PNJPNJ

Account: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan PerbankanAccount: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan

Kecurangan akuntansi merupakan tindakan memanipulasi atau memalsukan data laporan keuangan, terlibat dalam tindakan korupsi, atau menggunakan aset secara tidak benar untuk menghasilkan keuntungan. Pemerintahan pusat dan daerah saat ini sering mengalami kasus korupsi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian internal, budaya etis organisasi dan ketaatan aturan akuntansi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada Dinas PPKUKM DKI Jakarta. Populasi penelitian ini adalah 95 pegawai Dinas PPKUKM DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling total. Metode pengumpulan data menggunakan survei dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dibuktikan dengan nilai t hitung (2,176) > t tabel (1,670) dan nilai signifikansi 0,033 < 0,05. Budaya etis organisasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dibuktikan dengan nilai t hitung (-2,335) > t tabel (1,670) dan nilai signifikansi 0,023 < 0,05. Ketaatan aturan akuntansi berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dibuktikan dengan nilai t hitung (-2,204) > t tabel (1,670) dan nilai signifikansi 0,031 < 0,05. Pengendalian internal, budaya etis organisasi, dan ketaatan aturan akuntansi secara bersamaan berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dibuktikan dengan nilai F hitung (8,658) > F tabel (2,751), dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian internal, budaya etis organisasi, dan ketaatan aturan akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada Dinas PPKUKM DKI Jakarta.Penerapan pengendalian internal yang efektif, penanaman budaya etis yang kuat, dan kepatuhan terhadap aturan akuntansi dapat meminimalkan risiko kecurangan.Oleh karena itu, Dinas PPKUKM DKI Jakarta perlu terus meningkatkan sistem pengendalian internal, memperkuat budaya etis organisasi, dan memastikan kepatuhan terhadap aturan akuntansi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel, tidak hanya pada Dinas PPKUKM DKI Jakarta, tetapi juga pada instansi pemerintah daerah lainnya di Indonesia, untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menggabungkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi kecenderungan kecurangan akuntansi, seperti tekanan kinerja, gaya kepemimpinan, atau karakteristik individu (misalnya, integritas, moralitas). Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai persepsi dan pengalaman para pegawai Dinas PPKUKM DKI Jakarta terkait dengan pengendalian internal, budaya etis organisasi, dan ketaatan aturan akuntansi, serta bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi perilaku mereka dalam mencegah atau melakukan kecurangan akuntansi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas kecurangan akuntansi dan memberikan rekomendasi yang lebih efektif untuk mencegahnya.

  1. Pengaruh Pengendalian Internal, Moralitas Individu dan Budaya Organisasi terhadap Kecenderungan Kecurangan... jea.ppj.unp.ac.id/index.php/jea/article/view/396Pengaruh Pengendalian Internal Moralitas Individu dan Budaya Organisasi terhadap Kecenderungan Kecurangan jea ppj unp ac index php jea article view 396
  2. PENGARUH KESESUAIAN KOMPENSASI, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN KETAATAN ATURAN AKUNTANSI TERHADAP KECENDERUNGAN... ejournal.unhi.ac.id/index.php/HAK/article/view/796PENGARUH KESESUAIAN KOMPENSASI PENGENDALIAN INTERNAL DAN KETAATAN ATURAN AKUNTANSI TERHADAP KECENDERUNGAN ejournal unhi ac index php HAK article view 796
Read online
File size228.97 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test