanetra. Selain itu, dapat pula dilakukan pengembangan dengan menambahkan metoda lainnya, sehingga memberikan pilihan bagi guru dan siswa dalam belajar membaca al-Quran.

  1. Perancangan dan Implementasi Iqra Braille Elektronik Berbasis Mikrokontroler dan Android | Komputika... doi.org/10.34010/komputika.v6i2.1744Perancangan dan Implementasi Iqra Braille Elektronik Berbasis Mikrokontroler dan Android Komputika doi 10 34010 komputika v6i2 1744
Read online
File size876.23 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test